Mohammad Maulana Iqbal, Author at Terminal Mojok

Penulis: Mohammad Maulana Iqbal

Terkadang sedikit halu.

Artikel

Kutipan dalam Karya Tulis Banyak, tapi Argumen Pribadinya Nol

Avatar

Dosen sering menuntut agar mahasiswanya memberi banyak kutipan dalam karya tulis.

Artikel

Alasan Kerupuk Jadi Teman Makan yang Cocok di Berbagai Suasana

Avatar

Bagi saya, kerupuk dapat jadi lauk tambahan. Selain pas di kantong, kerupuk juga jadi teman makan yang cukup memuaskan.

Artikel

Seni Mencintai Ala Erich Fromm yang Bagus buat Rujukan Yang-yangan

Avatar

Kalau manut Mbak Erich Fromm, mencintai itu sekurang-kurangnya memiliki empat perilaku ini. Kalau nggak gitu, nggak usah bilang cinta.

ArtikelFeatured

Memangnya Salah kalau Warga Kabupaten Tuban Kaya Mendadak dan Beli Mobil?

Avatar

Orang desa nggak semuanya miskin, orang kota nggak semuanya kaya. Warga Kabupaten Tuban berhak pakai uang mereka buat beli apa pun.

Artikel

Beberapa Alasan untuk Tidak Menulis di Terminal Mojok

Avatar

Wahai calon penulis Terminal Mojok, harap bertapa dulu ke gua, gunung, atau tempat terpencil lainnya sebelum lanjut menulis.

Artikel

Betapa Sialnya Masuk IPS dan Pilih Jurusan Sosiologi demi Menghindari Hitung-hitungan

Avatar

Dulu waktu SD dan SMP saya suka matematika. Namun, menginjak SMA apalagi masuk kuliah, saya memilih jurusan IPS dan masuk jurusan Sosiologi.

Artikel

Ayo Satukan Suara bahwa Pulpen Standard AE7 Itu Lebih Baik daripada Pulpen Pilot BPT-P

Avatar

Pulpen Standard AE7 yang jadi juaranya, terima sajalah!

Artikel

Tempat Menyimpan Uang ala Santri Saat Keluar, selain Dompet dan Saku

Avatar

Berkaca dari pengalaman saya pernah menjadi santri, berikut tempat menaruh uang ala santri ketika sedang keluar selain dompet dan saku~

ArtikelFeatured

Kiat Sukses untuk Bikin Hidup Susah Ketika Menjadi Mahasiswa Akhir

Avatar

Hidup susah memang semenyenangkan ini. Kenapa harus cari yang mudah kalau ada yang susah? Mulailah bersuka cita!

Artikel

Pengalaman Menjalani Sistem Kasta di Keluarga Jawa yang Terlihat Absurd

Avatar

Dalam sistem kasta keluarga Jawa, selain mengatur cara kita memanggil seseorang juga mengatur bagaimana kita bersalaman dengan mereka.