Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Gresik: Kota Santri atau Kawasan Industri?

Arum Ariyaya oleh Arum Ariyaya
22 November 2021
A A
Gresik
Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai kabupaten dengan UMK tertinggi nomor dua di Jawa Timur, Gresik menjadi jujugan perantau hampir dari tiap kota di Jawa Timur. Bahkan sebagian kota dari Jawa Tengah.

Lokasi kota Gresik yang strategis di pesisir pantai dan pusat perekonomian ini ternyata sudah dimanfaatkan sejak zaman baheula. Perantau dari berbagai negara telah menempati kota ini untuk berdagang. Nyatanya, di Jalan Kyai Haji Zubair atau dikenal dengan sebutan Kampung Arab dihuni oleh mayoritas keturunan Arab. Bersebelahan dengan Kampung Arab, klenteng juga berdiri dan masih digunakan sembahyang masyarakat oriental. Tentunya, di sekitar juga bermukim warga lokal hidup berdampingan dengan “perantau” ratusan lalu tersebut.

Pembaca di sini pernah ziarah ke Wali Songo? Wah pasti tak ketinggalan juga ke Kota Pudhak ini. Dua dari sembilan wali di Pulau Jawa dimakamkan di sini. Yaitu Sunan Giri yang dimakamkan di Gunung Giri dan Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) yang dimakamkan di daerah kampung Arab. Selain dikunjungi oleh berbagai peziarah dari luar kota, masyarakat Gresik sendiri pun tak pernah bosan menziarahi waliyullah ini. Apalagi malam Jum’at, waduh ramenya sudah kayak Matahari cuci gudang.

Wisata religi lain sebenarnya banyak yang harus dikunjungi sebagai bukti sejarah perkembangan Islam khususnya di Jawa Timur. Salah satunya adalah makam Siti Fatimah Binti Maimun yang panjangnya sekitar tujuh meter. Maka dari itu makam keponakan Syekh Maulana Malik Ibrahim ini disebut juga makam panjang. Letaknya cukup strategis, dekat dengan Kawasan Industri Maspion dan JIIPE di jalur Pantura.

Sebagai kota yang pernah ditinggali oleh para wali, tentunya hampir di setiap sudut kota Gresik berdiri pondok yang berhaluan Ahlus sunnah wal jamaah. Jangan heran jika berseliweran kaum adam berbagai usia memakai sarung dan peci putih meski bukan pada acara keagamaan. Rebo wekasan, haul desa atau kecamatan, hadrah di tiap mushola atau masjid. Wes pokoke suasana Ramadan lah tiap harinya. Lah, terus ramadhannya sendiri di sana gimana kalau bukan ramadan aja begitu?

Oleh karena hal-hal di atas, Gresik menyebut dirinya Kota Santri. Sesuai kenyataan di lapangan. Namun, akhir-akhir ini kata santri diplesetkan menjadi kawasan industri. Saya pikir, sesuai kenyataan di lapangan juga sih. Bagaimana tidak? Gresik memiliki enam ratusan perusahaan pada 2018. Perusahaan multinasional penghasil minyak dan turunannya, perusahaan makanan instan, sabun, bahkan smelter Freeport juga didirikan di Kota Santri ini.

JIIPE (Java Integrated Industrial and Ports Estate) merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) pertama di Indonesia. Menggabungkan kawasan industri modern, pelabuhan laut dalam, serta kota mandiri bertaraf internasional yang kemudian disahkan oleh Pak Jokowi sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terletak di Gresik. Tak ketinggalan Perusahaan BUMN pun juga mendirikan “kerajaannya” memperlancar roda perekonomian. Sangat manis di mata perantau dari kota yang UMK-nya separuh dari 4,3 jutaan ini. Ada gula ada semut, durung rondo ojo direbut. Eh la kok malah nyanyi…

Jadi di Gresik sebagian besar warganya bekerja di pabrik dong? Nah ini yang mengherankan. Sekalipun sudah dikenal sebagai kota kawasan industri, sarung tenun ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) dan produk rotan hasil UMKM nyatanya dapat tembus pasar ekspor. Sektor pertanian dan perikanan juga masih berdampingan dengan kekarnya bangunan industri, hasilnya tak kalah manis dibandingkan sebagai buruh pabrik.

Baca Juga:

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

Selain wisata religi, tiga desa di Gresik masuk dalam tiga ratus besar desa wisata 2021 Kemenparekraf. Salah satunya adalah desa wisata Sekapuk yang menawarkan wisata dari bekas penambangan kapur yang dulunya tak terawat.

Sambil menyeruput kopi giras yang setengah dingin, saya bergumam, wah paket lengkap juga ya Kota Santri ini. Sebagai perantau, saya juga dapat paket lengkap kap kap dari sini. Gimana tidak? La wong mendapat rejeki, mengais pendidikan dan ehm, bonus dapat jodoh juga dari sini loh.

Tapi, ada nggak sih cerita buruknya kota Ultras ini? Hehehe, lain waktu aja ya, atau mungkin tidak juga. Cerita yang baik aja, buruknya cukup jadi rahasia umum, eh.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2021 oleh

Tags: Gresikindustrikota santri
Arum Ariyaya

Arum Ariyaya

Penulis amatir. Pengamat, peneliti, pengagummu.

ArtikelTerkait

Kecamatan Duduksampeyan, "Desa" di Ujung Kota Gresik yang Dipenuhi Polusi Kendaraan Muatan Berat

Kecamatan Duduksampeyan, “Desa” di Ujung Kota Gresik yang Dipenuhi Polusi Kendaraan Muatan Berat

20 November 2024
Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

Pasar Lama, Daerah Paling Menyedihkan di Kabupaten Gresik Ketika Musim Hujan

4 Desember 2024
Membandingkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek. Mana yang Lebih Maju?

Ponorogo, Kota dengan Sejuta Julukan

26 Juli 2023
Maulana Iqbal Membongkar Sisi Gelap Kabupaten Gresik (Wikimedia Commons)

Dosa Kabupaten Gresik: Banjir Kali Lamong yang Tidak Tertangani

10 April 2023
Hal yang Perlu Diluruskan tentang GKB Gresik biar Nggak Salah Kaprah

Gresik Sudah Tak Cocok Disebut Kabupaten, Kini Mulai Menjelma Kawasan Modern yang Nggak Kenal Mati

28 Oktober 2025
revolusi industri 5.0

Revolusi Industri 5.0: Apakah Kemanusiaan Kita Akan Kalah dengan Robot?

30 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
7 Sisi Terang Jakarta yang Jarang Dibahas, tapi Nyata Adanya: Bikin Saya Betah dan Nggak Jadi Pulang Kampung kerja di jakarta

Jangan Mencari Peruntungan dengan Kerja di Jakarta, Saya Cari Magang di Sini Saja Susah, Sekalinya Dapat Tidak Digaji dan Dijadikan Tenaga Gratisan

20 April 2026
5 Kuliner Bandungan Semarang yang Pantang kalau Dilewatkan Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Bandungan Semarang yang Sayang kalau Dilewatkan Wisatawan

20 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.