Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Hewani

Punya Kucing Tenang Saat Mandi Adalah Privilese

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
28 Februari 2022
A A
Punya Kucing Tenang Saat Mandi Adalah Privilese

Punya Kucing Tenang Saat Mandi Adalah Privilese (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dari banyak masalah di dunia ini, memandikan kucing adalah salah satu yang paling menyebalkan. Kucing tenang saat mandi adalah anugerah terindah pokoke.

Ini adalah jenis persoalan hidup yang dialami oleh banyak orang, di mana pun itu. Mau agamanya apa, rasnya apa, sukunya mana, bahasanya apa, bintangnya apa, semua pasti setuju jika memandikan kucing bukanlah hal remeh. Perlu dedikasi yang tinggi dan banyak kejutan baru setiap kali kita melakukan prosesi ini. Banyak yang bilang kucing sebenarnya tak perlu mandi. Namun, hidup di masa kini tak semudah itu, Massszzzeeh.

ADVERTISEMENT
Jejak kucing (Shutterstock.com)

Kucing perlu mandi karena dunia ini bukanlah dunia yang sehat. Polusi, kuman, kutu, virus, penyakit menular, semua bisa dengan mudah menempel ke kucing. Kalau mereka sakit, tentu kita juga yang repot dan sedih. Apalagi kucing yang punya bulu tebal dan panjang, sudah barang tentu harus mandi minimal sebulan sekali. Namun, itu adalah hal yang tak disukai manusia maupun kucing. Memandikan mereka adalah pintu masuk menuju tantangan dan rintangan yang lebih gawat dari Benteng Takeshi.

Masalahnya, entah kenapa, kucing nggak suka mandi. Bahkan, ada kalimat terkenal yang mengatakan “kucing tenang saat mandi adalah keajaiban dunia”.

Kucing mengaum, kayaknya (pixabay.com)

Tak ada air yang mampu membuat mereka nyaman. Kalau nggak berontak, ya, nyakar. Ada banyak tips yang dibagikan oleh para ahli, tetap jarang yang berhasil. Padahal, kalau bersih mereka sendiri yang untung. Apalagi belum ada yang bikin tips cara menjelaskan pentingnya mandi ke kucing. Seandainya ada yang bikin, sudah pasti semua kucing bakalan nurut. Atau semoga saja akan segera ditemukan Kitab Aji Gineng punya Angling Dharma, biar kita bisa ngomong sama hewan.

Berbeda dengan saat memberi makan, saat disuruh mandi tak ada yang mau mendekat dengan sukarela, hampir selalu diwarnai kejar-kejaran dulu. Mirip anak SD yang kalau sore harus dijemput dari lapangan bola biar segera mandi. Tapi, ini versi yang lebih liarnya. Jika anak SD cukup dipanggil emaknya, kadang ada yang dengan ekstrim bawa kayu atau sapu, tak begitu dengan kucing. Baru dibopong dan melihat bak air, mereka langsung meronta mau kabur. Begitu juga saat air pertama kali mengenai bulunya, drama terbesar pun dimulai.

Tangan harus sigap, satu tangan memegang si anabul, tangan lain aktif menjangkau sabun dan air. Pokoknya di saat seperti ini, kita harus multitasking dan bekerja secepat Sasuke dengan Sharingan, Flash saat mengarungi dimensi waktu, membalas chat gebetan, dan tangan kurus kering anak kos meraih makanan gratis sehabis jumatan. Tapi, secepat apa pun kita, gerakan si anabul sudah barang tentu selangkah di depan dan lebih lincah.

Kucing mandi (Shutterstock.com)

Lalu, apakah hanya itu masalahnya? Nyatanya tidak seenteng itu. Masih ada peralatan mandi yang harganya berkali-kali lipat lebih mahal dari peralatan mandi pemiliknya. Sebut saja shampo dalam botol kecil yang harganya nggak ngotak itu. Belum lagi yang digunakan untuk membersihkan gigi mereka. Odol saya saja sering dipencet sampai gepeng, hingga setipis kertas HVS. Benar-benar biadap banget. Sudah begitu, si kucing yang wangi dan bersih itu sering tak tahu diuntung. Baru selesai mandi sudah langsung glendotan di tanah atau masuk selokan lagi, angel.

Baca Juga:

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

Rela Utang Koperasi Kantor demi Biaya Berobat Kucing yang Sudah seperti Keluarga, Saya Dicap Nggak Waras dan Bodoh

Oleh karena itulah, punya kucing tenang saat mandi adalah sebuah privilese. Bisa bikin beban agak sedikit berkurang. Tak ada drama dan obat luka bernoda kuning di tangan-tangan manusia. Namun, serumit apa pun memandikan mereka, tetap saja mereka kawan yang baik, nggak cerewet, nggak selingkuh, nggak menghakimi, dan suci. Lagi-lagi, nggak kayak kamu, wes mbladus, nesunan sisan!

Penulis: Bayu Kharisma Putra

Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2022 oleh

Tags: KucingmandiPrivilese
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Film Tentang Kucing yang Bikin Kita Makin Sayang Anabul Terminal Mojok

5 Rekomendasi Film Tentang Kucing yang Bikin Kita Makin Sayang Anabul

8 Maret 2022
Penjelasan Ilmiah Kenapa Handuk Laki-laki Lebih Basah ketimbang Perempuan Setelah Mandi

Penjelasan Ilmiah Kenapa Handuk Laki-laki Lebih Basah ketimbang Perempuan Setelah Mandi

11 Oktober 2022
Alasan Kenapa Anak Kost Harus Memelihara Kocheng

Alasan Kenapa Anak Kos Harus Memelihara Kocheng

17 Maret 2020
Perjalanan Transformasi Kucing: Dari Kucing Hutan hingga Kucing Rumahan terminal mojok.co

Perjalanan Transformasi Kucing: Dari Kucing Hutan hingga Kucing Rumahan

5 Oktober 2020
Seandainya Saya Adalah Putri Tanjung terminal mojok.co

Seandainya Saya Adalah Putri Tanjung

19 Januari 2022
Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab terminal mojok

Panduan Memahami Bahasa Kucing biar Makin Akrab

1 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup Terminal

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

4 Juli 2026
Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Honda Win Memang Bikin Repot, tapi Sejak Kapan Motor Tua Punya Kewajiban Memanjakan Pemiliknya?

6 Juli 2026
9 Karakter Orang yang Nggak Cocok Kuliah di Politeknik Mojok.co

Mahasiswa Politeknik Nggak Pernah KKN, Bukan Berarti Nggak Berjiwa Sosial, Pengabdian Kami Cuma Beda Gaya Saja

5 Juli 2026
Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide Menikmati Kota Warisan Budaya Tanpa Menjadi Tua di Jalanan

6 Juli 2026
Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis Mojok.co

Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis

8 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.