Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengalaman Selingkuh dan Rasa Bersalah yang Menghantui

Tazkia Royyan Hikmatiar oleh Tazkia Royyan Hikmatiar
4 Juli 2020
A A
witing tresno jalaran soko kulino atlet bucin pengalaman selingkuh pacaran dari sudut pandang laki-laki mojok.co

atlet bucin pengalaman selingkuh pacaran dari sudut pandang laki-laki mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pengalaman selingkuh itu dimulai ketika saya duduk di kelas dua SMA. Saat itu saya punya pacar. Hubungan kami sudah berjalan satu tahun lebih. Masalahnya macam-macam dan rumit, tapi itu nggak perlu diceritakan. Entah pacaran itu namanya cinta monyet atau bukan, tapi bukan itu poinnya. Hubungan selama satu tahun itu begitu banyak masalahnya, tapi kami mencoba sebisa mungkin bertahan. Saya sempat membaca penelitian psikologi yang bilang kalau break dengan pasangan bisa bikin hubungan makin erat. Itu yang kami lakukan.

Memang, beberapa kali break bisa membuat kami kembali mengeratkan hubungan, sebab saat break kami bisa rasakan betapa pentingnya keberadaan satu sama lain. Tapi, sial juga karena bertahun-tahun kemudian kami malah sering melakukan ritual break macam begitu. Tiap ada masalah, break adalah jawabannya. Padahal, opsi itu seharusnya jadi pilihan terakhir setelah diskusi dan ngobrol tidak juga dapat membereskan permasalahan.

Waktu itu, ada masalah dalam hubungan kami yang tak bisa saya ceritakan di sini. Intinya pasangan saya dulu yang meminta break karena masalahnya yang juga tak bisa diceritakan pada saya. Itu sudah break yang kesekian kali dalam hubungan kami, dan saya jengah. Belum lagi saya nggak tahu ada masalah apa hingga pasangan saya dulu minta break. Saya merasa dipermainkan dan rasanya saya pengin juga sekali-kali mempermainkan dia. Bisikan setan pacaran yang menguji kesetiaan mulai menggoda, Saudara-saudara!

Sial memang, entah bagaimana ceritanya, saat saya punya pacar, rasanya kok jadi banyak sekali cewek yang mendekati saya. Padahal, waktu saya jomlo, mana ada cewek yang deketin. Justru pas saya deketin cewek-cewek pada kabur, euh! Oleh sebab keadaan (ini saya lagi denial dengan cara klasik: nyalahin keadaan) dan pas juga ada cewek yang agak dekat dan kelihatannya kasih sinyal bisa saya pacarin, muncullah niat busuk itu: selingkuh.

Kalau saja niat itu dulu saya urungkan, mungkin malaikat batal menambah daftar dosa saya di catatannya, tapi faktanya nggak begitu. Saya akhirnya melancarkan aksi bodoh yang bikin bertahun-tahun hidup saya penuh dengan penyesalan dan rasa bersalah. Masalahnya bukan cuma ke pacar saya yang pertama, tapi juga ke selingkuhan saya. Bangsat, jijik banget rasanya nulis kata “selingkuhan”. Pasalnya, selingkuhan saya waktu itu juga nggak tahu saya masih pacaran sama orang lain. Dia wanita baik dan saya cowok brengsek yang mencoba masuk ke dalam hidupnya.

Setelah itu, rasa cinta yang saya rasakan dulu menggebu-gebu mulai berubah jadi rasa khawatir yang teramat sangat. Selain takut ketahuan, saya juga takut kehilangan. Lebih jauh lagi saya merasa bersalah besar karena terlalu menggugu hasrat bangsat untuk balas dendam ke pasangan saya dulu dengan cara selingkuh. Kiranya benar kenapa orang bilang jangan ambil keputusan waktu kita marah, sebab saat itu selain kita sudah menyingkirkan akal sehat, perasaan pun ikut raib entah ke mana.

Tak seperti pepatah yang mengatakan sejauh apa pun bangkai disembunyikan akan tercium juga baunya, pengalaman selingkuh itu nggak pernah menimbulkan masalah dalam hubungan saya berikutnya. Mungkin kamu perlu tahu fakta ini biar nggak terlalu nganggap saya fakboi, walaupun bodo amat sih, sejak memutuskan untuk nulis ini saya sudah siap dengan risikonya. Tapi yang pasti, waktu dulu break, pasangan saya (lewat temannya) bilang kalau saya boleh cari pacar lain kalau mau. Begitulah. Walau begitu, saya tetap ngerasa bersalah.

Saya nggak akan cerita lebih jauh lagi, cukup sampai situ. Namun yang pasti, meski hubungan saya sudah baik-baik saja dengan kedua perempuam tersebut, rasa bersalah kepada mereka terus menghantui walau semuanya sudah berlalu. Pada akhirnya saya paham dengan kejadian tersebut. Bahwa ada banyak di dunia ini yang sejak semula perlu kita geluti meski tanpa cinta. Sebab hidup ini bukan hanya tentang cinta, dan saya tetap harus mencoba menikmatinya. Beberapa kadang perlu tetap kita jalani karena tanggung jawab, kesetiaan, dsb.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Membayangkan Film “Ada Apa dengan Cinta” Tidak Pernah Ada

Saya jadi ingat dengan omongan guru dulu, bahwa berbuat buruk dan jahat itu nggak mudah dan nggak enak. Begitu pun dengan perbuatan buruk saya dulu, itu nggak mudah dan nggak enak. Sekarang, buntutnya bahkan saya mesti tetap merasakan khawatirnya, rasa bersalahnya, takut ketahuannya, dan rasa nggak enak lainnya, meski semua sudah lalu.

Pada akhirnya, tulisan ini cuma ingin membagi pelajaran dari pengalaman selingkuh yang saya sesali itu. Bahwa, saat ada kesempatan berbuat bangsat seperti yang saya lakukan dulu, orang perlu memikirkannya kembali. Sebab, itu nggak enak sama sekali. Ada banyak faktor orang selingkuh, selain karena cinta, pasti ada juga karena tak puas dengan pasangannya yang sekarang. Tapi, sekali lagi, bukankah hidup ini bukan hanya tentang cinta?

BACA JUGA Alasan Kenapa Selingkuh Selalu Lebih Menggairahkan dan tulisan Tazkia Royyan Hikmatiar lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2020 oleh

Tags: CintaPacaranselingkuh
Tazkia Royyan Hikmatiar

Tazkia Royyan Hikmatiar

Lahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara, alhamdulilah lahirnya di bidan bukan sama orang pintar daerah Bandung. Setelah tahu bahwa kata ternyata bisa membuat dia bahagia, akhirnya saya memutuskan untuk mendalami sastra di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Sempat mengikuti banyak komunitas kepenulisan, namun sekarang lebih fokus bekerja untuk keabadian di Pers Mahasiswa Poros UAD. Saya bisa dihubungi lewat WA di 088216427712

ArtikelTerkait

orang jelek cinta pacaran tahu diri Memahami Tweet Jefri Nichol: Ngapain Marah-Marah, kalau Kenyataanya Kita Memang Jelek?

Orang Jelek Emang Berhak Jatuh Cinta, tapi Harus Tahu Diri Dong

9 Juni 2020
ambyar

Ambyar: Mengubah Ingatan Lama Menjadi Deraian Air Mata

30 Juli 2019
UU ITE Hampir Sama Bahayanya dengan Naksir Teman Sendiri terminal mojok.co

Merasa Ditaksir Teman Satu Kantor Itu Bikin Perempuan Merasa Serbasalah

23 Mei 2020
Terlatih Mengalami Penolakan, Cara Ampuh Mengatasi Badai Kehidupan

Terlatih Mengalami Penolakan, Cara Ampuh Mengatasi Badai Kehidupan

16 Juli 2022
Jangan Jatuh Cinta dengan Orang Kabupaten Semarang, Kamu Nggak Akan Kuat!

Jangan Jatuh Cinta dengan Orang Kabupaten Semarang, Kamu Nggak Akan Kuat!

27 Desember 2024
Alya, Pemegang Kunci Cerita AADC yang Katanya “Lebih Baik” daripada Cinta anak sd jatuh cinta anak kecil pacaran suka lawan jenis cara menyikapi orang dewasa orang tua panduan mojok.co

Alya, Pemegang Kunci Cerita AADC yang Katanya “Lebih Baik” daripada Cinta

30 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.