Ada banyak tempat wisata di Tegal. Tempat pemandian air hangat Guci mungkin jadi salah satu yang paling terkenal. Namun, selain itu masih ada berbagai macam objek wisata lain yang bisa dikunjungi. Salah satu yang paling populer adalah Pantai Alam Indah atau yang kerap disingkat dengan PAI.
Saya datang ke PAI bersama teman dari luar kota. Teman saya ini ingin berburu sunset di sana.
Lokasi Pantai Alam Indah yang mudah dijangkau memang memungkinkan objek wisata ini dikunjungi kapan saja. Harga tiketnya pun tergolong ramah di kantong, pengunjung dikenai tarif Rp10.000 saja per orang. Sedangkan tarif parkir sepeda motor dipatok Rp5.000.
Sekilas terdengar seperti tempat wisata Tegal yang sempurna kan? Namun, jangan berekspektasi ketinggian sampai kalian benar-benar menginjakkan kaki di Pantai Alam Indah.
#1 Jogging track yang mulai rusak mengurangi sisi estetik Pantai Alam Indah Tegal
Sebenarnya PAI memiliki fasilitas yang cukup menarik, salah satunya adalah fasilitas jogging track yang terdapat di sepanjang bibir pantai.
Jogging track tersebut ramai dikunjungi oleh para pelari saat pagi ataupun sore hari. Terkadang di jogging track juga diadakan yoga atau senam aerobik bersama. Sayangnya saat saya ke sana kemarin, terpantau beberapa bagian jogging track yang menggunakan keramik sudah mulai rusak dan pecahannya membahayakan pengunjung.
Padahal, keberadaan jogging track ini merupakan nilai plus bagi PAI. Pengunjung dapat berjalan kaki atau jogging kecil-kecilan sambil menikmati angin laut yang sepoi-sepoi. Sayang sekali fasilitas yang seharusnya menjadi daya tarik malah terlihat kurang terawat.
#2 Ada Museum Bahari, tapi biasa aja
Sebenarnya di Pantai Alam Indah Tegal ada Museum Bahari. Ini berarti pantai ini tidak hanya menawarkan pemandangan tepi laut yang indah, tapi juga wisata edukasi. Wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman berbeda selain menikmati suasana pesisir pantai utara Jawa.
Di dalam museum terdapat berbagai macam senjata berat yang bisa jadi spot untuk foto-foto. Dengan adanya Museum Bahari ini diharapkan semakin mendekatkan TNI Angkatan Laut ke khalayak luas dan sebagai bukti bahwa Tegal adalah tempat dimana cikal bakal TNI Angkatan Laut berdiri.
Sayangnya museum ini bersifat outdoor. Bagi saya kondisi ini membuat pengalaman melihat Museum Bahari cenderung kurang nyaman. Tentu lebih menarik apabila tersedia ruang tertutup yang lebih memadai.
#3 Sampah yang mengganggu pemandangan
Alangkah sayangnya pemandangan pantai tercoreng karena sampah yang mengganggu. Di beberapa bagian kita dapat menemukan berbagai macam sampah, mulai dari bekas makanan, bungkus rokok hingga botol plastik yang berserakan. Agak kurang nyaman ketika menikmati sunset namun pandangan mata justru tertuju ke sampah yang berada di sekitar pantai.
Saya tidak sepenuhnya menyalahkan dinas pariwisata atau pihak-pihak lain selaku pengelola. Saya juga menyalahkan pengunjung yang tidak bertanggung jawab, sudah disediakan tempat sampah, tapi tidak melakukan sebagaimana mestinya. Pada akhirnya, saya merasa Pantai Indah Alam ini cukup sekali saja dikunjungi. Memang aksesnya mudah dan pemandangannya indah. Namun, fasilitas dan lingkungannya kurang jadi pengalaman berwisata ke sana kurang maksimal.
Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 5 itilah di hajatan orang Tegal yang masih membingungkan bagi banyak orang.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.












