Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Uneg-uneg

Pengalamanku Jadi Korban Doxing, Kena Mental!

Redaksi oleh Redaksi
4 Desember 2022
A A
surat korban doxing
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebenarnya, saya tidak tahu harus mengeluh kepada siapa. Anggap saja ini curahan hati saya tentang pengalaman buruk yang pernah saya alami menjadi korban doxing.

Saya menjadi korban doxing (tindakan menyebar identitas atau informasi pribadi seseorang tanpa izin melalui internet. Umumnya, doxing dilakukan untuk melecehkan atau merusak citra korbannya). Seseorang telah menyebarkan foto pribadi saya tanpa izin dan menggunakannya sebagai foto profil Facebook disertai dengan narasi seolah-olah saya adalah perempuan nakal. Saya mencurigai pelakunya adalah seseorang yang pernah dekat dengan saya beberapa tahun sebelumnya, karena cuma dia yang punya foto itu. 

Saya sudah melaporkan akun itu ke Facebook, tapi laporan saya tidak diterima karena foto itu tidak dikategorikan sebagai foto telanjang (fotonya hanya menampilkan bagian wajah dan pundak). Padahal jelas-jelas saya mencentang opsi “menggunakan foto pribadi orang lain”. Jujur, saya kecewa sekali dengan Facebook karena solusi-solusi yang diberikan kepada saya tidak ada yang berguna. 

Saya juga sudah meminta baik-baik kepada pelaku untuk menghapus foto itu. Namun, ia malah menolak mengaku dan menuduh saya menyebarkan foto saya sendiri. Lucu sekali ya? Ha..ha..ha…. 

Tindakan saya juga tidak berhenti di situ. Saya mencoba mencari bantuan ke IG @cybercrimeid. Namun, laporan saya tidak direspons sama sekali. Itu juga lucu. Kalau tidak berminat menanggapi, kenapa di profil IG-nya harus tertulis: “Laporkan Tindakan Kejahatan Cyber di Sekitar Anda”. 

Saya akhirnya menyerah meminta bantuan karena sudah tidak sanggup lagi. Karena kejahatan doxing itu, saya mengalami depresi dan gangguan kecemasan. Butuh waktu cukup lama untuk saya bisa pulih dan bisa tidur nyenyak lagi. Butuh waktu lama juga sampai saya tidak malu lagi bercerita kepada orang-orang terdekat saya. 

Saya tidak berani lapor polisi karena takut makin dilecehkan. Saya tidak yakin orang-orang akan membantu saya, atau malah menyalahkan saya karena sudah berani berbagi hal pribadi dengan orang lain. Selama ini, begitulah yang terjadi di sekitar saya. Ketika perempuan menjadi korban kejahatan digital seperti ini, lagi-lagi cuma pihak perempuan yang disalahkan karena tidak bisa menjaga diri, padahal perempuan adalah korbannya. 

Ke depannya, saya cuma berharap agar kejahatan seperti doxing itu lebih ditanggapi dan direspons karena itu sangat menyerang mental. Saya juga ingin berpesan kepada pembaca, jangan pernah percaya siapa pun. Orang yang saat ini baik kepadamu, bisa jadi nanti akan sangat menyakitimu. 

Sekian, semoga ada yang membaca surat saya. 

Dwi Ratna Fitriatin Najikhah, Bojonegoro, Jawa Timur
[email protected].

Uneg-uneg, keluh kesah, dan tanggapan untuk Surat Orang Biasa bisa dikirim di sini

 

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2022 oleh

Tags: doxingsurat orang biasa
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gunungkidul mojok.co
Uneg-uneg

Apakah Gunungkidul Masih Layak Disebut Kawasan Gunung Sewu?

15 Januari 2023
selasa wagen malioboro mojok.co
Uneg-uneg

Selasa Wagen Malioboro yang Terasa Berbeda

8 Januari 2023
sekolah daring mojok.co
Uneg-uneg

Sekolah Daring Mengubah Segalanya

8 Januari 2023
petani karet mojok.co
Uneg-uneg

Keluh kesah sebagai Anak Petani Karet

8 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda Kediri Nekat kerja di luar negeri (Selandia Baru) sebagai Tukang Cukur. MOJOK.CO

Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja

10 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026
Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan Mojok.co

Klaten Daerah Tertinggal yang Perlahan Berubah Menjadi Surga, Dulu Diremehkan dan Dianggap Kecil Kini Sukses Bikin Iri Warga Jogja

11 Maret 2026
Nelangsa pemuda desa saat teman sepantaran yang kerja di perantauan mudik ke desa (pulang kampung): tertekan dan tersisihkan MOJOK.CO

Nelangsa Pemuda Desa saat Teman Pulang dari Perantauan, Tertekan dan Tersisihkan karena Kesan Tertinggal tapi Tak Punya Banyak Pilihan

9 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan pesawat

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.