Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
26 Februari 2026
A A
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Share on FacebookShare on Twitter

Musim hujan yang ganas begini adalah masa-masa paling tidak menyenangkan untuk hidup di Banyuwangi. Sederhana saja, sebab Bumi Blambangan ini akan diserbu banjir, terutama di pusat kotanya. Wilayah-wilayah seperti Kelurahan Mandar, Kelurahan Kebalenan, Kelurahan Karangrejo, Kelurahan Kertosari hingga Kelurahan Tukangkayu tak luput dari ancaman ini. Bahkan rata-rata sudah di fase biasa menghadapi bencana banjir.

Termasuk banjir yang merendam di Jalan Gajah Mada, Mojopanggung, Giri, Banyuwangi pada Jumat (20/02) sore. Kalau kalian melintas daerah tersebut di musim hujan, siap-siap saja kendaraan kalian terendam air. Entah apa yang ada di pikiran Pemda, meski banjir jadi rutinitas tahunan, langkah pencegahan sepertinya nyaris tidak ada.

Banjir Banyuwangi salah siapa?

Tidak ada asap jika tidak ada api. Banjir di Banyuwangi Kota bukan hal yang tiba-tiba dan tanpa  sebab. Dan menurut saya, salah satu penyebabnya adalah pembukaan lahan besar-besaran di wilayah kaki Gunung Ijen.

Saya yang sempat melintas di sana pun agak kaget. Kondisi jalur di sekitaran Dusun Gantasan, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi yang kini sudah berubah, tidak lagi ditanami tanaman berbatang keras. Belum lagi di sekitar Rest Area Jambu yang dulu asri dengan pepohonan cengkeh. kini berubah menjadi tanaman hortikultura. Dampak perubahan ini membuat air hujan di area kaki Gunung Ijen langsung meluncur ke wilayah kota hingga menyebabkan banjir.

Pemda, nyaris tanpa solusi untuk mengatasi ini, dan cenderung membiarkan.

BACA JUGA: Banyuwangi Kota yang Tak Pernah Ramah bagi Pekerja, Gajinya Rata dengan Tanah!

Sibuk menata wisata, lupa hal-hal lainnya

Saya akui, saat ini, pandangan orang mengenai Banyuwangi sangat berbeda. Tidak sedikit teman dan kolega yang saya temui di luar kota selalu menyanjung Banyuwangi dengan perkembangannya yang semakin baik, utamanya dalam hal pengelolaan wisata. Bahkan pengelolaannya digadang-gadang sudah setara dengan pola yang dilakukan oleh Pemda Bali.

Namun sebagai warga asli, saya tidak setuju itu sama sekali. Sebab Pemda hanya sibuk memoles wisata Banyuwangi, tapi di sektor lain abai. Hal ini justru membuat daerah ini dikenal baik di luar, tapi rapuh di dalam.

Baca Juga:

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Sebut saja kue pariwisata di Banyuwangi yang hanya berapa persen dinikmati oleh masyarakatnya. Sisanya ya memanfaatkan dari berbagai sektor. Mulai pertanian, perkebunan hingga perairan tangkap. Tapi entah lupa atau bagaimana, Pemda hanya memberikan atensi lebih ke destinasi wisata dan mengabaikan yang lainnya.

Padahal upaya itu sangat tidak adil bagi warga asli Banyuwangi. Ujungnya bisa ditebak: jangankan pemeratan ekonomi, ngatasin banjir aja nggak bisa

Solusi ideal yang bisa dilakukan

Mengatasi masalah banjir di Banyuwangi itu bukan tidak mungkin. Amat mungkin malah. Dan caranya sebenarnya klise, karena memang saking jelasnya.

Misalnya, perbaiki resapan air di daerah-daerah vital. Misal, perbaiki drainase dan serapan air di Kota Banyuwangi. Pembangunan dengan metode betonisasi itu ibarat menembak kaki sendiri kalau tidak memikirkan serapan air.

Selain itu, jangan asal buka lahan demi profit. Salah satu penyebab banjir di Banyuwangi adalah pembukaan lahan di Gunung Ijen. Belajar dari situ aja harusnya bisa lho.

Tentu saja beragam solusi yang ditawarkan tidak akan berdampak jika tetap diabaikan. Semua kembali ke Pemda, mau tetap begini atau mencoba sendiri mengatasi permasalahan banjir yang selalu menjadi masalah akamsi.

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Aib Banyuwangi: Wisata Jeglong Sewu hingga Masalah Sampah yang Tak Ada Habisnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2026 oleh

Tags: banjir di banyuwangiBanyuwangipembangunan di banyuwangipusat kota banyuwangi
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Tambang Emas Tumpang Pitu, Mimpi Buruk yang akan Membayangi Warga Banyuwangi di Masa Depan Mojok.co

Tambang Emas Tumpang Pitu, Mimpi Buruk yang akan Menghantui Warga Banyuwangi di Masa Depan

18 Desember 2023
Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

28 Februari 2026
Jangan Berhenti di Situbondo, Jalan Tol Probowangi Harus Beneran Lanjut Sampai Banyuwangi!

Jangan Berhenti di Situbondo, Jalan Tol Probowangi Harus Beneran Lanjut Sampai Banyuwangi!

21 April 2024
Desa Sumberagung, Desa Paling Menyedihkan di Banyuwangi (Unsplash)

Desa Sumberagung, Desa Paling Menyedihkan di Banyuwangi: Menolong Ribuan Perantau, tapi Menyengsarakan Warga Sendiri

22 Desember 2025
PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

PO Borobudur, Penguasa Jalanan Jember-Banyuwangi yang Mulai Ditinggalkan para Penumpang

14 November 2023
Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak Mojok.co

Banyuwangi Seharusnya Masuk dalam Daftar Tempat Pensiun Paling Enak

19 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau Jaklingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu Mojok.co

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

11 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.