Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Mengenang Masa Kejayaan Fanpage Pencinta Naruto di Facebook

Doni Erfin Rukiawan oleh Doni Erfin Rukiawan
1 Desember 2020
A A
Mengenang Masa Kejayaan Fanpage Pencinta Naruto di Facebook terminal mojok.co

Mengenang Masa Kejayaan Fanpage Pencinta Naruto di Facebook terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Mendengar berita bahwa Naruto, hokage sekaligus pahlawan bagi Konoha hampir meregang nyawa, saya sungguh amat berduka. Lantaran saya merupakan fans blio sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Puncak kecintaan saya pada serial manga karya Masashi Kishimoto terjadi sekitar tahun 2012.

Saat itu, entah bagaimana awalnya, saya bergabung dengan fanpage-fanpage pencinta Naruto di Facebook. Dari yang awalnya hanya iseng bergabung, sampai akhirnya bisa menjadi admin fanpage dengan penyuka lebih dari 13.000. Mungkin kalau fanpagenya masih aktif hingga sekarang, saya bisa kaya dari duit endorsemen.

Pada saat itu, fanpage-fanpage pencinta Naruto memiliki sistem yang sangat unik. Mereka tidak hanya memberikan informasi terkait manga dan anime Naruto, tetapi seperti menjalankan desa shinobi sungguhan. Ya, kami berpura-pura hidup di dunia shinobi—yang kami sebut dengan dushi, dengan nama desa mengikuti nama fanpage tempat kami menjadi member.

Sebagai member, kami memiliki nickname kebanggaan yang diikuti dengan kode fanpage sehingga terhubung menjadi hyperlink ke fanpage kami. Kalau kami tidak menjadi member di fanpage mana pun, kami akan dianggap sebagai shinobi pengembara, seperti tokoh antagonis di film Naruto The Movie: Guardians of The Crescent Moon Kingdom.

Nah, kalau kami sudah menjadi member di sebuah fanpage, kami bisa berpartisipasi dalam kegiatan fanpage. Kegiatan ini bisa dalam bentuk menjawab kuis-kuis interaktif seputar manga Naruto—atau bisa juga battle sesama member fanpage yang berhadiah poin bagi yang menjawab benar atau menang, yang mana poin tersebut bisa ditukarkan dengan pulsa apabila sudah mencapai nominal tertentu. Lumayan, pulsanya bisa dipakai untuk main Facebook selama beberapa minggu ke depan.

Ada lagi yang lebih seru di dunia shinobi Facebook kala itu. Kami berkelana ke fanpage-fanpage lain untuk menantang battle, baik sesama member maupun melawan adminnya. Tentunya, kalau menang, kami tinggal membawakan link hasil result battle dari fanpage tempat kami menantang shinobi-shinobi yang katanya jagoan di sana ke fanpage tempat kami menjadi member.

Mungkin kalian bingung, seperti apa sih konsep battle antar shinobi online ini. Maka, izinkan saya selaku mantan shinobi memberikan sedikit gambaran.

#1. Shinobi Penantang

Shinobi penantang harus menemukan lawan terlebih dahulu, baik di fanpage tempat dia menjadi member, maupun di fanpage tetangga yang mau diobrak-abrik. Apabila sudah ada kesepakatan untuk bertarung, admin fanpage akan membuatkan postingan khusus untuk dua shinobi ini. Postingan ini sebuah wall battle yang berisikan informasi mendetail tentang arena pertarungan. Isinya berupa siapa melawan siapa, berasal dari fanpage mana saja, menggunakan karakter siapa untuk bertarung, tempat dan waktu pertarungan, serta siapa yang bisa memulai serangan terlebih dahulu.

Baca Juga:

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Barang dan Jasa “Gelap” yang Tidak Pernah Saya Sangka Dijual di Facebook Marketplace

#2. Shinobi Petarung

Shinobi petarung ini akan saling serang. Mereka berusaha membunuh lawan dengan jutsu-jutsu karakter yang digunakan. Tentunya, tidak ada yang terbunuh maupun membunuh, karena setiap jutsu yang dilancarkan lewat komentar itu akan selalu dapat dihindari. Ya, namanya juga pertarungan imajinasi, serangan berturut-turut dari lawan juga pasti bisa dihindari. Memang terasa sedikit wagu, tapi dalam anime juga sering gitu. Musuh overpower kaya apa juga kalah sama ceramah no jutsu dari ustaz Naruto.

#3. Penentuan Pemenang

Untuk menentukan pemenang dari pertarungan wagu imajinasi para shinobi, ada seorang admin di fanpage yang bertugas menilai pertarungan tersebut. Admin result battle sebutannya. Banyak hal yang ia nilai, seperti penggunaan jutsu yang salah, penggunaan jutsu overpower yang terus menerus tapi nggak kehabisan chakra, menghindari jutsu dengan tidak masuk akal, dan hal-hal wagu lainnya. Biasanya, keputusan admin result battle dalam menentukan pemenang adalah keputusan mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. 

Selain untuk bersenang-senang, keseluruhan keseruan desa shinobi pencinta naruto kala itu juga berorientasi untuk mendapatkan reward berupa pulsa. Pulsa paling besar bisa diperoleh kalau ada Tournament Battle antar fanpage. Hadiahnya bisa sampai Rp100 ribu. Tentu saja, ini bisa dipakai Facebook-an sampai dua bulan untuk HP Nexian g331.

Sepertinya, pada masa yang saya sebut masa kejayaan fanpage pencinta Naruto itu, setiap fanpage punya pentolannya masing-masing yang siap melawan pentolan dari fanpage lain. Dia bisa hafal nama-nama jutsu dari puluhan karakter, bagaimana cara menggunakan jutsu itu, hingga range dan damage yang dihasilkan. 

Sebenarnya, masih banyak keseruan dan kewaguan lain dari kejayaan dunia shinobi di Facebook ini. Namun, saya mencoba membatasi pembahasannya di tulisan ini. Kalau diceritakan semua, mending saya jadikan buku sejarah desa shinobi Mark Zuckerberg saja. Akan tetapii pada akhirnya, saya pribadi bersyukur pernah menjadi seorang shinobi. Meski saya masih belum bisa melakukan rasengan sampai saat ini, setidaknya saya hafal hand sign dari kakashi kalau mau mengeluarkan jurus chidori.

BACA JUGA Naruto Adalah Tontonan Berguna untuk Memahami Perilaku Pejabat Indonesia dan tulisan Doni Erfin Rukiawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2026 oleh

Tags: Facebookfanpagenaruto
Doni Erfin Rukiawan

Doni Erfin Rukiawan

Mahasiswa Universitas Islam tapi orangnya kurang islami.

ArtikelTerkait

3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

5 Desember 2021
Grup Facebook Warga Demak Nggak Kalah Gayeng dari Info Cegatan Jogja terminal mojok.co

Grup Facebook Warga Demak Nggak Kalah Gayeng dari Info Cegatan Jogja

5 Desember 2020
5 Profesi buat Uzumaki Naruto kalau Pensiun Dini Jadi Hokage terminal mojok.co

Menebak Peran Kakashi Hatake di Era Boruto pada Masa Mendatang

14 September 2020
Seller di Facebook Adalah Seburuk-buruknya Seller Online. Kesabarannya Tipis, Nggak Tahu Etika Jual Beli, dan Anti Kritik

Seller di Facebook Adalah Seburuk-buruknya Seller Online. Kesabarannya Tipis, Nggak Tahu Etika Jual Beli, dan Anti Kritik

7 September 2024

Pilihan Boruto Sudah Tepat, Bahwa Jadi Hokage Itu Tidak Enak

6 Maret 2020
5 Barang Unik yang Saya Temukan di Facebook Marketplace, Surga yang Underrated

Facebook Marketplace, Titik Kumpul Barang Unik dan Berguna, sekaligus Surganya para Penipu

4 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

13 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.