Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

‎Lupakan Gaji 5 Juta, Pertimbangkan Hal Ini sebelum Menetap di Gresik!

Mohammad Mukarom oleh Mohammad Mukarom
1 Januari 2026
A A
‎Lupakan Gaji 5 Juta, Pertimbangkan Hal Ini sebelum Menetap di Gresik!

‎Lupakan Gaji 5 Juta, Pertimbangkan Hal Ini sebelum Menetap di Gresik! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selagi masih muda, tinggal di Kabupaten Gresik rasanya cukup menjanjikan. Apalagi alasannya untuk mencari uang, yang mana UMK Kota Santri tahun 2026 saja sudah tembus lima juta lebih! UMK ini bahkan menjadi yang tertinggi kedua di Jawa Timur.

‎Akan tetapi jangan berekspektasi terlalu tinggi. Terlebih jika kamu hendak memutuskan untuk menua di Gresik. Bermimpi bisa hidup semati di daerah ini ibarat kamu menjalani sebuah hubungan toxic. Jatah bulanan dijamin tidak kurang-kurang, tapi lama-lama saya sadar kalau Gresik punya sisi gelap dan akan membunuh perlahan.

ADVERTISEMENT

‎Kalau kamu salah satu orang yang iri dengan warga asli Gresik karena alasan UMK tinggi, coba saya rinci apa saja kebobrokan kabupaten tersebut.

Dilema hidup di kota industri dan bergaji tinggi

‎Harus saya akui Gresik memiliki daya tarik tersendiri. Dengan kenaikan UMK terbaru, saya yakin banyak pendatang tergiur ingin berkarier di kota ini. Belakangan ini, pegawai di kawasan Jiipe saja banyak diisi warga luar. Pendatang terbanyak dari Lamongan dan Bojonegoro. Tak menutup kemungkinan warga lintas provinsi yang ber-UMK jauh lebih rendah di bawah Gresik, juga berbondong-bondong merantau ke sini.

‎Jadi buruh di Gresik sama membanggakannya dengan menjejakkan kaki dan berkarir di Jakarta. Cukup percaya diri jika ditanya tetangga, kamu kerja di mana. Jujur, saya pun begitu.

‎Tetapi ada hal yang paling saya benci dari Gresik, yakni sulitnya mendapatkan udara segar. Pernah, saya selesai lembur kerja dan pulang jam dua malam. Logikanya, jam segitu seharusnya sepi dari produktivitas industri dan udara dini hari pasti jauh lebih sopan masuk hidung. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya.

‎Gresik semakin gila di jam-jam malam. Sering kali saya musti nahan nafas ketika melintasi jalanan dari arah kota menuju ke bagian utara Gresik. Bau kimia, belerang, dan bau mulut saya pun menyatu. Tentu memuakkan. Baunya aneh sampai saya bingung bagaimana mendefinisikan aromanya, tapi yang jelas dada terasa sesak dan kepala ikut pening.

‎Bisa dibayangkan, jika saya meninggal dan kemudian diautopsi, medis menyatakan bahwa jaringan paru-paru saya rusak akibat paparan udara Gresik. Apalagi data lima tahun terakhir mengatakan, penyakit ISPA dan TBC sering ditemui di kota ini. Semakin memperkuat opini saya bahwa Gresik tidak ramah lingkungan.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

‎Memang betul, ini salah satu risiko yang harus saya terima. Makanya saya merasa Gresik dengan gaji tinggi pun ternyata tidak menjamin hidup layak di masa tua. Bercita-cita untuk slow living di daerah ini, butuh perenungan dan perhitungan.

Baca halaman selanjutnya: Gara-gara Gresik saya terpaksa berhenti merokok…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2026 oleh

Tags: gaji umrGresikkabupaten gresikpilihan redaksiumk gresikumr gresik
Mohammad Mukarom

Mohammad Mukarom

Seorang penyiar radio yang lagi doyan nulis artikel opini dan sedang membangun minat baca lewat tulisan-tulisan di Mojok.

ArtikelTerkait

4 Rekomendasi Jas Hujan Paling Awet dan Nggak Rembes

4 Rekomendasi Jas Hujan Paling Awet dan Nggak Rembes

21 November 2024
Naik Trans Jatim Bakal Merana kalau Bareng Penumpang Nggak Peka seperti Ini Mojok.co

4 Penderitaan Warga Lamongan-Gresik yang Sehari-hari Naik Trans Jatim Koridor K4

14 September 2025
Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi...

Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi…

15 Januari 2024
Perempatan Informa, Titik Paling Kacau di Cinere Depok. Saking Kacaunya, Saya Pernah Mati Kutu Selama 1 Jam di Sini!

Perempatan Informa, Titik Paling Kacau di Cinere Depok. Saking Kacaunya, Saya Pernah Mati Kutu Selama 1 Jam di Sini!

17 Juni 2024
5 Ciri Khas yang Melekat pada Bakso Malang Terminal Mojok

5 Ciri Khas yang Melekat pada Bakso Malang Asli

16 Agustus 2022
4 Hal yang Sering Disalahpahami sebagai Bukti Kehadiran Makhluk Astral terminal mojok

4 Hal yang Sering Disalahpahami sebagai Bukti Kehadiran Makhluk Astral

12 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Saya pikir, publikasi jurnal saat kuliah pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, ternyata lebih banyak menguji mental Mojok.co

Saya pikir publikasi jurnal saat pascasarjana bakal menguji kemampuan akademik, nyatanya lebih banyak menguji mental

29 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

28 Juli 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.