Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Film ‘Pengkhianatan Uchiha’ dan Bahaya Kebangkitan Akatsuki

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
8 Oktober 2020
A A
film pengkhianatan uchiha akatsuki naruto mojok.co contoh parodi

film pengkhianatan uchiha akatsuki naruto mojok.co contoh parodi

Share on FacebookShare on Twitter

Raga Danzo memang sudah lama binasa bagi Konoha. Jiwanya pun entah bermuara ke mana. Surga? Atau bahkan menuju neraka paling dalam? Saya nggak paham konsep dosa dan pahala di sana. Wajahnya tak dibuatkan patung hidup, sebagaimana para Hokage yang berjasa besar. Hiruzen berjasa banyak, Danzo pun sebenarnya tak berbeda. Hanya saja, jasa Danzo adalah keributan dan huru-hara yang ia wariskan.

Entah pemakanan Danzo kini berada di mana. Jenazahnya dilarung, dikubur, atau bahkan dibiarkan membusuk. Nggak ada yang peduli juga, sih. Sekalipun ada dan dibuatkan sebuah museum penghormatan, saya yakin generasi sakit hati atas tingkahnya ini tiap hari akan berziarah dengan cara mengencingi pemakamannya. Anda mengatakan saya tega menulis seperti ini? Bahkan sepak terjang seorang Danzo ini lebih tega daripada apa yang saya tulis.

Ia adalah partner in crime Hiruzen sekaligus pesaing ketat dalam mempertaruhkan posisi Sandaime Hokage. Mungkin, jika selisih Danzo dan Tobirama Senju tidak terpisah jauh, Danzo akan melakukan segala cara agar menggulingkan kekuasaan Hokage Kedua. Danzo bahkan membentuk organisasi tandingan bagi Anbu, yakni Ne. Cara-cara licik macam ini menghadirkan bumbu-bumbu kudeta ala Danzo.

Bagaimanapun Danzo adalah salah satu tetua desa yang berpengaruh. Pemikirannya selalu dipertimbangkan atau paling nggak didengarkan oleh Hiruzen. Namanya kini masih abu-abu di Konoha. Jiwanya hilang, namun hantu-hantu Danzo ini masih menempel di kepala para generasi tua yang memiliki tabiat buruk dengan berlindung di balik namanya.

Konoha TV, secara mencengangkan, memutar film berjudul Pengkhianatan Uchiha di bulan September kemarin. Padahal, menurut kajian sejarah, film yang dibuat selama Pemerintahan Danzo—yang menjabat saat itu—hanya fiksi dan jauh akan realitas sesungguhnya. Film tersebut seakan media terbaik untuk keturunan Danzo buat cuci tangan dari dosa masa silam.

Banyak yang protes penayangan film ini bisa merusak sejarah sesungguhnya Desa Konoha. Banyak pula petisi dan penolakan dengan cara yang elegan. Namun tetap saja, pihak Konoha TV seakan tutup mata dan berdalih bahwa “Film ini banyak digandrungi, jadi kami putar”. Setali dengan generasi tua yang terus dicekoki film ini selama beberapa dekade lamanya, menempel dengan paripurna tanpa melihat realitas sesungguhnya.

Film ini mengkambinghitamkan Klan Uchiha secara luas karena dianggap berkhianat kepada Konoha. Lebih spesifik lagi, film ini menuding sosok Itachi dengan bersimbah darah seraya berkata, “Darah itu merah, Anbu!” sebagai dalang utama. Padahal, ya, sosok Danzo lah yang terlibat banyak dalam perangai pengkhianatan Uchiha. Klan Uchiha membunuh beberapa tokoh terkemuka Konoha, sedangkan Danzo dan Ne melakukan pembalasan dengan pembantaian massal Klan Uchiha. Danzo pahlawan? Menggelikan.

Itachi adalah sosok yang cinta damai dan dihasut dengan sempurna oleh Danzo si biadab. Ia yang bukan Hokage dan tentunya ingin menjadi Hokage, menempuh jalannya sendiri dengan cara yang salah kaprah. Padahal, di hari yang sama ketika Itachi menggenosida klannya, Hiruzen sudah mempersiapkan nota perdamaian dengan Klan Uchiha demi menambal rapat potensi Perang Dunia Shinobi Keempat. Setelah Itachi berhasil membantai, hasilnya hanya generasi sakit hati seperti Sasuke yang menanggung beban seumur hidupnya.

Baca Juga:

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Bayangkan saja, seorang anak sekecil Sasuke melihat keluarganya dibunuh atas dasar suruhan si bajingan Danzo. Setelah semua kesampaian, yang disalahkan justru Itachi, kakak dari Sasuke. Generasi muda seperti Sasuke yang menciptakan dendam kesumat sampai dibalut dengan percikan kebencian atas nama Mangekyou Sharingan.

Mengapa Danzo bisa mulus menyalahkan Itachi? Lantaran setelah membantai klannya, Itachi dianggap pengkhianat desa dan mengkultuskan diri sebagai anggota Akatsuki. Itachi juga ingin melihat adiknya, Sasuke Uchiha, agar menjadi pribadi yang bakoh dan kuat karena dendam kepada dirinya. Danzo yang diuntungkan dalam kasus ini. Selama Itachi memutuskan pergi, Sasuke memupuk dendam, Danzo membuat film fiktif Pengkhianatan Uchiha dengan Akatsuki sebagai organisasi terlarang.

Semakin jadilah Danzo dengan segala tabiatnya menyalahkan organisasi terlarang ini. Ia menyuruh generasi ke generasi untuk melihat film ini. Dampaknya? Ketika Boruto dan Sarada sudah menggunakan alat ninja, masih ada saja yang menyerukan “kebangkitan Akatsuki” atau “awas bahaya laten Akatsuki!” di pojok-pojok Konoha.

Tentu hal yang menggelikan menengok Akatsuki hanya sebuah paham yang telah binasa. Setelah Zetsu mati, semua tinggal nama. Hanya pemikiran-pemikiran mereka yang merasa disubordinasi oleh keadilan yang masih bergelora di ruang-ruang diskusi walau akhirnya digerebek dan diberangus juga oleh aparat (Anbu). Sisanya, isu kebangkitan Akatsuki hanya dipergunakan bagi para politisi yang ingin mendompleng namanya atas isu ini. Supaya terlihat pahlawan, padahal ya nggak ada bedanya sama Danzo.

BACA JUGA Naruto, Orang Baik yang Tetap Baik Meski Disakiti dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2020 oleh

Tags: akatsukinarutouchiha
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

Pilihan Boruto Sudah Tepat, Bahwa Jadi Hokage Itu Tidak Enak

6 Maret 2020
hokage konoha kapasitas chakra naruto baryon mode hokage naruto boruto mojok

Kurama dan Susahnya Membunuh Tokoh Anime

12 Oktober 2021
Jika Era Shinobi Berakhir, Ini 5 Pekerjaan yang Cocok Dilakoni Karakter di Naruto terminal mojok.co

Naruto dan Hinata: Pernikahan Mereka Bikin Saya Iri Saja, Ini 3 Alasannya

18 Agustus 2020
Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren (Unsplash)

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

19 Mei 2025
3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi terminal mojok.co

3 Tempat di Konoha yang Sebaiknya Tidak Dikunjungi

5 Desember 2021
karakter perempuan karakter anime hobi beban selain Sakura Haruno Naruto mojok

3 Karakter Anime yang Hobi Jadi Beban selain Sakura

2 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

11 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.