Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tolong, Tata Kabel Semrawut di Kota-kota Besar

Redaksi oleh Redaksi
16 April 2023
A A
Tolong Tata Kabel Semrawut di Kota-kota Besar. MOJOK.CO

Ilustrasi Tolong Tata Kabel Semrawut di Kota-kota Besar. (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kabel yang tidak tertata alias semrawut menghiasi hampir di setiap kota besar yang pernah saya kunjungi, sebut saja Jakarta, Jogja, Surabaya, hingga Denpasar. Kabel semrawut itu biasanya makin buruk dengan baliho berukuran kecil hingga besar. Pemandangan ini mengganggu pandangan saya. Sesekali saya mengalihkan pandangan saya ke depan saja, tidak ke atas untuk karena akan melihat baliho dan kabel -kabel semrawut.

Hingga detik ini saya tidak mengerti, mengapa dalam satu tiang banyak jenis kabel yang melilit? Kenapa kabel di sisi kanan menyeberangi kabel di sisi kiri jalan? Begitu juga dengan ramainya kabel-kabel yang membentang pada rumah atau toko seseorang. Saya merasa tidak ada nilai estetika atau kerapiannya sama sekali.

Belum lagi baliho-baliho atau spanduk kecil menarasikan iklan sebuah produk hingga promosi caleg menjelang tahun Pemilu 2024. Itu semua terbingkai dalam satu pemandangan bersama kabel-kabel ruwet tadi. Rasanya ingin merapikan semrawutnya kabel dan baliho tadi, tapi saya hanya masyarakat biasa yang tidak punya wewenang atas keindahan di kota-kota besar tadi.

Kabel semrawut, contohlah Gianyar

Oleh karenanya saya ingin menyampaikan uneg-uneg ini kepada mereka yang berwenang untuk menata kabel-kabel dan baliho di kota-kota besar di Indonesia. Contohlah, Gianyar, mayoritas kabel di Gianyar telah ditanam di bawah tanah, hingga tata letak spanduk dan baliho pun saya lihat sudah teratur di kabupaten yang terkenal dengan gudangnya seniman dari Pulau Dewata, Bali ini.

Permasalahan mengatur tata kota memang kompleks. Saya mengerti permasalahan yang mesti ditangani oleh pemangku kepentingan di kota- kota besar tak hanya kabel semrawut.

Namun, jika para pemangku kepentingan telah membuat kebijakan tata kota sedari lama. Khususnya mengenai kabel-kabelan, mohon segera untuk disosialisasikan ke masyarakat dan mencari solusi yang tepat dan cepat. Permasalahan kabel semrawut sejauh yang saya lihat, belum menemukan solusi yang cepat dan tepat dalam implementasinya.

I Gusti Ngurah Krisna Dana, [email protected], Graha Santi, Sidakarya, Denpasar, Bali

BACA JUGA Andai di Malang Ada Bus Terintegrasi dan keluh kesah lagi dari pembaca Mojok di Uneg-uneg.

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini

Terakhir diperbarui pada 16 April 2023 oleh

Tags: kabelkabel semrawutkota besaruneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura MOJOK.CO
Uneg-uneg

Overthinking Siswa SMA yang Akhirnya Berhasil Kuliah Jalur SNBP di Universitas Trunojoyo Madura

20 April 2024
Kelakuan Pengemudi Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar MOJOK.CO
Uneg-uneg

Kelakuan Pengguna Mobil di Surabaya Bikin Orang Banyak-banyak Istigfar

13 Maret 2024
Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit MOJOK.CO
Uneg-uneg

Surat Cinta untuk Petugas Parkir Liar di Jakarta yang Cuma Modal Peluit

10 Maret 2024
Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh! MOJOK.CO
Uneg-uneg

Jalur Pantura Semarang-Kudus Adalah Alasan Saya Merem Melek dan Misuh!

9 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lepas status WNI dan paspor Indonesia, hidup lebih mudah usai pindah kerja di Jerman MOJOK.CO

Lepas WNI karena Hidup Serba Susah dan Nelangsa di Indonesia, Hidup Jadi Lebih Mudah usai Pindah ke Jerman

10 Maret 2026
Jogja macet saat mudik Lebaran

Sebagai Warlok, Saya Tidak Sedih karena Tak Bisa Mudik tapi Jengkel Satu Indonesia Pindah ke Jogja

9 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan travel mobil

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

12 Maret 2026
Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan.MOJOK.CO

Rela Melepas Upah 75 Juta di Prancis demi Pulang ke Tanah Air, Kini Menikamti Hidup Sebagai Pengajar Bergaji Pas-pasan

10 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.