3 Kerepotan Hidup yang Nggak Akan Kita Alami jika Memiliki Kekuatan Kuasa Tiga BoBoiBoy – Terminal Mojok

3 Kerepotan Hidup yang Nggak Akan Kita Alami jika Memiliki Kekuatan Kuasa Tiga BoBoiBoy

Artikel

Saya suka nonton kartun. Salah satunya adalah BoBoiBoy. Ndilalah, dua anak saya juga suka serial ini. Itu sebabnya tak jarang kami nonton BoBoiboy bareng-bareng. Walaupun episodenya itu lagi itu lagi, tetap saja asyik dan menghibur. Apalagi kalau ada adegan si Gopal sama Cikgu Papa. Ampun, dah. Kocak amat ya ni manusia! Buat yang belum pernah nonton, coba deh sekali-kali. Jangan nontonnya Mas Al mulu.

Di banyak episode, BoBoiBoy selalu berhasil mengalahkan musuh-musuhnya dengan jurus yang dia miliki, yaitu kuasa tiga. Dengan jurus kuasa tiga, BoBoiBoy bisa membelah dirinya jadi tiga. Hahaha… Kalau dipikir-pikir, curang juga ya si BoBoiBoy ini. Lha wong musuhnya cuma satu biji, dianya berubah jadi tiga! Ya jelas menang lah!

Tapi bukan itu yang mau saya bahas. Diam-diam, beberapa waktu lalu saat menonton serial ini, saya membayangkan alangkah senangnya kalau kita juga punya kekuatan kuasa tiga, seperti BoBoiBoy. Setidaknya, dengan kekuatan itu kita bisa terhindar dari 3 kerepotan berikut.

#1 Dilema

Setiap yang bernyawa pasti pernah mengalami dilema. Apalagi konon katanya, hidup ini adalah perjalanan dari satu pilihan ke pilihan yang lain. Itu sebabnya kadang kita suka bingung ketika harus memilih satu di antara beberapa pilihan. Misalnya, pilih hang out sama teman atau pergi ke arisan keluarga. Atau hal yang sepele seperti bingung pilih mau beli somay atau bubur ayam.

Baca Juga:  Militansi Pendukung Bajo Club, Klub Tarkam di Wakatobi

Bayangkan. Kalau kita punya kekuatan kuasa tiga ala BoBoiboy, kita bisa terbebas dari semua dilema itu, Bund. Tinggal membelah diri saja. Yang satu suruh hang out sama teman, yang satu pergi ke arisan keluarga, yang satunya lagi suruh cari inspirasi buat nulis di Terminal Mojok. Begitu pun urusan makan. Mau somay kek, bubur ayam kek, kwetiaw kek. Tinggal lhep. Termasuk kalau kamu bingung harus memilih antara Doni atau Angga. Sudah, pacarin saja semuanya. Masih sisa satu kuota lagi malahan.

#2 Burnout

Pekerjaan yang seolah nggak ada habisnya memang menguras energi dan mengikis kewarasan kita sedikit demi sedikit. Apalagi kalau yang satu belum selesai sudah ditambahi pekerjaan yang lain. Duh. Bikin monanges. Badan dah kayak robot saja. Tapi mau resign dan santai di pantai, kok ya masih butuh duitnya. Kan kzl.

Tuntutan kerja yang rentan membuat kita terkena burnout tentu nggak bakal terjadi andaikan kita punya kekuatan kuasa tiga BoBoiBoy. Tinggal teriak, “Maemunah kuasa tiga!” Seketika pekerjaan itu bisa terselesaikan. Cuma ya gitu, nggak enaknya adalah meskipun yang nggarap adalah kita dalam tiga versi, gajinya tetap cuma nerima satu. Tapi minimal, kita jadi punya waktu lebih untuk refreshing dan bergabung dengan grup WA antiburnout-burnout club. Yang penting jangan sampai bos tahu kalau kita lagi senggang. Bisa-bisa nanti di-brukkk pegawean lagi!

Baca Juga:  Salah Jika Anggap Semua Kartun dan Anime Adalah Tontonan Bocah

#3 Kesepian

Seintrover-introvernya orang, pasti ada saatnya merasa kesepian. Mau jalan, tapi sama siapa? Nah, kalau kita punya kekuatan kuasa tiga BoBoiBoy, kita bisa terbebas dari yang namanya kesepian. Kapan pun butuh teman, membelah diri saja. Perkara yang di hadapan kita nanti notabene adalah diri kita sendiri, nggak masalah. Kan malah asik. Kita sudah tahu sifatnya seperti apa, jadi bisa terhindar dari gesekan konflik.

Gimana? Seru juga kan seandainya punya kekuatan kuasa tiga-nya BoBoiBoy? Atau jangan-jangan kamu lebih memilih punya kekuatan larian laju-nya Ying–teman BoBoiBoy? Biar bisa lari kencang kalau tiba-tiba liat ada bos datang bawa setumpuk pekerjaan baru gitu~

Sumber Gambar: BoBoiBoy Fandom

BACA JUGA Kalau Fizi Dianggap Nyebelin, Terus Yaya ‘BoBoiBoy’ Apa, dong? dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.