Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Pengalaman Bekerja di Kuala Lumpur, yang Jauh Lebih Menyenangkan Dibanding Indonesia

Yuli Astuti oleh Yuli Astuti
4 Juli 2020
A A
Kuala Lumpur mojok.co

Kuala Lumpur mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika menerima email bahwa saya diterima bekerja di Kuala Lumpur saya tidak langsung berucap alhamdulillah, respon otak saya dalam menerima hal-hal yang sulit dipercaya memang agak lambat, beberapa detik kemudian ketika recruiter mengatakan ulang bahwa saya diterima kerja, saya langsung sadar dan merespon dengan terbata-bata  “O..Okay, thank you so much”.

Menurut saya syarat dan prosedur untuk dapat bekerja di Kuala Lumpur agak lebih mudah dibandingkan di Indonesia, mulai dari proses kirim berkas hingga interview. Berkas yang perlu dikirimkan hanya curiculum vitae dan ijazah S1, bisa juga ditambah dengan sertifikat yang sesuai dengan keahlian.

Begitu juga dengan persyaratan yang diminta sangat tidak muluk-muluk. Biasanya syarat yang diminta sesuai dengan jenis pekerjaan yang kita lamar, seperti misalnya jika melamar untuk posisi customer service maka kemampuan kita untuk melayani customer atau pelanggan lah yang akan diuji atau jika pekerjaan kita menuntut untuk bisa berbahasa asing maka itulah yang diuji.

Berbeda dengan di Indonesia, persyaratan yang diberikan ngeri-ngeri sedap seperti wajib sholat 5 waktu, lulusan universitas terkemuka, usia maksimal 25 tahun, IPK minimal 3,5. Jujur saja sebagai manusia biasa saya takut dengan persyaratan seperti itu.

Proses interview pun sangat cepat dan tidak bertele-tele, seperti yang sudah saya jelaskan di atas yang ditanyakan hanya seputar pekerjaan yang kita lamar saja. Beberapa hal lain yang ditanyakan adalah dokumen yang masih memiliki jangka waktu yang panjang untuk dapat tinggal di sana nantinya seperti paspor, kesiapan kita untuk berangkat ke sana, kurang lebih seperti itu.

Saya baru tahu bahwa interview adalah hal yang menakutkan di Indonesia. Hal itu baru saja saya alami beberapa waktu yang lalu ketika saya diundang interview via daring oleh salah satu perusahaan spesialis properti mewah di Jakarta. Waktu itu saya diinterview oleh dua orang perempuan dan dari suaranya saya yakin mereka adalah perempuan yang sangat percaya diri.

Seperti biasa saya diminta memperkenalkan diri, setelah itu pertanyaan pertama yang saya dapatkan adalah mengapa saya bisa kuliah begitu lama. Hal itu ditanyakan berkali-kali dan saya yang tidak siap dengan pertanyaan yang diberikan ingin menghilang namun tentu saja tidak mungkin. Saya berkali-kali membatin barangkali ini simulasi ketika ditanya malaikat di alam kubur nanti.

Pertanyaan berikutnya tidak kalah seru, mereka menanyakan bagaimana bisa saya bekerja di Kuala Lumpur. Jadilah waktu setengah jam itu membuat saya merasa tertekan dan disudahi dengan terpaksa.

Baca Juga:

3 Hal di Malaysia Ini Membuat Saya Ingin Jadi The Next Susanti!

Wanita Sudah Menikah Sulit Dapat Kerja: HRD Cari Karyawan Apa Calon Mantu?

Saya mendapatkan jawaban setelah saya curhat dengan salah seorang teman, bahwa hal itu dilakukan HRD untuk menilai bagaimana karakter calon karyawan dan dari situ pula saya paham kayanya sih emang saya aja yang nggak punya kapabilitas, sudah gitu sok merasa tertekan pula, ehe~

Menjadi ekspatriat di Kuala Lumpur sangat menyenangkan, walaupun sesekali kita sering dibilang pegawai kilang (pabrik), hehe. Lingkungan kerja saya adalah teman-teman yang juga berasal dari Indonesia, jadi perasaaan homesick sedikit terobati. Soal makanan pun juga beda tipis-tipis saja. Saya bisa menemukan sate kacang yang enak, bakso, rawon, dan makanan Indonesia lainnya. Kadang – kadang juga rasanya seperti berada di Indonesia bukan Kuala Lumpur karena terlalu seringnya ketemu orang yang menggunakan bahasa Indonesia.

Di sana saya bekerja selama 9 jam dengan beberapa jadwal break, jika ditotal jadwal bekerja hanya sekitar 7-8 jam. Setelah itu pulang dengan perasaan bahagia karena tidak harus membawa pekerjaan kantor ke rumah. Transportasi umum yang nyaman dan internet yang cepat dan kencang semakin menambah kebahagiaan.

Saya juga hampir tidak menemukan kabel listrik yang semrawut dan menggantung di jalan. Terakhir saya baru tahu bahwa Malaysia memakai sistem tanam kabel di bawah tanah. Wajar kalau tidak ada pemandangan acak-acakan kabel yang menggantung di tiang-tiang.

Jika ingin mencoba bekerja di luar negeri barangkali Malaysia bisa masuk dalam daftar. Selain gajinya yang oke tinggal di sana juga bisa mengobati patah hati karena terus ditolak kerja di kampung sendiri.

ACA JUGA Lamaran Kerja Bisa Ditolak karena Kesalahan-kesalahan saat Wawancara Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: HRDKuala Lumpur
Yuli Astuti

Yuli Astuti

Ex TKW

ArtikelTerkait

pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

Panduan Bagi Para Pelamar Kerja Jika Ingin Mengundurkan Diri dari Rekrutmen

19 Juli 2020
kondisi dunia kerja tidak semua hrd dalam rekrutmen kerja boleh menyelenggarakan psikotes mojok.co

3 Tips Wawancara dengan HRD di Masa Pandemi

19 Agustus 2020
Opsi Jawaban Saat Ditanya Kapan Bisa Join oleh HRD Ketika Interview Terminal Mojok

Opsi Jawaban Saat Ditanya Kapan Bisa Join oleh HRD Ketika Interview

12 Februari 2022
jobseeker

Dear Jobseeker, Bagaimana Mau Dapat Kerja jika Posisi yang Dilamar Saja Tidak Tahu?

6 Desember 2021
Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja_ Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa terminal mojok

Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja: Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa

23 April 2021
situs lowongan kerja recruiter lowongan kerja hrd personalia wawancara kerja menunggu jawaban lamaran kerja lowongan kerja cara membuat cv kartu prakerja mojok.co

Sisi Lain Profesi Recruiter yang Tidak Banyak Orang Ketahui

26 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
4 Kebohongan SCBD Jakarta yang Telanjur Kita Terima Begitu Saja Mojok.co

4 Kebohongan SCBD Jakarta yang Telanjur Kita Terima Begitu Saja

8 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.