Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Panduan Bagi Para Pelamar Kerja Jika Ingin Mengundurkan Diri dari Rekrutmen

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
19 Juli 2020
A A
pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak pelamar kerja yang beranggapan HRD suka banget ghosting: setelah pelamar mengikuti serangkaian proses, tidak ada kabar lagi dari HRD. Cara ghosting-nya biasa bermodalkan kalimat template di akhir sesi wawancara seperti ini:

“Terima kasih sudah mengikuti proses interview, ya. Nanti akan kami hubungi kembali jika ada info atau proses lanjutan.”

Kalau sudah mendapat kalimat pamungkas tersebut, sering kali pelamar merasa H2C, entah kapan dihubungi kembali. Meski belum tentu lolos, menurut pengakuan para kolega dan pelamar kerja, mereka akan lebih senang jika diberi kabar mengenai akhir proses rekrutmen, sekalipun dinyatakan tidak lolos.

Agar fenomena ghosting ini tidak menjadi sesuatu hal yang berkelanjutan di dunia kerja, saya punya saran yang bisa dilakukan oleh para HRD dan para pelamar kerja.

Saran bagi HRD

Baiknya memberi tenggat atau masa tunggu paling lama. Jadi, pelamar kerja tahu berapa lama harus menunggu. Jadi, kalaupun tidak ada kabar sama sekali, mereka bisa mengira-ngira sendiri bahwa memang belum rezeki alias belum lolos kualifikasi. Cara ini sangat mungkin dilakukan, kok. Biar nggak dibilang ghosting terus.

Saran bagi para pelamar kerja

Jika HRD tidak memberi perkiraan waktu tunggu maksimal tentang proses lanjutan, tidak ada salahnya kok bertanya. Selama dilakukan secara sopan, harusnya HRD akan memberi respons/info terkait hal tersebut.

Gimana? Win-win solution, kan? Saya pikir, cukup efektif dalam meminimalisir praktik ghosting.

Tapi, di sisi lain, para pelamar kerja juga sadar nggak, sih, kalian juga suka ghosting. Bilangnya, “Oke” atau “Iya, saya bisa mengikuti proses interview”, tapi pas hari pelaksanaan interview justru nggak ada kabar sama sekali. Menghilang gitu aja. Hal ini juga menjadi sesuatu yang tidak mengenakkan bagi para HRD.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Sebelumnya, saya juga bisa memahami beberapa alasan para pelamar kerja mengundurkan diri dari suatu proses seleksi karyawan. Dua di antaranya yang sering kali saya terima, yakni tidak tertarik melanjutkan proses atau sudah mendapat penawaran di tempat lain.

Apa pun alasannya, jika ingin mengundurkan diri dari proses seleksi karyawan di suatu perusahaan, saran saya, pastikan memberi kabar pihak HRD lebih dulu. Jangan sekali-kali menghilang tanpa kabar begitu saja.

Saya punya pengalaman secara langsung terkait hal tersebut. Seorang kandidat yang saya hubungi untuk mengikuti proses, sewaktu saya telepon dan dikirim email, sepakat bisa mengikuti proses wawancara. Namun, pada hari-H tidak datang sama sekali. Setelah berbulan-bulan lamanya, ia menghubungi saya kembali menanyakan soal lowongan kerja yang tersedia.

Saya memberi informasi sebagaimana biasanya, tapi tentu kepercayaan saya terhadap kandidat ini sudah menurun. Ada keraguan yang tebersit, “Nanti dia datang atau ngilang lagi, ya?”

Lain halnya ketika para pelamar kerja memberikan konfirmasi saat ingin mengundurkan diri dari proses wawancara kerja. Bisa melalui media apa saja. Telepon, email, pesan singkat, atau akun media sosial resmi suatu perusahaan (jika diizinkan).

Pemberitahuannya bisa secara formal, semi-formal, atau kasual sekalipun. Bagaimanapun caranya, yang penting isi pesan tetap sopan dan informasi bisa diterima dengan baik oleh pihak HRD atau perusahaan.

Ini serius, sebab tiap HRD punya catatan masing-masing untuk tiap kandidat yang pernah diwawancara. Jadi, ada baiknya dari pihak HRD maupun pelamar kerja sama-sama meninggalkan kesan baik untuk setiap proses seleksi karyawan yang berlangsung. Efeknya tentu saja bisa sampai membuat citra diri sekaligus perusahaan menjadi baik.

Dan untuk para pelamar kerja, ada baiknya mulai dari sekarang membiasakan diri peduli terhadap proses interview yang diikuti di perusahaan mana pun. Pasalnya, first impression dan attitude yang baik akan menggiring ke hasil yang baik pula. Saran saya, hal itu bisa dimulai dari memberi respons pesan dari pihak HRD, termasuk saat mengonfirmasi diri tidak tertarik untuk mengikuti proses rekrutmen lebih lanjut.

Terlepas dari apa pun respons yang diberikan pihak HRD, paling tidak kandidat sudah mengomunikasikan dengan baik dan mengundurkan diri baik-baik pula. Harapannya sih, kalau di waktu mendatang ternyata dipanggil kembali untuk mengikuti proses, tidak ada perkara lain yang tersisa. Yang ada hanya fokus dan bisa memberi penilaian secara objektif dalam proses wawancara kerja.

BACA JUGA Lowongan Kerja Sales dan Marketing di Mana-Mana, Emang Kerjanya Ngapain, sih? dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: HRDLowongan Kerjapelamar kerjarekrutmen
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Syarat Lowongan Kerja yang Membunuh Fresh Graduate (Unsplash)

Syarat Lowongan Kerja yang Membunuh Fresh Graduate

13 Desember 2022
pelamar kerja wawancara kerja lamaran kerja calon karyawan surat lamaran cv copas melamar kerja mojok.co

Menerka Mana yang Lebih Efektif: Melamar Pekerjaan secara Online atau Konvensional?

10 Oktober 2020
Dear Pelamar Kerja, Nggak Bisa Bahasa Inggris saat Wawancara Kerja Bukanlah Suatu Dosa terminal mojok

Dear Pelamar Kerja, Nggak Bisa Bahasa Inggris saat Wawancara Kerja Bukanlah Suatu Dosa

18 Juni 2021
Efek Laten dari JHT yang Hanya Bisa Cair di Usia 56 Tahun terminal mojok.co

Efek Laten dari JHT yang Hanya Bisa Cair di Usia 56 Tahun

13 Februari 2022
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

2 Maret 2026
Yang Menjengkelkan dari Rekrutmen Adalah Saat Recruiter-nya Menghilang terminal mojok.co

Yang Menjengkelkan dari Rekrutmen Adalah Saat Recruiter-nya Menghilang

15 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI Mojok.co

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI 

13 Juli 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran

15 Juli 2026
Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

13 Juli 2026
Nuduh semua fans Argentina pendukung zionis itu memang tolol (Unsplash)

Cacat logika menuduh fans timnas Argentina sama dengan mendukung zionis

12 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.