Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata

Alifia Putri Nur Rochmah oleh Alifia Putri Nur Rochmah
26 Maret 2026
A A
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap kali orang ngomongin pantai di DIY dan Jawa Tengah yang muncul di kepala selalu Pantai Parangtritis lagi dan lagi. Seolah-olah pantai bagus di sisi selatan Pulau Jawa cuma satu itu doang. Padahal, kalau kalian mau geser dikit ke arah barat sekitar dua jam dari Jogja, di sana ada pantai-pantai Kebumen yang nggak kalah seru

Wajar saja banyak dari kalian yang belum tahu keberadaan pantai di kabupaten ini. Kebumen lebih terkenal dengan kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Selama 7 tahun berturut-turut menjadi kabupaten paling miskin dan baru lepas 2025 lalu. Kabupaten ini juga lebih terkenal sebagai tempat singgah karena posisinya yang strategis di jalur selatan. 

Padahal, kalau mau mengulik lebih jauh, Kebumen punya garis pantai sepanjang 57,5 kilometer menghadap langsung ke Samudra Hindia. Dan, di sepanjang garis pantai itu tersebar deretan pantai yang kalau foto-fotonya berseliweran di Instagram, dijamin banyak yang nyangka lokasinya di Lombok atau NTT.

Kalau kalian lagi penat sama rutinitas, coba sekali aja menelusuri pantai-pantai di Kebumen ini, dijamin nggak mau pulang. 

#1 Pantai Menganti bak “Selandia Baru” di sisi selatan Jawa 

Kalau harus memilih satu pantai terbaik di Kebumen, Pantai Menganti adalah jawabannya. Terletak di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, pantai ini sering dijuluki “Selandia Baru” ala Indonesia” karena perpaduan tebing hijau menjulang, pasir putih, dan ombak biru yang menggulung. Pemandangannya bukan sekadar bagus ini level “nanti foto profilnya diganti” bagus.

Dari atas bukit di sisi timur pantai, kamu bisa menikmati panorama laut lepas yang berpadu dengan hamparan perbukitan hijau. Ada jembatan merah ikonik, gardu pandang, sampai gazebo di pinggir tebing yang siap jadi latar foto dramatis. Kalau beruntung dapat timing matahari yang pas, foto yang keluar bisa bikin teman-teman di grup WA nanya, “Ini di mana, bro? Luar negeri?”

Yang bikin makin sempurna, ada area kuliner dengan seafood segar khas nelayan setempat. Makan ikan bakar sambil lihat Samudra Hindia dari ketinggian tebing? Itu bukan liburan biasa. Itu terapi.

Yang bikin makin sempurna, ada area kuliner dengan seafood segar khas nelayan setempat. Makan ikan bakar sambil lihat Samudra Hindia dari ketinggian tebing? Itu bukan liburan biasa. Itu terapi. Dan kalau kamu tipe yang nggak bisa diam, ada wahana jetski yang bisa disewa langsung di kawasan pantai. Ngebut di atas ombak Samudra Hindia sambil angin laut nampar muka itu level refreshing yang beda kelas dari sekadar scroll TikTok di kasur.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Purworejo Turunkan Ego dan Belajar dari Kebumen daripada Semakin Tertinggal

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

#2 Pantai Suwuk yang ramah keluarga

Pantai Suwuk terletak di Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, adalah pantai paling “ramah semua kalangan” di Kebumen. Garis pantainya panjang dan landai, cocok buat main layang-layang, naik kuda, atau sekadar jalan-jalan sore. Fasilitasnya juga nggak main-main: ada taman bermain anak, wahana ATV, sampai ini yang paling absurd tapi keren bangkai pesawat Boeing 737 yang disulap jadi wahana edukasi wisata.

Di sebelah barat pantai, Pegunungan Karst Gombong Selatan menjulang memberikan latar belakang dramatis yang bikin foto makin nendang. Warung-warung makan di sini menjamur dengan menu andalan pecel dan mendoan hangat. Mendoan di pinggir pantai sambil melihat laut? Kalau ini bukan kebahagiaan, mungkin definisi kamu tentang bahagia perlu di-update.

Pantai Suwuk adalah pilihan paling aman kalau kamu liburan bareng keluarga besar, termasuk dengan anggota keluarga yang susah diajak ke mana-mana karena “nggak ada fasilitasnya.” Di sini, alasannya habis.

#3 Pantai Logending (Ayah) tawarkan pengalaman baru berwisata di Kebuman

Kalau pantai-pantai lain menjual pasir dan ombak, Pantai Logending atau Pantai Ayah menjual sesuatu yang berbeda, yaitu pengalaman menyusuri hutan bakau. Terletak di muara Sungai Bodo yang memisahkan Kebumen dan Cilacap, pantai ini punya daya tarik yang tidak bisa kamu temukan di tempat lain.

Aktivitas paling seru di sini adalah menyewa perahu nelayan untuk berkeliling menyusuri hutan bakau di sepanjang muara sungai. Ekosistem pesisirnya masih terjaga dengan baik, bikin kamu ngerasa kayak lagi shooting National Geographic versi lokal. Dan karena Pantai Logending juga jadi pusat pelelangan ikan, kalau mau bawa pulang seafood segar dengan harga miring, ini tempatnya.

Tiket masuknya juga tidak akan bikin dompet menangis: Rp5.000 di hari kerja dan Rp10.000 di hari libur. Itu lebih murah dari parkir motor di mal kota.

#4 Pantai Karangbolong Kebumen, goa sarang walet yang bikin penasaran

Pantai Karangbolong berada di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, punya keunikan yang nggak dimiliki pantai mana pun. Dengan sebuah goa besar di tebing karang yang menjadi sarang burung walet. Fenomena langka ini menjadikan pantai ini spot foto yang sangat fotogenik. Bayangkan ada tebing karang dengan lubang besar di tengahnya, dipadukan hamparan pasir dan ombak biru.

Memang, berenang di sini tidak disarankan karena arus yang kuat. Tapi aktivitas lain tetap bisa dinikmati. Dari menyusuri goa saat air surut, memancing, sampai sekadar duduk-duduk di gazebo sambil menikmati pemandangan. Yang paling baru, kawasan ini sekarang dilengkapi Sagara View, sebuah destinasi dengan food court, perosotan raksasa, hingga area glamping yang menghadap langsung ke pantai.

Sagara View buka mulai pukul 06.00 hingga 19.00 WIB dengan tiket masuk Rp20.000. Weekend getaway yang nggak perlu tabungan khusus.

#5 Pantai Surumanis cocok untuk kamu yang butuh ketenangan di Kebumen

Pantai Surumanis adalah pantai tersembunyi di Kecamatan Ayah yang seperti tidak mau ditemukan. Aksesnya memang menantang, ada tanjakan dan turunan curam yang harus dilalui. Tapi begitu sampai, kamu akan paham kenapa usaha itu layak.

Pantai ini punya garis pantai panjang dengan pasir cokelat kehitaman yang eksotis dan bebatuan karang besar di sisi timur yang fotogenik. Karena belum banyak dikunjungi wisatawan massal, kebersihan di sini masih sangat terjaga. Suasananya tenang hanya ada suara ombak dan angin sepoi-sepoi. Tidak ada pedagang keliling. Masih rombongan ibu-ibu selfie. Hanya kamu dan laut.

Kalau kamu tipe yang liburan bukan untuk eksis tapi untuk benar-benar istirahat, Pantai Surumanis adalah tujuan yang paling jujur dan paling tepat.

#6 Pantai Sawangan dengan air terjun yang unik

Di tengah dominasi pasir hitam pantai selatan Jawa, Pantai Sawangan di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, hadir sebagai pengecualian yang menyenangkan. Pasir putih lembut berpadu dengan ribuan batu kecil senada, membentuk karpet alami yang terasa mewah di bawah kaki.

Keunikan Sawangan tidak berhenti di pasirnya. Pantai ini juga punya air terjun yang jatuh langsung ke bibir pantai perpaduan dua elemen yang jarang ditemukan di pantai manapun. Di atas tebing karst yang menghadap Samudra Hindia, ada kawasan Sawangan Adventure dengan jembatan kayu ikonik berbentuk ‘I Love You’ yang selalu penuh antrean foto. Ada juga area camping dan gua yang bisa dijelajahi kalau kamu mau memperpanjang petualangan.

Aksesnya menuntut sedikit perjuangan ada tangga menurun sekitar 10-15 menit. Tapi, begitu sampai di bawah dan melihat hamparan putih berpadu biru, semua otot kaki yang protes langsung lupa.

#7Pantai Watu Bale, ada replika Titanic dan itu bukan bercanda

Nama pantai ini diambil dari batu karang besar berbentuk seperti bale yang artinya tempat duduk dalam tradisi Jawa yang menjadi ikon utamanya. Terletak di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Pantai Watu Bale dikelilingi bukit karst Gombong Selatan yang memberikan latar belakang dramatis ke mana pun kamu mengarahkan kamera.

Spot foto di sini levelnya sudah sangat serius. Ada replika kapal Titanic dari kayu dan bambu di atas bukit lengkap seluruh badan kapal, bukan sekadar dek yang bikin pengunjung antri untuk bergaya ala Jack dan Rose. Ada juga jembatan segitiga dengan latar laut, rumah pohon, dan gardu pandang di tebing. Pengelolanya jelas paham bahwa di era media sosial, spot foto yang bagus adalah strategi pemasaran terbaik.

#8 Pantai Bopong, pantai kebumen yang murah meriah

Pantai Bopong di Desa Surorejan, Kecamatan Puring, adalah salah satu pantai dengan harga tiket masuk paling demokratis di Indonesia, yaitu sekitar Rp5.000 – Rp10.000 saja di hari weekdays, sudah termasuk parkir motor. Dengan harga segitu, kamu mendapat pantai berpasir hitam eksotis, laguna bernama Kali Gajah yang dikelilingi bukit kecil dan ilalang, plus jembatan kayu kecil ‘Heppi’ sebagai spot foto andalan.

Yang bikin Pantai Bopong benar-benar istimewa adalah status konservasinya sebagai habitat alami penyu bertelur. Pada musim tertentu, pengunjung bisa menyaksikan tukik bayi penyu yang dilepasliarkan ke laut. Tontonan yang, kalau jujur, lebih mengharukan dari banyak film bioskop yang pernah kamu tonton.

Laguna Kali Gajah berjarak sekitar 400-500 meter dari pantai utama, jadi bawa sandal yang nyaman. Pantai ini buka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

#9 Pantai Lampon bak teluk pribadi di balik bukit karst yang nggak banyak orang tahu

Pantai ini terletak di Desa Pasir, Kecamatan Ayah bersebelahan dengan Pantai Watu Bale. Pantai ini berbentuk teluk sempit di selatan perbukitan Karst Gombong Panjang, dengan garis pantai hanya sekitar 100 meter. Lebih pendek dari lapangan bola. Dan justru karena itu, rasanya seperti pantai pribadi yang kebetulan boleh dikunjungi umum.

Diapit dua bukit karst hijau di kanan dan kiri, air lautnya hijau biru jernih dengan ombak yang relatif tenang, anomali yang menyenangkan di tengah pantai-pantai selatan Jawa yang ombaknya biasanya tidak kenal kompromi. Di bukit sekitarnya ada spot foto romantis hasil kreasi pemuda lokal: gembok cinta, jembatan berbentuk love, dan panggok mesra. Tidak heran kalau Pantai Lampon jadi favorit para pasangan yang mau foto prewedding dengan latar laut dan tebing.

Bonus aktivitasnya ada flying fox, jelajah goa termasuk Goa Wora Wiri dan Goa Celeng yang hanya bisa dimasuki saat air surut. Ada juga Tanjung Karang Pengantin yang bisa dicapai lewat jembatan bambu eksotis. Saat saya pernah kesana, satu tiket Rp10.000 sudah membuka akses ke semua itu. 

Nama Lampon sendiri konon berasal dari kata “lampu”. Dahulu warga menggunakan cahaya dari batok kelapa untuk memandu nelayan yang tersesat di laut. Sebuah pantai yang bukan hanya indah, tapi punya cerita.

#10 Pantai Petanahan, pantai rakyat yang nggak perlu banyak gaya

Kalau pantai-pantai sebelumnya butuh effort seperti trekking, jalan berliku, atau perjuangan fisik lainnya, Pantai Petanahan di Desa Karanggadung, Kecamatan Petanahan adalah antitesisnya. Pantai ini mudah diakses, fasilitasnya lengkap, selalu ramai, dan harganya tidak akan bikin dompet stress.

Garis pantainya panjang dengan pasir hitam khas pantai selatan. Ombak yang menggulung dan angin lautnnya pun nggak main-main. Warung makan dan pedagang berjejalan di sepanjang pantai, menawarkan sate, bakso, es kelapa, dan semua makanan yang entah kenapa selalu terasa lebih enak kalau dimakan sambil kena angin asin.

Itulah beberapa pantai di Kebumen yang kerap membuat pengunjung kagum. Yakin deh, ketika mengunjungi pantai-pantai tersebut, tidak akan terbesit di kepala kalian kalau Kebumen pernah menjadi daerah termiskin se-Jawa Tengah. Kalian hanya akan terbuai dengan sepoi angin dan keindahannya. 

Penulis: Alifia Putri Nur Rochmah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 7 Aturan Tak Tertulis ketika Menetap di Kebumen yang Harus Kamu Tahu Biar Nggak Kaget.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2026 oleh

Tags: Kebumenpantaipantai kebumenwisata kebumenwisata pantaiwisata pantai kebumen
Alifia Putri Nur Rochmah

Alifia Putri Nur Rochmah

Penulis kelahiran Kebumen. Anak Ekonomi Pembangunan UNS yang lebih tertarik pada cerita di balik data. Berpengalaman sebagai content writer dan content creator, gemar berkelana ke tempat-tempat baru, dan menulis tentang apa saja dari yang serius sampai yang receh.

ArtikelTerkait

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal

6 Januari 2026
marine pesisir barat pantai sumatera mojok

Pesisir Barat, Mutiara di Pojok Tanah Sumatera

15 November 2020
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita!

15 Juli 2024
Hal-hal Menarik yang Ada di Desa Pujotirto Kebumen, Salah Satunya Pohon Jenitri yang Bikin Warga Kaya Raya

Perlahan Kebumen Naik Level, dari Kota Termiskin ke Kota yang Punya Kampus Ternama

17 Oktober 2025
Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja & Purwokerto (Pexels)

Kebumen Bukan Sebatas Tempat Singgah di Antara Jogja dan Purwokerto

17 Februari 2025
7 Pantai di Pacitan yang Cocok Didatangi di Akhir Pekan

7 Pantai di Pacitan yang Cocok Didatangi di Akhir Pekan

29 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Tempat Wisata Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Berkali-kali pantai gunungkidul

4 Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Demak Saat Pertama Kali Main ke Pantai Gunungkidul

12 April 2026
5 Varian Es Teh Paling Aneh, Baunya Aneh dan Bikin Sakit Perut (Unsplash)

5 Varian Es Teh Paling Aneh, Eksperimen Rasa yang Mending Tak Pernah Ada karena Baunya Jadi Aneh dan Bikin Sakit Perut

12 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd Mojok.co

Latihan Ujian CPNS Bikin Kena Mental karena Soal-soal TWK yang Absurd

14 April 2026
4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA Mojok.co

4 Hal yang Dikangenin dari Bandara Adisutjipto Jogja yang Nggak Akan Ditemukan di YIA

12 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI
  • Cuci Baju di Laundry Konvensional Lama-lama bikin Kapok, Bikin “Boncos” karena Baju Rusak dan Hilang Satu Persatu
  • Topik Grup WA Laki-laki “Sampah”, Isinya Info Link Menjijikan dan Validasi Si Paling Jantan
  • Nasib Perempuan di Tongkrongan dan Grup WA yang Isinya Laki-laki Mesum: Jelek Dihina, Cantik Dilecehkan
  • Repotnya Punya Mobil di Desa: Bisa Jadi “Musuh Masyarakat” Perkara Parkir dan Garasi, Masih Rawan Jadi Korban Kenakalan Bocil-bocil
  • Kabur dari Desa dan Memilih Tinggal di Kos Eksklusif Jakarta demi Ketenangan Batin, Malah Makin Kena Mental karena “Bahagia” di Kota Cuma Ilusi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.