Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Nggak Cuma di Jogja: Malioboro Juga Punya Cabang di Beberapa Kota

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
8 November 2021
A A
Nggak Cuma di Jogja: Ternyata, Malioboro Punya Cabang di Beberapa Kota terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tak kenal dengan Jalan Malioboro? Kawasan yang terletak tepat di jantung kota Yogyakarta ini merupakan jujugan wajib bagi para pelancong. Malioboro menawarkan berbagai macam wisata, mulai dari wisata belanja, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

Tak seperti nama Jalan Jendral Sudirman yang menghiasi hampir di setiap provinsi, nama Jalan Malioboro hanya terdapat di Yogyakarta. Mungkin, itulah yang menyebabkan Malioboro menjadi istimewa. Saking istimewanya Malioboro menjadi kiblat tata ruang bagi kota-kota lain. Nggak percaya? Yuk kita bahas satu per satu.

#1 Desa Kauman Gresik

Desa Kauman yang terletak di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik ini sempat viral di media sosial. Bagaimana tidak? Trotoar di kawasan Masjid Kanjeng Sepuh tersebut dipasangi beberapa kursi dan lampu jalan hingga mirip dengan Malioboro. Bahkan, agar feel-nya lebih dapet, setiap akhir pekan terdapat kelompok musisi angklung tradisional yang siap menghibur para pengunjung.

Selain itu, terdapat pedagang kaki lima yang menjajakan aneka camilan. Kudapan khas kota santri seperti bonggolan dan bongko kopyor dapat dengan mudah kita jumpai di sini. Konon saking ramenya, omset para pedagang kini melesat drastis hingga menyentuh ke angka 80%.

Untuk memasuki Desa Kauman ini pengunjung tidak perlu membeli tiket alias gratis. Kini, buruh-buruh pabrik yang sedang bekerja di kawasan industri Gresik asal Yogyakarta atau yang pernah menuntut ilmu di Kota Gudeg tersebut perlu jauh-jauh untuk sekadar bernostalgia.

#2 Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo

Lain Gresik, lain pula di Ponorogo. Pemerintah Kabupaten Ponorogo mempercantik Jalan HOS Cokroaminoto agar menyerupai Malioboro. Bahkan, tim dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo sampai melakukan study tour ke Malioboro yang asli. Diharapkan dengan perubahan wajah di Jalan HOS Cokroaminoto ini dapat meningkatkan roda perekonomian warga Kota Reog.

Layaknya Malioboro yang punya banyak kantong parkir, Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo juga menyiapkan lahan parkir. Lahan parkir tersebut diatur langsung oleh Dinas Perhubungan setempat. Oh iya, di sini juga disediakan banyak spot selfie untuk menarik minat masyarakat.

#3 Jalan Ahmad Yani Kota Tegal

Kosep city walk Malioboro ingin diduplikasi Pemerintah Kota Tegal di Jalan Ahmad Yani. Seperti di Ponorogo, mega proyek ini bertujuan untuk memperkokoh perekonomian warga setempat. Warga Jalan Ahmad Yani awalnya menolak konsep city walk tersebut. Pihak Pemerintah Kota dituding tidak becus dalam masalah sosialisasi dan studi kelayakan untuk proyek yang diperkirakan akan menghabiskan total biaya sebesar Rp9,7 miliar ini.

Baca Juga:

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Aksi protes dilancarkan oleh simpatisan Perkumpulan Penghuni dan Pengusaha Jalan Jenderal Ahmad Yani (P3 JAYA) dengan cara memasang spanduk di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Pembabatan pohon rindang demi dibangunnya Maliboro-nya Tegal juga menjadi salah satu kritikan pedas warga setempat terhadap Pemerintah Kota.

Namun, setelah dilakukan desain ulang, warga akhirnya menerima proyek penataan kawasan yang dimulai pada awal November ini. Desain awal yang menggambarkan trotoar selebar 4 meter direvisi menjadi 3,5 meter. Desain revisi juga mencantumkan kendaraan bermotor boleh parkir di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Hmmm, makin mirip Jalan Malioboro zaman dulu, ya?

Ketiga contoh di atas merupakan kabar baik bagi dunia wisata Yogyakarta. Setelah munculnya Yogyakarta rasa Ubud, kini Yogyakarta bisa membusungkan dada, di mana Jalan Malioboro yang termahsyur itu kini bisa berekspansi ke kota lain.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 November 2021 oleh

Tags: GresikMalioboroponorogotegal
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Nggak Usah Sok Ngomong Bahasa Jawa Saat Belanja di Malioboro, Nggak Semua Pedagangnya Orang Jawa Kok!

Nggak Usah Sok Ngomong Bahasa Jawa Saat Belanja di Malioboro, Nggak Semua Pedagangnya Orang Jawa Kok!

25 November 2019
3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

3 Kuliner Autentik Gresik yang Kurang Cocok di Lidah Wisatawan

15 Desember 2024
Mari Bersepakat Kota dan Kabupaten Tegal Adalah Jepangnya Indonesia terminal mojok.co

Sauto, Makanan Khas Tegal Perpaduan Dua Budaya

29 Mei 2021
Kayutangan Heritage: Malioboro KW yang Begitu Mahal

Kayutangan Heritage: Malioboro KW yang Begitu Mahal

15 Januari 2023
4 Alasan Julukan Maliogoro untuk Jalan MH Thamrin Bojonegoro Kurang Tepat

Dear Bojonegoro, Kamu Nggak Harus Ikutan Bikin Malioboro Baru kok

14 Januari 2023
4 Alasan Orang Tegal Mikir Seribu Kali sebelum Makan di Warteg Mojok.co

4 Alasan Orang Tegal Mikir Seribu Kali sebelum Makan di Warteg

20 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Desa Penundan, Surga Dunia bagi Sopir Truk dan Bus yang Melewati Jalan Alas Roban Mojok.co

5 Larangan Tak Tertulis yang Wajib Dipatuhi Pengendara Saat Melintasi Alas Roban

10 Februari 2026
Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai Mojok.co

Suzuki Address: Motor Matic yang Namanya Aneh dan Asing, tapi Nyaman Dikendarai

13 Februari 2026
Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

10 Februari 2026
3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton Mojok.co

Alasan Saya Ogah Main Padel dan Tetap Bertahan Main Badminton

11 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Hari Suci Terpenting Umat Hindu, Mahashivaratri Perdana Digelar di Candi Prambanan dengan 1008 Dipa Menyala
  • Obati Patah Hati dengan Lari 176 km: Cara Gen Z Menebus Dosa Lingkungan Sambil Jadi Pelari Kalcer
  • Orang Tua yang Menua adalah Ketakutan Terbesar Anak, meski Kita Menolak Menyadarinya
  • Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan
  • “Valentine Bukan Budaya Kita”: Mengapa Perayaan Hari Kasih Sayang Cuma Dimaknai Sedangkal Berhubungan Seks?
  • Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.