Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Uneg-uneg Seorang Penulis ketika Karyanya Dibilang ‘Wah Keren Banget’ padahal Belum Dibaca

Redaksi oleh Redaksi
12 Agustus 2023
A A
penulis mojok.co

Ilustrasi uneg-uneg (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Belakangan saya sedang memulai hobi lama, yaitu menulis cerita fiksi. Di mana saya baru saja mencoba menulis cerpen dan menerbitkannya di blog pribadi. Saat “mempromosikan” tulisan saya dengan menggunakan fitur story di media sosial, terdapat beberapa balasan dari teman-teman saya. Kebanyakan membalas dengan apresiasi. “Wah keren banget”, “ceritanya bagus”, dan ungkapan-ungkapan apresiasi lainnya. Sontak hal itu membuat saya semakin percaya diri dan semangat untuk menulis lagi.

Saya merasa tulisan tersebut berhasil menghibur orang lain. Apalagi menulis cerita fiksi merupakan hal yang sudah lama tak saya lakukan. Dengan perasaan yang sumringah (karena saya word of affirmation banget), saya mencoba mengecek panel insight blog saya, melihat banyaknya orang yang melihat tulisan tersebut. Namun agak janggal ketika saya melihat jumlah klik pada postingan blog tersebut masih kosong. Itu pertanda bahwa postingan tersebut belum tersentuh oleh pembaca.

Mencoba berbaik sangka, saya mencoba menyegarkan kembali laman insight tersebut berharap mungkin angkanya “nyangkut”. Tetapi masih tak terlihat ada perbedaan. Iseng saya mencoba bertanya kepada salah satu teman dekat saya yang sebelumnya mengatakan cerita saya bagus.

“Kamu beneran baca ceritanya?” tanya saya penasaran.

“Belum sempat hehe,” balasnya.

Lalu saya bingung, apakah semua apresiasi yang saya dapat adalah hampa dan hanya sekadar untuk menyenangkan saya? Tradisi mengapresiasi seseorang ataupun sesuatu adalah hal yang baik untuk dilakukan. Namun alangkah baiknya apresiasi tersebut muncul dari hal yang sebenar-benarnya dirasakan atau terjadi. Jika teman saya bilang kalau tulisan tersebut bagus padahal belum sempat dibaca, bukankah itu adalah sebuah kebohongan?

Bagaimana jika karya tersebut sebenarnya memang jelek dan saya merasa karya saya bagus karena mendapat apresiasi-apresiasi seperti itu. Bukankah itu malah menjadi penghambat dalam proses belajar?Padahal banyak ungkapan apresiasi lain yang bisa digunakan jika tujuannya memang untuk menyenangkan hati saya tanpa harus mengatakan kualitas dari tulisan tersebut jika memang dia belum membacanya.

Lalu ketika menulis ini, saya mengingat kembali bahwa saya terkadang juga melakukan hal yang serupa kepada orang lain. Saya ingat ketika pacar saya mengirimkan playlist lagu-lagu favoritnya dan meminta pendapat saya. Lalu saya mendengarkan satu lagu dan bilang kalau semua lagunya sangat bagus. Jika dia mengetahui hal ini, mungkin dia akan menulis hal yang serupa. Hehe.

Daniel Simanjuntak,
Pontianak,
[email protected]

BACA JUGA Semua Pantai di Jepara Itu Indah, tapi Penuh Sampah dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2023 oleh

Tags: penulisuneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sarjana nganggur digosipin saudara. MOJOK.CO
Ragam

Dianggap Aib Keluarga karena Jadi Sarjana Nganggur Selama 5 Tahun di Desa, padahal Sibuk Jadi Penulis

22 Desember 2025
Tak Berniat Jadi Penulis, Tapi Hidup Berubah Karena Menulis | Semenjana Eps. 16
Video

Tak Berniat Jadi Penulis, Tapi Hidup Berubah Karena Menulis | Semenjana Eps. 16

10 Juni 2025
Hairus Salim: Mengkritik Karya Pram dan Tiga Kata Kunci Mengenal Karya Pram
Video

Hairus Salim: Mengkritik Karya Pram dan Tiga Kata Kunci Mengenal Karya Pram

18 Maret 2025
Menjadi penulis jika ingin sejahtera maka jangan hanya fokus menulis MOJOK.CO
Ragam

Panduan untuk Calon Penulis agar Hidup Sejahtera, Karena Tak Cukup kalau Andalkan Royalti Saja

19 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.