Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Menurut Saya, Gresik Nggak Cocok Dijuluki Kota Santri

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
1 April 2023
A A
Menurut Saya, Gresik Nggak Cocok Dijuluki Kota Santri

Ilustrasi mengaji (Ainul Ghurri via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selaku masyarakat Gresik sekaligus pernah mengenyam pendidikan pesantren di Kabupaten tersebut, saya sedikit heran mengapa Gresik kok bisa menyebut dirinya sebagai kota Santri. Jika mengklaim diri sebagai Kota Pudak, saya mungkin bisa menerimanya, karena memang pudak merupakan makanan khas dari Gresik. Tapi ini, kota santri? Apa iya kabupaten ini paling santri dibandingkan dengan daerah lain?

Setelah dipikir-pikir, klaim sebutan kota santri pada Kabupaten Gresik menurut saya sangat bermasalah. Mulai dari kronologi, hingga indikator yang nggak begitu jelas. Seolah-olah sebutan kota santri pada Kabupaten Gresik ini begitu terlalu dipaksakan, nggak representatif, dan merupakan sebuah dosa ketika dilekatkan pada kabupaten ini, karena nggak sesuai dengan apa adanya.

ADVERTISEMENT

Mengapa kok saya mengatakan demikian? Jadi ada beberapa alasan mengapa label kota santri itu nggak cocok sama sekali dilekatkan pada Gresik. Jika ngotot dilekatkan, adalah sebuah hal yang aneh menurut saya.

Terjebak pada romantisme sejarah

Sebenarnya kenapa Gresik disebut sebagai kota santri sempat diulas oleh salah satu kontributor Terminal Mojok, Arum Ariyaya. Sebagaimana penjelasannya dan kebanyakan literatur yang berkembang bahwa sebutan kota santri pada Kabupaten Gresik tidak dapat terlepas dari penyebaran Islam di Gresik oleh banyak wali, mulai dari Sunan Giri, Sunan Maulana Malik Ibrahim, Siti Fatimah binti Maimun, Kanjeng Sepuh dan lainnya yang nggak mungkin saya sebut satu per satu.

Nah, kesemua wali itu memiliki santri yang begitu banyak dan berkontribusi besar dalam penyebaran Islam di Gresik yang begitu pesat. Melalui kronologi itulah mengapa Gresik disebut sebagai Kota Santri.

Tapi, kalau saya boleh jujur ya, jika itu yang digunakan alasan penyebutan kota santri, menurut saya itu seperti terjebak dalam romantisme sejarah. Melalui masa silam yang dianggap membanggakan, pada akhirnya Gresik hanya terpaku pada kenangan sejarah tanpa bisa memaknai sebutan kota santri yang diklaimnya.

Selain itu, jika kota santri adalah identitas kota ini, seharusnya klaim itu tetap relevan hingga sekarang. Namun, nyatanya tidak sama sekali. Gresik nggak mampu mempertahankan kepopuleran identitasnya pada masa silam.

Jumlah pesantrennya yang biasa saja

Sebagaimana disinggung sebelumnya, Gresik terjebak dalam romantisme sejarah, hingga lupa mengkontekstualisasikan klaimnya atas kota santri. Dulu memang mungkin bisa disebut kota santri karena perkembangan Islamnya yang pesat atau jumlah santrinya yang banyak. Namun, tidak untuk sekarang. Jumlah pesantren di kabupaten ini tidak sefantastis daerah-daerah lain.

Baca Juga:

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

Jika secara nasional, berdasarkan data dari Kemenag RI per April 2022, provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak itu Jawa Barat loh, dengan total 8.343 lembaga pesantren. Sedangkan Jawa Timur di urutan ketiga dengan jumlah 4.452 pesantren. Selevel Jawa Timur aja udah tersisihkan, apalagi Gresik.

Jika dalam skala provinsi Jawa Timur, justru daerah yang paling banyak pesantrennya itu Jember dengan total 611 pesantren. Sedangkan Gresik, jauh banget dari itu, nggak sampek separuhnya bahkan, yang hanya ada kisaran 143 pesantren. Boro-boro fantastis, masuk urutan sepuluh besar pesantren terbanyak aja nggak nyampek. Lantas kenapa kok sebutan kota santri masih dilekatkan pada Gresik?

ADVERTISEMENT

Jumlah santri yang juga biasa saja

Nggak hanya sampai pada jumlah pesantren, jumlah santri pun di kabupaten Gresik itu biasa-biasa saja. Nggak yang membludak banget santrinya, sampai-sampai pesantren kekurangan tempat. Biasa aja, sebagaimana pesantren pada umumnya.

Yaa, meskipun perlu diakui Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah santri terbanyak se-nasional. Perlu dicatat bahwa Gresik bukanlah daerah yang menyumbang santri terbanyak di Jawa Timur.

Terpantau, dari data Kemenag Jawa Timur tahun 2017, daerah yang jumlah santri terbanyak itu justru Kediri, dengan total 78.355. Sedangkan Gresik jauh di bawahnya pada urutan kesebelas dengan jumlah 23.703 santri. Masuk sepuluh besar terbanyak aja nggak. Bahkan nggak sampai setengahnya dari Kediri. Nah, loh, masih mau ngotot nyebut diri sendiri sebagai Kota Santri?

Resolusi jihad santri nggak muncul dari Gresik

Terakhir, kalian tau kan Hari Santri? Peringatan setiap tanggal 22 Oktober itu, loh. Ya, sebuah momentum tepatnya pada 22 Oktober 1945 yang kala itu K.H. Hasyim Asy’ari menggelorakan Resolusi Jihad, khususnya di kalangan santri, untuk melawan bangsa kolonial. Di kisah itu, nasionalisme santri benar-benar dibakar.

Tapi, sayangnya resolusi jihad itu nggak dicetuskan di Gresik yang katanya kota santri itu. Melainkan dicetuskan di Surabaya, yang juga menjadi salah satu pendorong momentum Hari Pahlawan 10 November. Kalo resolusi jihad santri dicetuskan di kota ini, ya lumayan lah ada peristiwa heroik nasionalis untuk pengklaiman kota santri, tapi ini kan nggak.

Sedangkan si pencetus resolusi jihad, K.H. Hasyim Asy’ari sendiri bukan orang Gresik, yang mungkin bisa bolak balik Surabaya-Gresik, tapi beliau asli orang Jombang. Dari lahir hingga wafatnya pun di Jombang.

Lantas, kenapa label kota santri masih kekeuh dilekatkan di kabupaten Gresik? Dipikir-pikir lagi, deh, bapak Bupati dan Ibu Wabup khususnya. Klaim yang pasti-pasti aja, lah, untuk label kabupaten Gresik, kota pudak misalnya, atau kota industri juga boleh.

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal
Editor: Rizky Prasetya

ADVERTISEMENT

BACA JUGA 3 Hal Istimewa yang Bisa Kamu Dapat di Gresik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2023 oleh

Tags: Gresikjulukanklaimkota santri
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

19 November 2024
Culture Shock yang Saya Alami Saat Kulineran di Gresik nasi krawu

Culture Shock yang Saya Alami Saat Kulineran di Gresik

28 Juli 2022
3 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Gresik Terminal Mojok

3 Rekomendasi Kuliner Legendaris di Gresik

9 Agustus 2022
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Culture Shock Orang Jogja Saat Mendengar Bahasa Jawa Orang Gresik

Culture Shock Orang Jogja Saat Mendengar Bahasa Jawa Orang Gresik

3 Maret 2024
Ilustrasi Romokalisari Surabaya, Wisata Mahal yang Isinya Penyesalan (Unsplash)

Penyesalan Berwisata ke Romokalisari Adventure Land Surabaya, Tempat Wisata Berkedok Adventure Land, tapi Isinya Cuma Panas dan Mahal bagi Mahasiswa

21 April 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen (Unsplash)

Yang perlu kamu ketahui tentang trail run, olahraga lari yang nggak bikin bosen

26 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.