Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Hal Paling Menyebalkan Bagi Perempuan: Diragukan Bisa Merantau

Redaksi oleh Redaksi
1 Oktober 2023
A A
Hal Paling Menyebalkan Bagi Perempuan: Diragukan Bisa Merantau MOJOK.CO

Ilustrasi Hal Paling Menyebalkan Bagi Perempuan: Diragukan Bisa Merantau.

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Hal yang paling menyebalkan menjadi seorang perempuan adalah selalu dianggap lebih lemah dibandingkan dengan kaum laki-laki. Aku merasa perempuan terbatas untuk melakukan segala hal, meski katanya sekarang perempuan sudah memiliki kesempatan yang sama seperti laki-laki. Sepertinya itu masih jadi omong kosong?

Salah satu hal yang membuat aku merasa demikian adalah reaksi orang-orang ketika aku memutuskan untuk merantau ke luar pulau. Hampir semua orang meragukanku, termasuk keluargaku sendiri. Aku harus memberi alasan A-Z agar keluargaku bisa memberikan restu. Butuh waktu yang panjang agar aku bisa meyakinkan mereka, kalau aku akan baik-baik saja di perantauan. 

Setelah meyakinkan keluarga, aku juga harus kebal mengahadapi omongan tetangga. Ada yang bilang perempuan gak perlu pergi jauh-jauh buat cari ilmu. Toh ujung-ujungnya nanti jadi isteri, kerjanya ngurus rumah. Ada juga yang bilang kalau aku terlalu neko-neko bagi seukuran perempuan yang tinggal di kampung. Terus apa sih masalahnya? Perempuan gak bisa ya milih jalan hidupnya sendiri? 

Laki-laki seusiaku dengan mudahnya bisa merantau

Selain beberapa kata-kata yang cukup menyebalkan, ada juga yang sedikit menggelitik. Pernah ada teman Bapak yang bilang kalau beliau menyangka anak Bapak yang lagi merantau itu laki-laki dan cukup kaget ketika tahu ternyata perempuan. 

Lalu, kejadian di bus yang aku tumpangi untuk menuju tempat aku merantau juga tidak kalah menggelitik bagiku. Ketika supir menanyakan mengapa aku pergi sendirian, orang-orang langsung memperhatikanku. Seketika, semua orang memberikan berbagai pendapat. Ada yang mengatakan aku terlalu nekat. 

Aku seperti anak hilang yang berkelana sendirian. Padahal pada saat itu, ada banyak lelaki yang hampir seusiaku, mungkin hanya berbeda satu atau dua tahun yang juga akan pergi merantau. Tetapi, tidak ada satupun yang mempermasalahkan mereka. Mengapa hanya aku yang dipertanyakan karena aku seorang perempuan? 

Perempuan juga bisa merantau. Buktinya, aku sudah satu tahun hidup di perantauan tanpa keluarga. 

Rubi Bandung [email protected]

BACA JUGA Aku Anak Bungsu yang Masih Saja di Rumah dengan Gelar Sarjana, Padahal Ingin Merantau dan keluh kesah lain dari pembaca Mojok di UNEG-UNEG

Keluh kesah dan tanggapan Uneg-uneg  bisa dikirim di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2023 oleh

Tags: merantauperempuanuneg-uneg
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO
Sehari-hari

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co
Pojokan

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Mending, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati Mojok.co
Pojokan

Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Tinggi, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati

25 Maret 2026
Duka merantau lama: nelangsa dengan pertanyaan dan permintaan ibu yang sebenarnya sangat sederhana MOJOK.CO
Catatan

Pertanyaan dan Permintaan Ibu yang Bikin Saya Nelangsa dan Bersalah karena Merantau Lama, Padahal Ia Tak Banyak Menuntut

24 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.