Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
5 Agustus 2026
A A
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis tentang kontrasnya kondisi jalan nasional di perbatasan Purworejo dan Kulon Progo. Waktu itu perhatian saya tertuju pada perbedaan kualitas jalan di dua wilayah yang bertetangga. Setelah beberapa kali kembali melewati jalur yang sama, saya justru sampai pada pemikiran lain. Persoalannya bukan lagi soal membandingkan Purworejo dengan Kulon Progo, melainkan tentang kesan pertama yang diterima setiap orang ketika memasuki Purworejo.

Banyak daerah membangun tugu perbatasan sebagai penanda wilayah. Ada yang membuat gapura besar, memasang tulisan “Selamat Datang”, atau menghadirkan ikon yang menjadi kebanggaan daerahnya. Penanda seperti itu memang tidak mengubah apa pun, tetapi setidaknya memberi kesan bahwa setiap pendatang disambut sejak pertama kali memasuki wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Purworejo seolah memiliki penanda perbatasannya sendiri. Bukan tugu, bukan gapura, melainkan perubahan kondisi jalan yang langsung terasa begitu roda kendaraan melintas. Kalau berangkat dari arah Yogyakarta, saya hampir tidak pernah memperhatikan batas administrasi kabupaten. Motor yang mulai berguncang, kecepatan yang otomatis berkurang, dan mata yang sibuk mencari bagian jalan yang lebih rata sudah cukup menjadi isyarat bahwa Purworejo sudah di depan mata.

Purworejo sudah dinilai bahkan sebelum perjalanan berhenti

Pengalaman seperti itu tentu tidak hanya saya rasakan. Banyak pengendara yang rutin melewati jalur nasional Yogyakarta–Purworejo barangkali punya cerita yang sama. Sebelum sempat melihat papan nama wilayah, mereka sudah lebih dulu menyesuaikan cara berkendara agar terhindar dari lubang atau jalan yang bergelombang.

Padahal, jalan adalah hal pertama yang ditemui siapa pun sebelum mengenal sebuah daerah lebih jauh. Wisatawan belum sempat mampir menikmati kuliner khas Purworejo, belum mengunjungi tempat wisatanya, bahkan belum berinteraksi dengan warganya. Tapi kesan pertama sudah terbentuk dari aspal yang bikin mereka berguncang.

Saya memahami bahwa ruas jalan nasional yang menghubungkan Purworejo dan Yogyakarta bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Purworejo. Statusnya sebagai jalan nasional membuat pemeliharaan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Namun, bagi pengguna jalan, pembagian kewenangan itu bukan hal pertama yang terlintas di kepala. Mereka hanya ingin perjalanan berlangsung nyaman dan aman.

Baca halaman selanjutnya

Yang penting jalannya nyaman dulu aja, udah!

Baca Juga:

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 6 Agustus 2026 oleh

Tags: jalan nasional purworejojalan rusak di purworejoperbatasan kulon progo-purworejoPurworejo
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

24 September 2025
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali Mojok.co

Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali

5 Januari 2024
Menyetel Konten Dakwah itu Baik tapi Tidak dengan Suara Keras di Dalam Prameks kereta prameks

KA Prameks, Juru Selamat Warga Purworejo dari Rutinitas Motoran ke Jogja yang Melelahkan

23 Maret 2026
Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta Mojok.co

Motor Honda CB Lawas, Standar Sukses Pemuda Purworejo yang Merantau ke Jakarta 

6 Maret 2026
Jalan Raya Purworejo-Salaman, Jalan yang Dituduh Nyeremin dan Nggak Menyenangkan untuk Dilewati, padahal Aman-aman Aja!

Jalan Raya Purworejo-Salaman, Jalan yang Dituduh Nyeremin dan Nggak Menyenangkan untuk Dilewati, padahal Aman-aman Aja!

4 September 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.