Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Ferika Sandra oleh Ferika Sandra
4 Mei 2026
A A
Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari, Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan

Pengalaman Kuliner di Pantai Blimbingsari, Banyuwangi: Tenang dan Nyaman, tapi Bikin Kapok buat Jajan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai Blimbingsari Banyuwangi itu ibarat surga bagi pecinta kuliner ikan bakar di Banyuwangi. Jaraknya dekat dengan bandara, suasananya yang syahdu dengan angin laut selatan yang jadi daya tarik wisatawan untuk datang. Belum lagi aroma bakaran ikan yang menggoda iman. Sebab sepanjang bibir pantai ini berderet warung-warung penjual ikan bakar yang menjadikannya destinasi favorit pendatang.

Namun, di balik keindahan itu, ada sisi gelap yang sering membuat pembeli pulang bukan dengan perut kenyang, melainkan dengan kekecewaan dan dompet yang ambyar. Berdasarkan pengamatan saya berikut adalah 3 dosa besar oknum pedagang ikan bakar di Pantai Blimbingsari Banyuwangi yang bikin pembeli kapok untuk kembali.

ADVERTISEMENT

#1 Nama baik Pantai Blimbingsari yang tidak dijaga penjualnya

Entah sejak kapan Pantai Blimbingsari jadi ikon destinasi wisata kuliner ikan di Banyuwangi. Sejauh ingatan saya saat kecil dulu, saya sesekali diajak ke sini. Hingga tumbuh dewasa nama Blimbingsari selalu masyhur bagi wisatawan yang datang. Setidaknya itu yang saya dengar sebelum akhirnya memutuskan datang setelah lama tidak pernah sambang.

Nah ternyata kemasyhuran nama Pantai Blimbingsari tidak di jaga sepenuhnya oleh pengais rezeki di sana. Sebab saat saat datang bersama rombongan aktivitas getok tarif sangat kentara. Fyi, sebelum saya ke Pantai Blimbingsari saya sempat singgah untuk menikmati olahan ikan laut di Pantai Mandar, Banyuwangi Kota.

Herannya, untuk jenis ikan yang sama dan berat yang tidak jauh berbeda, bisa-bisanya harganya bak bumi dan langit. Niat mencari untung malah berakhir buntung, sebab pembeli kapok buat kembali.

BACA JUGA: Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

#2 Bukti pembayaran manual cuma coretan kertas ala kadarnya

Entah ini hanya di satu warung saja atau semuanya. Tapi yang paling membuat saya dan beberapa teman sejawat janggal saat buka bersama di Pantai Blimbingsari Banyuwangi adalah struk pembayaran yang ditulis manual dengan pulpen dan harganya bikin kepala geleng-geleng. Ya motif memang satu, aji mumpung. Mumpung lagi puasa mumpung banyak agenda orang yang berbuka jadi dimanfaatkan semuanya. Tapi ya lagi-lagi, aji mumpung yang dipakai malah bikin pembeli urung kembali.

Padahal jika dibandingkan dengan olahan ikan laut di Pantai Mandar, Banyuwangi Kota semua pedagang di sana sudah kompak menggunakan struktur pembayaran yang terintegrasi dengan Bappeda Banyuwangi lewat program Sijakawangi. Di mana setiap makanan yang dibeli tentu sudah termasuk pajak 10%. Namun anehnya harga makanan yang sudah kena pajak dan yang belum malah justru mahalan yang belum karena ulah pedagang nakal di Pantai Blimbingsari yang lagi-lagi bikin kapok pembeli.

Baca Juga:

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

#3 Minim perhatian Pemda jadi membuat pedagang bebas getok tarif

Saya percaya Pemda Banyuwangi punya atensi lebih jika keluhan yang muncul beririsan langsung dengan pariwisata. Selain ceruk ekonomi yang besar, persoalan kecil dari ketidaknyamanan pembeli bisa menjadi bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Tentu Pemda tidak ingin itu terjadi bukan. Sehingga ada baiknya pemangku kebijakan memberikan atensi serius agar pedagang kuliner ikan di Pantai Blimbingsari tidak melakukan getok tarif.

Langkahnya juga perlu diupayakan dengan memilih opsi jangka panjang. Jangan hanya saat kasus muncul dan viral di medsos saja. Tapi Pemda juga harus memonitoring agar ulah pedagang yang main getok tarif segera tersadar dan tidak kambuh-kambuhan. Tanpa ada perhatian itu bisa saja pedagang jujur di Pantai Blimbingsari Banyuwangi akan kena imbasnya. Selain itu Pemda juga bisa menerapkan aturan yang sama seperti di sentra kuliner olahan Ikan Pantai Mandar Banyuwangi Kota dengan menyeragamkan bukti pembayaran.

Sebab dengan menyeragamkan bukti pembayaran dan menyinkronkan lewat program Sijakawangi maka potensi getok tarif akan bisa diminimalisir. Tentunya pembeli yang pernah kapok akan bisa kembali tentu dengan jaminan dari Pemda Banyuwangi. Berani tidak, Bu Ipuk?

Penulis: Ferika Sandra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2026 oleh

Tags: Banyuwangipantai blimbingsari banyuwangipantai di banyuwangi
Ferika Sandra

Ferika Sandra

Seorang pustakawan dari Kota Malang yang mencoba menulis untuk menertibkan pikiran. Gemar dengan isu-isu literasi dan kebudayaan.

ArtikelTerkait

Pemkab Banyuwangi Sibuk Bikin Festival tapi Lupa sama Sektor Fundamental

Pemkab Banyuwangi Sibuk Bikin Festival tapi Lupa sama Sektor Fundamental

1 Oktober 2023
3 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Indah, namun Memiliki Sejarah Kelam

3 Tempat Wisata di Banyuwangi yang Indah, namun Memiliki Sejarah Kelam

21 Oktober 2023
Tambang Emas Tumpang Pitu, Mimpi Buruk yang akan Membayangi Warga Banyuwangi di Masa Depan Mojok.co

Tambang Emas Tumpang Pitu, Mimpi Buruk yang akan Menghantui Warga Banyuwangi di Masa Depan

18 Desember 2023
Wisata Banyuwangi Siap Melesat Seperti Bali, Meninggalkan Jember

Wisata Banyuwangi Siap Melesat Seperti Bali, Meninggalkan Jember

19 Maret 2023
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
Dear Pengurus Perpusda Banyuwangi, Menyampul Buku dengan Staples Itu Keliru Mojok.co

Dear Pengurus Perpusda Banyuwangi, Menyampul Buku dengan Staples Itu Keliru

14 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman Mojok.co

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

24 Juli 2026
4 taktik menaklukan Stasiun Manggarai saat jam padat, tempat paling kacau se-Jakarta Mojok

4 taktik menaklukan Stasiun Manggarai saat jam padat, tempat paling kacau se-Jakarta

24 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Spanduk tempat makan terdekat bikin pakai AI itu malah norak (Wikimedia Commons)

Laper malah ilang begitu lihat tempat makan terdekat rumah saya bikin spanduk pake AI. Ada yang ngerasa gitu juga nggak?

24 Juli 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

In this economy, cuma Point Coffee yang masih masuk akal untuk dibeli karena promonya bejibun

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.