Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Pemegang Paspor Indonesia Memang Harus Siap Sengsara di Luar Negeri

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
21 Januari 2025
A A
Pemegang Paspor Indonesia Memang Harus Siap Sengsara di Luar Negeri Mojok.co

Pemegang Paspor Indonesia Memang Harus Siap Sengsara di Luar Negeri (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

Beberapa waktu lalu, paspor Indonesia hangat menjadi perbincangan. Pemerintah hendak mengubah warna sampul dari hijau tosca menjadi merah maroon, lengkap dengan detail desain lain yang ikut berubah. Tidak jauh berselang, ada keputusan kenaikan tarif pembuatan paspor Indonesia yang mulai diterapkan pada Desember 2024. 

Di tengah keputusan-keputusan itu, banyak orang Indonesia kemudian mengeluhkan kekuatan paspor Indonesia. Paspor Indonesia termasuk lemah, menempati peringkat ke-66 menurut Henley Passport Index 2025. Kita hanya memiliki akses bebas visa ke 43 negara.

Itu mengapa, sebelum masuk ke negara-negara selain ke-43 negara tersebut, kita perlu memiliki Visa-on-Arrival (VOA) atau harus mengajukan visa di kedutaan besar negara yang bersangkutan sebelum keberangkatan. Tingkat keribetan untuk apply visa ini beragam, tergantung negara dan rekam jejak kita.

Sebagai pemegang paspor yang lemah, ada berbagai pengalaman dan tantangan yang dirasakan oleh orang Indonesia di negara lain. Nggak sedikit kejadian kurang menyenangkan harus dialami oleh pemilik paspor hijau tosca ini. Berikut ini beberapa pengalaman yang saya dan teman-teman saya rasakan.

Pemegang paspor Indonesia dikit-dikit hasrus apply visa

Saat ini saya tinggal di Turki. Saya sering banget menemukan iklan tur liburan ke negara-negara tetangga Turki, seperti Georgia, Yunani, hingga Bosnia Herzegovina. Harganya lumayan terjangkau dan jaraknya pun nggak jauh, apalagi dari domisili saya sekarang. Persoalannya, ketiga negara tersebut nggak memberlakukan bebas visa bagi orang Indonesia sehingga harus apply visa terlebih dahulu. Niat pengin ikut tur biar lebih mudah dan murah malah berubah jadi susah.

Hal lain yang bikin dongkol, traveling ke Benua Biru sebenarnya mudah karena Turki berbatasan langsung dengan beberapa negara Eropa. Bahkan, ada kereta yang melayani perjalanan langsung ke Eropa Barat. Namun, rute ini melintasi banyak negara yang mewajibkan saya sebagai warga negara Indonesia yang paspornya lemah punya via terlebih dahulu. Wajib hukumnya membuat visa Schengen yang menurut pengalaman sebagian orang nyaris mustahil itu.

Baca halaman selanjutnya: Administrasi dipersulit…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 26 Januari 2025 oleh

Tags: highlightIndonesialuar negeripasporpaspor indonesia
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

10 Perbedaan Kehidupan Anak SMA Korea dan Indonesia Terminal Mojok

10 Perbedaan Kehidupan Anak SMA Korea dan Indonesia

13 Maret 2022
Kebiasaan Buruk Jemaah Umroh Indonesia yang Bikin Petugas Bandara Madinah Ngelus Dada Mojok.co

Kebiasaan Buruk Jemaah Umroh Indonesia yang Bikin Petugas Bandara Madinah Ngelus Dada

7 Februari 2025
cocoklogi

Cocoklogi Bencana di Indonesia: Kok Salah Pak Jokowi?

5 Agustus 2019
5 Uang Kertas Indonesia dengan Desain Terkeren terminal mojok.co

5 Uang Kertas Indonesia dengan Desain Terkeren

19 November 2021
Kenapa Turis Indonesia Lebih Sibuk Berbelanja dan Berfoto Ria daripada Turis Eropa Terminal Mojok

Kenapa Turis Indonesia Lebih Sibuk Berbelanja dan Berfoto Ria daripada Turis Eropa?

2 Desember 2022
erupsi gunung sinabung bencana alam karena ulah manusia di indonesia mojok.co

Sebelum Takut sama PD III, Takutlah Dulu sama Bencana Alam Buatan Manusia

8 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026
PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit Terminal

PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit

8 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.