Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Membayangkan Film “Ada Apa dengan Cinta” Tidak Pernah Ada

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
27 Februari 2025
A A
Membayangkan Film “Ada Apa dengan Cinta” Tidak Pernah Ada (Pexels)

Membayangkan Film “Ada Apa dengan Cinta” Tidak Pernah Ada (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Di penghujung Februari ini, Mbak Mira Lesmana bikin geger. Melalui akun pribadinya, sineas yang sukses menghidupkan kembali perfilman Indonesia ini mengabarkan bahwa film “Rangga dan Cinta The Rebirth of Ada Apa dengan Cinta” akan segera tayang di bioskop. 

Bukan hanya itu, Mba Mira bahkan membagikan video full cast reveal film “Rangga dan Cinta”. Wow. Wow. Wow. Just wow.

Sengaja banget di bulan Februari ya, Mbak? Bulan yang sama saat “Ada Apa dengan Cinta” tayang di bioskop. Tepatnya, 23 tahun yang lalu.  

Masih jadi misteri apakah film “Rangga dan Cinta” ini akan booming atau flop seperti saat “Catatan di Boy” versi rebirth-nya. Yang pasti, publik menaruh ekspektasi yang tinggi. 

Padahal, daripada berekspektasi tinggi dengan film ini yang entah kenapa kok saya yakin bakalan kecewa, lebih seru kalau kita membayangkan apa yang akan terjadi andai film “Ada Apa dengan Cinta” tidak pernah ada.

Tanpa “Ada Apa dengan Cinta”, orang-orang nggak kenal apa itu Kwitang

Harus diakui, ada banyak adegan di “Ada Apa dengan Cinta” yang membekas di benak penontonnya. Salah satunya adalah ketika Rangga dan Cinta berburu buku di Kwitang. 

Nah, gara-gara adegan inilah, banyak orang yang akhirnya tahu bahwa “Ooo, di Jakarta Pusat itu, ada sentra buku legendaris yang menjual berbagai macam buku, mulai dari buku baru, bekas, hingga langka. Namanya Kwitang.”

Bayangkan kalau film ini nggak pernah ada. Cuma orang-orang tertentu yang tahu soal Kwitang. Nggak ada juga fenomena tiba-tiba banyak anak muda yang latah jalan ke Kwitang, trus cari bukunya Chairil Anwar, setelah nonton AADC.

Baca Juga:

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

Meski Dunia Makin Gelap, Cinta Gus Dur Akan Selalu Menerangi Sudut Hati

Generasi milenial tidak akan jatuh cinta dengan puisi

Satu hal yang sangat layak diapresiasi dari kehadiran film “Ada Apa dengan Cinta” adalah film ini berhasil membuat orang-orang jatuh cinta dengan puisi. 

Bagaimana tidak jatuh cinta. Ada banyak puisi-puisi bagus yang dihadirkan di film ini. Seperti, “Tentang Seseorang” dan “Ada Apa dengan Cinta” karya Rako Priyanto serta “Tidak Ada New York Hari Ini” dan “Batas” karya M. Aan Mansyur. Puisi-puisi tersebut bahkan sampai jadi pembahasan di kelas oleh dosen sastra.

Tak hanya sekadar jatuh cinta. Puisi-puisi dalam AADC juga sukses membuat banyak anak muda yang mulai belajar bagaimana cara menulis puisi dengan baik dan memperdalam ilmu seni sastra. Sesuatu yang rasanya sulit untuk dicapai film Indonesia yang lain. 

Tidak ada drama Cinta mengejar Rangga di bandara, yang jadi adegan ikonik “Ada Apa dengan Cinta”

Lanjut. Kalaulah Mira Lesmana dan Riri Riza tidak memproduksi “Ada Apa dengan Cinta”, para penonton juga tidak akan terbayang-bayang adegan kala Cinta mengejar Rangga di bandara. Mana pas adegan itu Rangga dan Cinta ciuman pula! Penonton mana yang akan lupa?

Padahal kalau dipikir-pikir, kasihan banget Cinta dan teman-temannya ngejar Rangga di Terminal 3. Apalagi kalau Rangga dapetnya gate 28. Beuh, berasa kaya maraton pasti. Tapi anehnya, Cinta tetap bisa nyusulin Rangga. Saya jadi curiga kalau Cinta ini punya semacam kekuatan teleport yang membuatnya bisa menaklukkan Terminal 3 yang panjangnya nggak ngotak.

Nicholas Saputra jadi mas-mas arsitektur biasa

Hal lain yang mungkin terjadi andai “Ada Apa dengan Cinta” tidak pernah difilmkan adalah kita tidak akan menyadari bahwa di satu tempat di belahan bumi ini, ada laki-laki kulkas 2 pintu bernama Nicholas Saputra. 

Nicholas Saputra mungkin akan jadi mas-mas biasa  yang menjalani masa SMA dengan belajar sambil sesekali nongkrong bareng teman-temannya. Kemudian, karena kepintarannya, dia berhasil masuk Fakultas Teknik Universitas Indonesia Program Studi Arsitektur. 

Selanjutnya? Ya udah, kuliah, kuliah, kuliah. Tahu-tahu lulus, trus jadi arsitek, collab deh sama Ridwan Kamil. Apa itu main film? Pasti tidak pernah terbayang sebelumnya.

Untungnya, ada film “Ada Apa dengan Cinta” yang jadi film perdana Nicholas Saputra. Kita jadi kenal sama mas-mas ini, yang konon katanya bisa makan gorengan sampai 20 biji di angkringan.

Tidak muncul dialog rasa quote yang legendaris

“Jangan kau pikir liat cewek yang marah itu bener-bener marah, nggak! Itu Cuma taktik buat mancing inisiatif kamu.” 

“Bila emosi mengalahkan logika, terbukti banyak ruginya. Bener, kan?”

“Sekarang tuh salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?”

“Nonton harus sama-sama, pulang sekolah juga sama-sama, berangkat juga sama-sama. Apa namanya kalau bukan mengorbankan kepentingan pribadi demi sesuatu yang kurang prinsipil?”

“Saya akan kembali dalam 1 purnama”

“Pecahkan saja gelasnya biar ramai”

“Apa yang kamu lakuin itu jahat!”

Akkkk, bangun, Nder. Bangun. Kita nggak bakal tahu dialog-dialog rasa quote ini andai AADC nggak pernah ada~

Tidak ada lagu-lagu hits OST AADC

Terakhir, kalaulah “Ada Apa dengan Cinta” tidak pernah diproduksi, telinga kita tidak akan pernah mendengar lagu-lagu original soundtrack AADC yang enak-enak itu. Mulai dari “Ada Apa dengan Cinta”, “Suara Hati Seorang Kekasih”, dan “Denting” yang bikin galau, hingga “Ku Bahagia” yang bikin pengen joged-joged TikTok.

Wah, menuliskan semua ini semakin membuat saya yakin bahwa film “Ada Apa dengan Cinta” bakalan susah untuk digantikan. Pantas saja alih-alih membuat film baru, Mbak Mira malah bikin versi rebirth-nya. Gagal move on juga kali, ya?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alya, Pemegang Kunci Cerita AADC yang Katanya “Lebih Baik” daripada Cinta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025 oleh

Tags: AADCAADC rebirthada apa dengan cintaCintafilm Ada Apa dengan Cintamira lesmanaranggaRangga dan Cinta The Rebirth of Ada Apa dengan Cinta
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

cermin lelaki, toxic relationship MOJOK.CO

Dear Love, Jangan Pernah Takut Bilang Cukup Untuk Toxic Relationship, Kamu Berhak Bahagia

24 Mei 2020
Hubungan Beda Agama Rizky Febian dan Mahalini: Bagaimana Anak Muda Memandang Relasi Beda Agama?

Hubungan Beda Agama Rizky Febian dan Mahalini: Bagaimana Anak Muda Memandang Relasi Beda Agama?

11 Mei 2023
pengagum rahasia secret admirer menyukai teman diam-diam mojok.co

Pengalaman 10 Tahun Diam-diam Menyukai Teman Sendiri

10 Agustus 2020
rumus hukum fisika yang berhubungan dengan cinta dan kehidupan mojok.co

6 Hukum Fisika yang Bisa Jadi Solusi Masalah Hidup Sehari-hari

25 September 2020
Plankton SpongeBob Squarepants Adalah Gambaran Gelap Masa Depan Umat Manusia yang Selalu Gagal Soal Cinta

Plankton “SpongeBob Squarepants” Adalah Gambaran Suram Masa Depan Kita yang Selalu Gagal Soal Cinta

5 Februari 2023
sinetron dari jendela smp mojok.co

Mengidolai Joko, Tokoh di Sinetron ‘Dari Jendela SMP’

8 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur terbaik no debat (Wikimedia Commons)

Bakso Malang adalah makanan khas Jawa Timur yang paling bisa diterima semua lidah orang Indonesia ketimbang kuliner Jatim lainnya

12 Juli 2026
Berhentilah Percaya Stigma Buruk Jalur Pantura Subang, Kawasan Ini Bukan Cuma soal Warung Remang-remang

Berhentilah percaya stigma buruk jalur pantura Subang, kawasan ini bukan cuma soal warung remang-remang

13 Juli 2026
Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

13 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial Mojok.co

Stadion Gajayana Malang tempat potensial yang bernasib sial

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.