Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Nimatul Faizah oleh Nimatul Faizah
28 Mei 2020
A A
Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, saya melihat kontak WhatsApp didominasi oleh orang-orang yang berjualan di story. Saya tidak tahu, apa ini efek dari banyaknya orang yang dirumahkan dari tempat kerja atau tidak. Yang jelas, makin banyak saja orang yang berjualan. Barang yang dijual pun beragam, ada makanan cepat saji, minuman, masker, ubi lumer, kue kering, dan lain-lain. Karena hal itu, ada beberapa orang yang garis di story WhatsApp-nya sangat panjang.

Saya sih sebenarnya tidak masalah dengan banyaknya orang yang berjualan. Tapi saya terganggu dengan banyaknya garis story yang harus saya lewati untuk melihat story satu orang ke orang lain. Kalau masih sabar, kadang hanya saya skip. Tapi pada akhirnya, jalan ninja yang saya tempuh adalah mute story orang-orang tersebut. Ternyata, skip dan mute story tak hanya dilakukan saya seorang diri, tapi juga teman-teman saya yang lain.

ADVERTISEMENT

Kami (red: tim mute dan skip) sama sekali tidak rugi dengan langkah yang kami tempuh. Selain untuk menyelamatkan kantong dari potensi beli sana sini, kami juga menjadi lebih hemat kuota. Justru yang rugi adalah orang yang berjualan itu. Mereka jadi kehilangan viewer story dan akhirnya kehilangan potensi pembeli. Hal ini pun yang menjadi pegangan saya saat mulai ikut berjualan di WhatsApp karena kehilangan sebagian sumber penghasilan.

Saya ingin tetap berjualan, tapi tidak ingin mengganggu orang. Akhirnya, saya mencoba beberapa metode yang ternyata sukses membuat dagangan saya dilirik orang. Berikut saya bocorkan lima trik sukses berjualan di story WhatsApp tanpa mengganggu orang lain.

#1 Batasi Postingan

Kalau kamu merasa story WhatsApp-mu masih panjang seperti tembok besar China. Maka, membatasi postingan adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan. Hal ini berguna supaya teman dalam kontakmu tidak menganggap kamu spam, lantas skip dan membisukan story WhatsApp-mu. Kalau yang saya lakukan adalah membuat target hanya tiga story yang saya posting.

Kalau berjualan banyak bagaimana dong? Gampang! Kamu cukup menyatukan 2-4 gambar dalam satu frame. Hal ini lebih efektif karena orang bisa melihat beberapa daganganmu dalam sekali lihat story.

Post story-pun jangan dalam sekali waktu. Tapi lihat jam biasanya orang istirahat dan memegang smartphone. Saya biasanya memposting gambar di jam 12 siang, jam 5 sore, dan jam 7 malam.

#2 Atur Target Viewer

Setelah membatasi jumlah postingan, saya pun membuat target viewer. Di kontak WhatsApp saya ada sekitar 400-an nama. Dari 400-an kontak, saya membuat target viewer sekitar 150 orang. Jadi kalau sudah tiga postingan, tapi saya ingin membuat baru. Maka saya harus melihat apakah story pertama sudah mencapai target. Kalau sudah memenuhi, maka story yang sudah memenuhi saya hapus dan baru bisa membuat story lagi.

Baca Juga:

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

Tujuan dari adanya target viewer adalah untuk memastikan kalau barang yang kita jual sudah dilihat banyak orang. Ingat, viewer adalah potensi pembeli. Jadi tetapkan target viewer dengan baik ya.

#3 Buka Reseller

Langkah selanjutnya yang saya tempuh adalah membuka reseller. Saya membuat caption selalu ada kata “open reseller”. Reseller ini berguna sekali untuk menambah jangkauan jualan kita. Setiap satu reseller pasti juga punya kontak orang lain. Itulah saatnya arus informasi barang daganganmu bertambah. Jika reseller berhasil menjual barang daganganmu, siapa yang ikut untung? Tentu kamu ikut untung, dong.

#4 Posting Testimoni dan Hal Lucu

Jualan tanpa bukti-bukti meyakinkan? Hati-hati, nanti dikira penipuan. Inilah pentingnya testimoni. Selain untuk meningkatkan kepercayaan pembeli lain, testimoni juga bisa jadi sarana promosi kalau barangmu memang bagus. Kalau pembeli lain memuji barang jualanmu, pasti pembeli lain akan tertarik dong untuk membeli daganganmu. Saya dulu sewaktu jadi pembeli, kadang jadi ikut tertarik karena testimoni orang lain, lho. Jadilah ilmu ini saya terapkan saat saya berdagang.

Selain testimoni, rasanya perlu juga penyegaran story. Kamu bisa posting meme lucu yang bisa bikin ketawa viewer story kamu. Hal ini juga bertujuan agar orang lain tetap menantikan story lucumu.

#5 Potongan Harga untuk Pembeli

Berikan penghargaan untuk pembeli, semisal potongan harga. Kalau berani, berikan syarat kepada pembeli. Semisal mempromosikan daganganmu di story WhatsApp mereka, maka kamu akan memberikan harga khusus. Pembeli tentu punya kontak yang nggak kalah banyak. Kalau daganganmu dipromosikan itu berarti makin banyak orang yang tahu produk jualanmu. Eh, kecuali story-nya diatur ke mode “hanya bagikan dengan…” kamu. Hahaha.

Selain cara tadi, kamu bisa juga memberikan potongan harga untuk pembeli yang membeli lebih dari satu barang. Menurut saya, potongan harga nggak harus banyak. Sewaktu saya menjadi pembeli, saat saya mendengar kata diskon saja sudah bahagia. Padahal diskonnya tak seberapa, hanya sekitar seribu sampai lima ribu rupiah.

Demikian kiat sukses berjualan di story WhatsApp tanpa di-skip orang lain. Hal ini terbukti ampuh untuk saya. Maka dari itu, saya ingin membagikan kiat sukses ini untuk  kamu yang bernasib sama dengan saya, yang berkurang penghasilannya di saat pandemi. Mari kita bagikan tulisan ini, agar lebih banyak orang semakin efektif dan efisien saat berjualan di WhatsApp Story.

BACA JUGA Tipe Teman Berdasarkan Status WhatsApp Mereka atau tulisan Nimatul Faizah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 November 2021 oleh

Tags: jualan onlineWhatsapp
Nimatul Faizah

Nimatul Faizah

Dipanggil Niva. Hobi log-in di akun instagram @dear.niva.

ArtikelTerkait

aplikasi chat

Memahami Perbedaan Gaya Chatting Tiap Individu

14 Mei 2019
Saya Pernah Kesal karena Dosen Slow Respon WA, Sampai Akhirnya Jadi Dosen Mojok.co

Pernah Benci Dosen yang Slow Respon Balas WhatsApp, Kini Saya Mengerti

22 Mei 2026
Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Keuntungan Menjadi Pengamat Whatsapp Status Ibu-Ibu Kompleks

29 November 2019
kata siap

Panduan Mengganti Kata “Siap” Pas Chattingan biar Nggak Dikit-Dikit Siap

6 April 2020
Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

Grup WhatsApp Keluarga Besar Adalah Kawah Candradimuka Sebelum Berdebat di Sosial  Media

24 Januari 2021
Polemik WhatsApp GB dari Mereka yang Pro dan Kontra terminal mojok.co

Polemik WhatsApp GB dari Mereka yang Pro dan Kontra

19 Mei 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.