Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Menelaah Praktik Nepotisme dalam Terpilihnya Naruto sebagai Hokage Konoha

Mohammad Maulana Iqbal oleh Mohammad Maulana Iqbal
30 Juni 2021
A A
Menelaah Praktik Nepotisme dalam Terpilihnya Naruto sebagai Hokage Konoha terminal mojok.co

Menelaah Praktik Nepotisme dalam Terpilihnya Naruto sebagai Hokage Konoha terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Seperti yang diketahui para penonton anime Naruto hingga serial anime anaknya yakni Boruto bahwa hokage Konoha saat ini dipegang oleh Naruto. Ya, sebenarnya sudah menjabat lumayan agak lama, sih. Namun, di sini saya hendak mengulas kembali, sedikit flashback, sekaligus mempertanyakan kembali latar belakang terpilihnya Naruto sebagai hokage Konoha.

Ada sebuah pertanyaan klasik yang cukup mendasar dari saya yakni, kenapa Naruto bisa menjadi hokage? Apalagi dia masih genin, terkadang bertingkah tolol, kekanak-kanakan, dan lain sebagainya.

Alasan klasiknya, yang menurut saya cukup membosankan yakni karena Naruto merupakan salah satu penyelamat dunia ketika perang dunia ke empat berlangsung. Selain itu, Naruto juga penyelamat Konoha ketika Pain meluluh-lantahkan Konoha hingga rata dengan tanah. Jadi, intinya Naruto bisa menjadi hokage itu karena kontribusinya yang sangat besar kepada Konoha, bahkan dunia ninja.

Namun, menurut saya pribadi, rasa-rasanya nggak mungkin deh, latar belakang penobatan hokage pada Naruto hanya karena kontribusinya kepada negeri. Lah wong, pemilihan hokage Konoha pun nggak berjalan secara demokratis, yang dipilih langsung oleh rakyat Konoha. Namun, pemilihan hokage Konoha itu berdasarkan musyawarah para petinggi Daimyo beserta jajaran petinggi di pemerintahan Konoha.

Asal kalian tahu bahwa salah seorang yang berjasa menobatkan Naruto sebagai hokage adalah gurunya sendiri, yakni Kakashi, yang kebetulan saat itu beliau menjabat sebagai hokage keenam menggantikan Tsunade.

Kakashi merekomendasikan kepada para Daimyo untuk memilih Naruto sebagai hokage setelahnya. Kakashi sendiri juga yang memerintahkan Naruto untuk belajar kembali tentang politik, dunia ninja, tata cara kebijaksanaan dalam memimpin, dan lain sebagainya, dalam pengawasan langsung oleh guru Iruka.

Lebih tercengangkannya lagi, Kakashi ini merupakan murid langsung dari hokage keempat, yakni Namikaze Minato. Nggak hanya itu, Namikaze Minato sendiri merupakan ayah kandung dari Naruto. Nah, loh kan, kok bisa tersistematis gitu yak praktik nepotismenya?

Maknanya, pemilihan Naruto sebagai hokage nggak hanya disokong oleh gurunya sendiri yang merupakan seorang Hokage. Melainkan, ya karena Naruto sendiri merupakan anak dari Hokage Minato.

Baca Juga:

Pengalaman Belajar Ilmu Tenaga Dalam di Pesantren Berharap Bisa Rasengan Kayak Naruto

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

Jika mau ditelaah kembali dan sedikit flashback, sebenarnya Minato ini sudah jauh-jauh hari menyiapkan anaknya untuk menjadi hokage. Bahkan sebelum kematiannya, ia sudah mempersiapkan itu.

Coba kita ingat ketika momen kelahiran Naruto, yang mana ibu Naruto bernama Kushina, kala itu mengalami keadaan kritis. Bahkan segel dari monster ekor sembilan Kyubi melemah dalam tubuhnya. Sehingga keadaan itu dimanfaatkan oleh Tobi untuk melepaskan Kyubi dari tubuh Kushina dan menyerang Konoha dengan Kyubi tersebut.

Nah, singkat cerita di momen akhir kecamuk penyerangan Kyubi tersebut, si Minato menyegel Kyubi di tubuh anaknya sendiri Naruto. Kalau menurut alasan klasiknya, sih, untuk menyelamatkan Konoha dari amuk amarah Kyubi. Oleh karena itu, Kyubi di segel dalam tubuh Naruto. Di sisi lain, Naruto sendiri masih memiliki darah keluarga Uzumaki yang terkenal dengan kekuatan cakranya yang besar sekaligus kuat untuk menjadi jinchuriki.

Menurut saya sendiri, alasan Minato menyegel Kyubi ke dalam tubuh Naruto itu nggak hanya untuk menyelamatkan Konoha. Melainkan untuk mempersiapkan dan membekali Naruto untuk suatu hari nanti menjadi orang yang spesial, bahkan menjadi hokage sekalipun. Gaara aja yang sebagai jinchuriki Ichibi menjadi Kazegake, masak Naruto yang juga jinchuriki Kyubi nggak jadi Hokage juga?

Jadi, yang dilakukan Minato itu ibarat seorang presiden yang membekali anaknya untuk masuk partai yang sama dengan ayahnya dan mengikuti jalan ninja ayahnya yang sama untuk menjadi walikota juga. Tentunya, dengan harapan anak presiden ini suatu hari nanti dapat menjadi presiden juga.

Nah, akhirnya Naruto si jinchuriki Kyubi ini pun terbukti dapat menjadi hokage karena memiliki kekuatan yang sangat besar hasil pemberian ayahnya. Ini membuatnya dapat menolong penduduk Konoha ketika diserang Pain, bahkan menyelamatkan dunia ketika perang dunia ke empat.

Coba deh, dibayangin sejenak jika Minato nggak membekali Kyudi kepada Naruto, ya walhasil pastinya dia nggak bakal bisa melakukan tindakan heroik yang super waw tersebut. Paling mentok Naruto menjadi ninja yang biasa-biasa saja.

Oleh karena itu, menurut saya, terpilihnya Naruto menjadi Hokage itu nggak mutlak karena kontribusinya kepada negeri layaknya yang sering dicitrakan oleh media. Melainkan, terdapat praktik nepotisme di dalamnya, yakni karena sokongan dari gurunya sendiri dan juga pembekalan oleh ayahnya sendiri.

BACA JUGA Panduan Memahami Bagaimana Hokage Dipilih dan tulisan Mohammad Maulana Iqbal lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Anime TerminalBorutoHokage Konohanaruto
Mohammad Maulana Iqbal

Mohammad Maulana Iqbal

Lulusan Magister Sosiologi yang doyan ngulik isu konflik, identitas dan dinamika sosial. Selain menjadi kapitalis toko fotocopy, sehari-hari juga disibukkan dengan kegiatan membaca, menulis dan riset. Sedang berkeringat melahirkan komunitas riset.

ArtikelTerkait

6 Jutsu Naruto yang Mirip dengan Ajian yang Ada di Indonesia

6 Jutsu Naruto yang Mirip dengan Ajian yang Ada di Indonesia

19 Januari 2023
Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto terminal mojok.co

Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto

4 Mei 2020
'Samurai Deeper Kyo', Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan terminal mojok.co

‘Samurai Deeper Kyo’, Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan

28 Juni 2021
Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans mojok

Mobile Suit Gundam: Iron-Blooded Orphans, Serial Gundam dengan Plot Paling Realistis dan Antiklise

13 Juni 2021
Upin Ipin dan Naruto Dapat Pendidikan Bagus, Nobita Menderita (lescopaque.com)

Perbandingan Jumlah Guru dan Murid yang Ideal serta Keberadaan Support System Adalah Rahasia Kecerdasan Upin Ipin dan Naruto

2 Maret 2024
Lingkaran Oligarki yang Mati Membuat Boruto Masih Memiliki Harapan terminal mojok.co

Lingkaran Oligarki yang Mati Membuat Boruto Masih Memiliki Harapan

19 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri, Siasat Hidup Hemat In This Economy Mojok.co

Siasat Hidup Hemat In This Economy, Beli Lauk di Luar dan Memasak Nasi Sendiri

21 Mei 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Masalah Utama Tulungagung Bukan Wisata, tapi Tradisi Korupsi di Kursi Bupati

19 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game Terminal

Tidak Sekadar Mengajar, Guru Les Online Wajib Menghibur agar Tidak Ditinggal Murid-muridnya Main Game

20 Mei 2026
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.