Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Penumpang Trans Jogja Pantas Dapat Penghargaan sebagai Orang Paling Sabar Se-Jogja

Ifana Dewi oleh Ifana Dewi
22 September 2025
A A
Penumpang Trans Jogja Pantas Dapat Penghargaan sebagai Orang Paling Sabar Se-Jogja Mojok.co

Penumpang Trans Jogja Pantas Dapat Penghargaan sebagai Orang Paling Sabar Se-Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan pertanyakan kesabaran penumpang Trans Jogja. Saya yakin, mayoritas dari mereka adalah orang paling sabar se-Jogja. Mungkin, lebih tepatnya, terpaksa sabar karena tidak ada pilihan transportasi umum lain yang lebih nyaman. 

Sedikit cerita. Saya merantau dari Jakarta ke Jogja pada 2018. Di Ibu Kota, saya mengandalkan transportasi publik untuk mobilitas sehari-hari. Itu mengapa hal pertama yang saya lakukan ketika pindah di Kota Pelajar adalah ngulik transportasi publiknya. Pada saat itu, saya baru tahu kalau hanya ada satu transportasi publik di Jogja, yakni Trans Jogja. 

Bertahun-tahun berlalu sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di Kota Pelajar. Trans Jogja masih saja jadi satu-satunya transportasi publik andalan warga. Mirisnya, fasilitas transportasi ini tampak tidak meningkat signifikan. Bayangkan, 7 tahun berlalu dan orang Jogja masih saja (terpaksa) bertahan dengan fasilitas yang ala kadarnya. Kalau bukan orang yang sabar, apa namanya coba? 

Masih belum bisa membahayakannya? Sini saya beri tahu seberapa sabar pengguna Trans Jogja

Rute Trans Jogja membingungkan dan armadanya sedikit

Orang baru perlu waktu cukup lama untuk memahami rute Trans Jogja. Bus ini punya banyak nomor bus yang sama, tapi rutenya berbeda. Itu mengapa, bagi pengguna baru, sebaiknya lakukan riset kecil-kecilan atau tanya petugas kalau tidak mau tersesar. 

Selain penomoran yang membingungkan, beberapa rute bus terasa berputar-putar demi menjangkau titik-titik tertentu. Mungkin ini karena minimnya jumlah armada Trans Jogja dibandingkan dengan titik-titik yang ingin dijangkau. Itu mengapa satu bus “dipaksakan” melewati beberapa titik sekaligus walau rutenya jadi terasa berputar-putar. 

Kurangnya armada juga membuat waktu tunggu bus lama. Waktu tunggu ini juga sudah berkali-kali dikritik oleh pengguna bus. Bahkan, ada yang waktu tunggu antar bus mencapai 45 menit. Bayangkan, menunggu selama 45 menit di halte atau titik tunggu yang ala kadarnya. Bahkan, tidak sedikit tempat menunggu yang tidak ada tempat duduk dan atap. Apa tidak pegal dan tersiksa? 

Minimnya armada bus dalam satu rute juga sangat terasa saat di jam-jam ramai. Hal demikian, tentu membuat para penumpangnya harus berdesak-desakan dan nyaris tak menyisakan sedikit pun ruang gerak.

Baca Juga:

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Coba, bayangkan sudah menunggunya lama dan nggak nyaman, rutenya muter-muter, penumpangnya berdesakkan. Pengguna Trans Jogja harus berdamai dengan situasi ini berhari-hari. Kalau nggak kuat fisik dan mental, benar-benar bisa ambyar. 

Bus yang ugal-ugalan sengaja didesain agar terus mengingat Tuhan

Seolah tidak cukup dengan “siksaan” di atas. Terkadang, penumpang harus berdamai dengan Trans Jogja yang ugal-ugalan. Saya tahu, cara berkendara ini bukan sepenuhnya salah sopir. Sebab, mereka memang harus berkejaran dengan waktu dan bergulat dengan jalanan Jogja yang semakin hari semakin macet. Ugal-ugalan jadi salah satu siasatnya. 

Hanya saja, coba bayangkan jadi penumpang Trans Jogja. Sopir ugal-ugalan hanya menambah ketidaknyamanan pengguna bus. Terlebih kondisi bus sering berdesak-desakan. Badan jadi terhuyung ke kanan dan ke kiri dan mengenai badan penumpang lain. 

Kalau boleh menambahkan kekurangan bus ini, setelah bertahun-tahun beroperasi adalah terbatasnya SDM dan sistem yang kurang mendukung. Hal ini memunculkan banyak celah bagi penumpang nakal agar tetap bisa naik bus meski tanpa bayar. Kalau saja saya tidak memiliki bekal kejujuran yang cukup, boleh jadi berulang kali saya menaiki bus tanpa perlu membayar sepeserpun.

Pengalaman merantau selama 7 tahun terakhir menyadarkan saya bahwa orang Jogja itu banyak yang sabar. Tulisan ini tidak bermaksud meromantisasi warga Jogja dan kesabarannya ya. Justru, tulisan ini sebagai pengingat betapa buruk dan lambat pemerintah setempat menangani fasilitas yang benar-benar dibutuhkan warga. Bak pemerintah yang nggak paham prioritas. 

Penulis : Ifana Dewi
Editor : Kenia Intan 

BACA JUGA Trans Jogja Diskriminatif dan Nggak Inklusif, Hanya Menyusahkan Masyarakat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 21 September 2025 oleh

Tags: bus jogjaJogjapenumang buspenumpang transjogjatrans jogjatransportasi publiktransportasi publik Jogja
Ifana Dewi

Ifana Dewi

Seorang hamba amatir yang sedang menekuni seni kehidupan. Satu-satunya hal yang ia kuasai dengan baik hanyalah cara menikmati secangkir kopi

ArtikelTerkait

Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside terminal mojok.co

Tolak Demo dengan Demo Adalah Wujud Istimewanya Aspirasi yang Offside

14 Oktober 2020
Tidak Menyesal Berwisata ke Jogja dan Melewatkan Yu Djum sebab Ada Gudeg Underrated Lain yang Nggak Kalah Enak Mojok.co

Tidak Menyesal Berwisata ke Jogja dan Melewatkan Yu Djum sebab Ada Gudeg Underrated Lain yang Nggak Kalah Enak

5 Juli 2025
Mie Ayam Bantul, Sebenar-benarnya Makanan Khas Bantul, dan Sebaiknya Segera Diresmikan Saja! warung mie ayam, jogja

3 Ciri Warung Mie Ayam di Jogja yang Bakal Dijauhi Pelanggan karena Bikin Kecewa

29 Juli 2024
Kisah Pasar Ngasem Jogja: Berawal dari Pasar Burung, Gudang Seniman, Sampai Tujuan Sarapan Anak Skena

Kisah Pasar Ngasem Jogja: Berawal dari Pasar Burung, Gudang Seniman, Sampai Tujuan Sarapan Anak Skena

25 April 2024
Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

6 Juli 2025
Jogja dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Diguyur Hujan Sekali, Banjirnya Berkali-kali

Jogja dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Diguyur Hujan Sekali, Banjirnya Berkali-kali

24 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam Mojok.co

Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam

30 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal Mojok.co

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

26 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.