Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyuwangi Kota yang Tak Pernah Ramah bagi Pekerja, Gajinya Rata dengan Tanah!

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
25 September 2025
A A
Sudah Saatnya Banyuwangi Punya Transportasi yang Mumpuni seperti Kota-kota Besar Lain Mojok.co

Sudah Saatnya Banyuwangi Punya Transportasi yang Mumpuni seperti Kota-kota Besar Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah tulisan saya muncul mengenai kepindahan saya di Kota Kediri, banyak kolega dan teman, baik di Semarang maupun Kendal menanyakan alasannya. Mulai yang berkomentar menyayangkan, ada juga yang menyebut salah jalan. Rerata mereka melihat Banyuwangi sebagai daerah yang nyaman dan ramah untuk perantauan.

Peluang usahanya beragam, mulai dari Perkebunan, Industrial, sektor wisata hingga manufaktur semua tersedia. Apalagi pabrik milik PT INKA yang dibangun sejak 2023 kabarnya tahun ini sudah resmi beroperasi penuh.

Mungkin kebanyakan orang yang baru mengenal Banyuwangi dan sempat singgah barang satu-dua minggu akan memiliki pandangan tinggi sebagai kota ramah bagi pendatang. Tapi, tentu saja pandangan itu bisa patah begitu saja jika kalian sudah pernah tinggal di sana selama beberapa tahun.

Saya yang tujuh tahun tinggal di Banyuwangi justru melihatnya dari sudut yang berbeda. Daerah yang dulu pernah menjadi salah satu pilihan tempat untuk saya menghabiskan masa tua di sana kini mulai bergeser.

Tentu alasannya bukan karena saya tidak cinta Banyuwangi. Sampai kapan pun saya akan selalu menjadikan daerah ini bagian dari perjalanan hidup. Tapi untuk hidup menetap di Banyuwangi lain halnya, apalagi selamanya, sepertinya harus ada banyak pertimbangan matang.

UMR Banyuwangi tinggi tapi gaji rendah sekali

Menurut data yang dirilis dari Bappeda Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi menempati urutan ke-17 untuk UMR daerah di Jawa Timur dengan besaran Rp2.810.139. Tapi, besaran gaji yang muncul sepertinya tidak diimbang idengan kondisi ekonomi di Banyuwangi yang nyata.

Tidak sedikit pekerja di Banyuwangi yang mendapatkan gaji di bawah UMR. Ada yang cuma dapat 800 ribu padahal kerja 10 jam. Meski sudah dilaporkan ke pemangku kebijakan, kerap berakhir tidak menyenangkan. Akhirnya, pilihannya hanya dua: mau dengan gaji itu atau keluar dan pergi mencari peruntukan yang lain.

Selain gaji di bawah UMR, perusahan kerap memberikan beban kerja yang melebihi tupoksinya. Mau slow living bagaimana jika begini. Kerjaan sampai dibawa kerumah demi cuan yang nggak sesuai aturan. Jadi jangan heran, di desa-desa di Banyuwangi banyak warga usia produktif yang memilih merantau ke luar kota dari pada dipaksa waras dengan kondisi yang ada di Banyuwangi saat ini.

Baca Juga:

Sisi Gelap Jalan Pantura Situbondo: Gelap, Banjir, dan Jalan Berlubang Bikin Jalan Ini Begitu Gawat!

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Lokasi favorit mereka biasanya menuju ke Bali. Ada juga yang menjadi TKI di luar negeri. Meski di sana biaya hidup lebih tinggi, tapi mereka yakin pendapatan yang bisa dibawa pulang jauh lebih tinggi.

Akal bulus perusahaan yang hanya memikirkan cuan

Selain gaji tidak sesuai banyak, akal-akalan yang dilakukan perusahaan di Banyuwangi. Metodologinya pun beragam, bisa melalui aspek perpajakan yang tentunya negara yang akan dirugikan, sampai manipulasi gaji yang akhirnya pekerja yang kena taji. Untuk perpajakan pemodelan yang digunakan biasanya pelaporan pendapatan ke salah satu tempat yang tidak bisa saya sebutkan, dengan memperkecil pendapatan. Ternyata langkah ini cukup biasa ditemukan.

Untuk manipulasi gaji, biasanya ini dilakukan untuk prasyarat karyawan yang akan didaftarkan BPJS. Baik Ketenagakerjaan dan Kesehatan mekanismenya sama. Nilai gaji dikatrol tinggi setara dengan UMR Jatim untuk prasyarat lolos pengajuan premi. Tapi balik lagi, ketika sudah kembali di kantor hitung-hitungan yang sudah diajukan hanya sebatas tulisan di atas kertas. Gaji yang dibawa di rumah tetap rata dengan tanah.

Yah begitulah, pekerja tetap tidak punya pilihan untuk bisa menawar ketika itu sudah titah dari yang punya perusahaan.

Harapan tinggi anak muda Banyuwangi

Ada banyak harapan yang diinginkan anak muda Banyuwangi. Banyak kolega saya, utamanya para anak muda, yang menaruh harapan besar untuk perkembangan kota ini. Ya balik lagi, jika pemerintah tidak menangkap fenomena ini, tidak mungkin lima tahun ke depan makin banyak tempat yang jadi sasaran orang-orang Banyuwangi untuk pergi.

Saya akui, mereka selalu bangga dengan kota ini. Tapi tetap saja, tanpa keberpihakan pemerintah untuk warganya semua bisa apa?

Beragam kegiatan dirancang terkesan hanya seremonial saja, alih-alih memberikan langkah nyata. Kondisi Banyuwangi kini malah justru ngeri. Pengangguran di mana-mana. Kalaupun kerja gaji apa adanya. Jangan cuma melanggengkan dinasti ibu bupati saja, warga Banyuwangi juga perlu solusi untuk ketimpangan sosial yang kini dialami.

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Salah Paham terhadap Banyuwangi, Selalu Dicap Daerah Angker dan Kota Santet padahal Nyaman Banget Ditinggali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 September 2025 oleh

Tags: Banyuwangigaji Banyuwangijumlah perantau banyuwangi di balipabrik di Banyuwangirata-rata gaji di banyuwangiUMR Banyuwangi
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

18 April 2022
Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
5 Rujak Soto Khas Banyuwangi yang Endes dan Mantab Terminal Mojok.co

5 Rujak Soto Khas Banyuwangi yang Endes dan Mantab

12 April 2022
Pengalaman 12 Jam Naik Kereta Sri Tanjung Solo-Banyuwangi: Naik Sendiri, Turun Punya Keluarga Baru Mojok.co

Pengalaman 12 Jam Naik Kereta Sri Tanjung Solo-Banyuwangi: Naik Sendiri, Turun Punya Keluarga Baru 

7 Juni 2025
Kenaikan UMK Banyuwangi Nggak Ada Efeknya, Realitasnya dari Dulu Pekerja Banyuwangi Diupah Tak Manusiawi

Kenaikan UMK Banyuwangi Nggak Ada Efeknya, Realitasnya dari Dulu Pekerja Banyuwangi Diupah Tak Manusiawi

10 Desember 2023
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026
Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Unik karena Desainnya yang Aneh Mojok.co

Suzuki Jimny Jangkrik hingga Toyota Yaris Bakpao, 6 Julukan Mobil Paling Aneh Terinspirasi dari Bodi yang Unik

20 April 2026
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Sebagai Warga Kelas Menengah, Saya Percaya kalau Kuliah S2 Bisa Mengubah Hidup Saya, tapi Tolong Ini Jalannya Lewat Mana ya?

15 April 2026
4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya  Mojok.co

4 Tabiat Tukang Parkir yang Disukai Pengendara. Sebenarnya Sederhana, tapi Tidak Semua Tukang Parkir Bisa Melakukannya 

18 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Tidak Butuh Mall untuk Bisa Disebut Beradab dan Maju, Standar Konyol kayak Gitu Wajib Dibuang!

15 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • WNA Pilih Jadi Guru di Luar Negeri dengan Gaji 2 Digit daripada Kontrak di Indonesia dan Mengabdi untuk Anak Pekerja Migran di Sana
  • WNA Malaysia Pilih Lanjut S2 di UNJ, Penasaran Ingin Kuliah di PTN karena Dosen Indonesia yang “Unik”
  • Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga
  • Sesal Dulu Kasar dan Hina Bapak karena Miskin, Kini Sadar Cari Duit Sendiri dan Berkorban untuk Keluarga Ternyata Tak Gampang!
  • Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran
  • Lulusan SMK Kerja di SPBU Diremehkan, Malah Jadi Tempat Ngutang buat Kuliah Anak Saudara karena Dikira Punya Segepok Uang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.