Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Keuntungan Menjadi Pengamat Whatsapp Status Ibu-Ibu Kompleks

Winda Ariani oleh Winda Ariani
29 November 2019
A A
Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Trik Sukses Berjualan di WhatsApp agar Story-mu Nggak Di-skip Orang

Share on FacebookShare on Twitter

Fitur WhatsApp Status sangat digandrungi oleh pengguna media sosial berlogo gagang telepon berwarna hijau ini. Pengguna bisa dengan bebas mengunggah teks, foto, dan video yang akan menghilang setelah 24 jam.

Lebih dari setahun saya menetap di suatu kompleks perumahan di kota Banjarmasin. Yang membuat saya senang tinggal di sana adalah kekompakkan ibu-ibu kompleks. Kalau sudah bertemu, dua jam tidak cukup untuk saling bertukar cerita, entah cerita komplain karena sulit mendapatkan air bersih atau sekadar bergosip tentang saldo ATM artis yang bernilai fantastis. Pun, diskusi itu masih berlanjut di grup WhatsApp.

Menyimpan nomer WhatsApp ibu-ibu kompleks berarti harus siap penasaran dengan rentetan status WA yang dibagikan dari subuh hingga subuh lagi. Alur cerita status WhatsApp ibu-ibu ini bisa ditebak, yaitu berisi aktivitas sehari-hari. Mereka sangat profesional melaporkan aktivitas terkini lengkap dengan video atau gambar. No picture is hoax adalah slogan bersama.

Saya senang sekali mengamati status WA ibu-ibu kompleks. Tetapi, jangan salah lho! Menjadi pengamat aktif status WhatsApp ibu-ibu bukan kegiatan nirfaedah, justru kalian akan mendapatkan informasi aktual dan terpercaya. Berikut cerita saya:

Review Makanan Sekitar Rumah dan Kota

Keahlian ibu-ibu dalam icip-icip tidak diragukan lagi. Mereka lebih jujur dalam menilai makanan, berbeda dengan food blogger atau food reviewer yang kadang dibayar untuk endorse suatu makanan. Hasil pengamatan saya, ada beberapa kriteria yang diterapkan ibu-ibu dalam review makanannya: 1) kebersihan adalah harga mati, 2) cita rasa, dan 3) harga. Kriteria tersebut sangat cocok dengan saya yang mendamba makanan enak dan bersih, tapi murah. Oleh karena itu, saya tidak pernah ragu jika makan di tempat rekomendasi ibu-ibu ini.

Tips Seputar Merapikan dan Mendekorasi Rumah

Ibu-ibu sangat suka membagikan aktivitas domestiknya, salah satunya tips merapikan rumah dan berbagi tips seputar mengelola rumah. Terkadang mereka membagikan life-hacks dan recycle barang bekas. Tentu, informasi seperti ini sangat berguna bagi saya yang minim pengalaman di bidang penataan rumah dan pengelolaan barang bekas. Ada pula ibu-ibu yang senang memoto tiap sudut rumah. Tentu bisa saya manfaatkan sebagai ide untuk mendekorasi rumah sendiri.

Berbagi Info Promo, Sale, dan Diskon

Nah poin ini paling menarik. Dari pada membuka situs web perbelanjaan satu demi satu, mengintip story WA ibu-ibu jauh lebih praktis. Percaya tidak percaya, status mereka berisi rangkuman produk dan toko mana saja yang sedang mengadakan promo bulan ini. Ada yang posting promo toko furniture, ada yang mengunggah promo supermarket, ada yang berbagi kode diskon pakaian dan hijab wanita, ada pula yang yang menjual barang pre-loved layak pakai. Duh, senang sekali.

Informasi Kehilangan Benda, Kabar Duka, dan Kabar Bahagia

Agama meminta kita untuk berbuat baik kepada tetangga. Terbukti, jika ada musibah maka tetangga yang akan pertama kali menolong. Adanya informasi mengenai tetangga yang sedang sakit, kemalingan, kebakaran, atau kabar bahagia seperti melahirkan bayi, atau acara lain sangat membantu untuk memperkuat tali silaturahmi yang terjalin antar tetangga. Selain itu, membuat kita lebih mawas diri dan memperhatikan keamanan lingkungan rumah.

Baca Juga:

4 Siasat Bertahan di Grup WhatsApp Keluarga Besar 

Fitur Reaction WhatsApp Nggak Ada Gunanya, Bukannya Mempermudah Komunikasi Cuma Bikin Sakit Hati

Memperkaya Khazanah Menu Makanan Sehari-hari

Ibu-ibu sering sekali membagikan video maupun foto memasak lengkap dengan bahan yang digunakan. Ada pula yang hanya mengunggah hasil masakan. Tentu, ini menjadi tambahan referensi menu makanan sehari yang itu-itu saja.

Rekomendasi Obat-obatan Mujarab

Ini adalah manfaat terbesar yang saya dapat dari rutinitas mengintip story WhatsApp ibu-ibu. Saya yang merupakan ibu muda, kerap terbantu dengan review atau rekomendasi obat alami maupun obat drugstore yang biasa digunakan oleh mereka. Misal, ketika bayi saya mengalami flu, saya mantap membeli balsam khusus bayi rekomendasi tetangga saya, dan it works.

Mendapatkan Siraman Rohani

Hampir setiap hari saya menerima siraman rohani dari potongan video atau gambar inspiratif yang diunggah ibu-ibu di story WA. Temanya bisa sangat beragam tergantung kondisi hati ibu-ibu yang mengunggahnya. Ada yang mengunggah tema kesetaraan gender, ada yang mengunggah pembahasan fikih, hingga tafsir kitab suci.

Nah, jelas kan bagaimana konten story WA yang diunggah ibu-ibu ini sarat akan pembelajaran. Jadi, banyaknya titik pada story ibu-ibu jangan melulu dipandang sebagai pubertas bermedia sosial atau aksi balas dendam karena masa mudanya tidak ada media sosial. Juga, jangan melulu diejek dan disandingkan dengan Instastory milik selebgram. Jangan sebut mereka zombi digital yang menghamba kepada banyaknya viewers. Perbaiki hati kita, lihat mereka dari sudut pandang yang berbeda.

BACA JUGA Sebulan Tak Melihat Story Medsos: Ini yang Kurasakan! atau tulisan Winda Ariani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2019 oleh

Tags: ibu-ibu kompleksWhatsapp
Winda Ariani

Winda Ariani

ArtikelTerkait

alasan orang keluar dari grup whatsapp mojok.co

5 Alasan Orang Keluar dari Grup Whatsapp

4 Juli 2020
Emang Kenapa Kalau Telpon Orang Lain Pakai Fitur Voice Call pada WhatsApp?

Emang Kenapa Kalau Telpon Orang Lain Pakai Fitur Voice Call pada WhatsApp?

29 Februari 2020
orang tua diajarin main gadget

Jangan Ngerasa Repot kalau Orang Tua Minta Diajarin Main Gadget

21 Mei 2020
chattingan sama calon mertua, membalas whatsapp

Tipe Orang Berdasarkan Cara Bilang “Ok” Ketika Membalas WhatsApp

30 Maret 2020
Ternyata Ngobrol via WhatsApp Bisa Bikin Urusan Jadi Rumit

Ternyata Ngobrol via WhatsApp Bisa Bikin Urusan Jadi Rumit

20 Maret 2020
Rupa-rupa Konten Chat Penghuni Grup WhatsApp Kompleks Perumahan terminal mojok.co

Rupa-rupa Konten Chat Penghuni Grup WhatsApp Kompleks Perumahan

22 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.