Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Menebak Alasan Orang yang Sembrono Mengunggah ID Card di Medsos

Dini Sukmaningtyas oleh Dini Sukmaningtyas
17 Oktober 2021
A A
Menebak Alasan Orang yang Sembrono Mengunggah ID Card di Medsos terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin saya dibuat tertawa geli oleh salah satu sender akun menfess FWB di Twitter. Pasalnya, blio mengunggah ID card disertai tweet yang saya rasa kurang pas jika dikirimkan ke akun menfess FWB alias Friends With Benefits.

Fwb! Hai, selamat pagi para budak korporat yang baru boleh izin kalau udah drop bangetttt kesehatannya!! Ayo semangat!! Ingat, ada keluarga boss yang harus kita sejahterakan!! Semangaaattt!!! pic.twitter.com/beA6IJQOQE

— FRIENDS WITH BENEFITS! (@FWBESS) October 14, 2021

Dalam unggahan tersebut, si pengirim menyensor nama lengkapnya, sedangkan identitas perusahaannya dibiarkan begitu saja, tapi nggak terbaca oleh saya karena blur. Namun entah karena bodoh atau gimana, blio sama sekali nggak menyensor wajah, jabatan (SPV, Gaes), dan nomor induk pegawainya. Alhasil, selang beberapa menit kemudian, netizen Twitter yang kemampuan stalking-nya melebihi intel itu berhasil mendapatkan identitas beserta nama perusahaannya. Kurang canggih apa coba netizen Twitter?

Saya memang beberapa kali melihat orang secara sadar mengunggah gambar ID card di medsos, dan kebanyakan orang pasti menutupi identitas penting mereka. Namun, mas-mas SPV ini kok percaya diri sekali karena nggak menyensor hal-hal krusial yang berpotensi merugikan dirinya sendiri. Saya jadi penasaran dan menebak-nebak, apa sebenarnya maksud serta tujuan si empunya ID card ini.

#1 Pamer

Alasan ini terdengar paling rasional dan masuk akal. Hal-hal yang bersifat duniawi memang sering kali bikin silau. Pasfoto yang terlihat mentereng walaupun wajah nggak seganteng Nicholas Saputra, tetap layak untuk dipublikasikan. Apalagi dikombinasikan oleh jabatan yang nggak semua orang punya, dunia harus tahu pokokmen. Memiliki jabatan SPV di saat orang-orang struggle mencari pekerjaan saat pandemi begini memang sakjose. Jos!

#2 Ingin resign tapi dipersulit

Bagi beberapa karyawan yang punya performa bagus di kantor, mengajukan pengunduran diri kepada atasan nggak semudah membalikkan telapak tangan. Walaupun resign adalah hak setiap karyawan, ada saja atasan yang berusaha mbribik, bahkan menahan karyawannya agar berubah pikiran.

Mungkin saja Mas SPV ini sedang berada dalam situasi tersebut. Surat pengunduran dirinya nggak kunjung diproses, yang ada malah blio ditawari kenaikan gaji, padahal blio memang bertekad bulat ingin resign. Satu-satunya cara ya dengan nge-spill foto ID card di medsos agar dirujak netizen. Dengan begitu, nama perusahaan akan tercoreng dan blio pun dicopot dari jabatannya. Brilliant!

#3 Mengobarkan api semangat

Sesuai dengan tweet yang blio tuliskan bersama fotonya, blio mungkin memang ingin memberikan semangat secara tulus bagi sesama budak korporat. Blio ingin mengingatkan bahwa semangat bekerja itu memang pasang surut, jadi kita nggak boleh lengah. Ah, sungguh mulia sekali hatimu, Bung. Pokoknya kerja, kerja, kerja!

Baca Juga:

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

#4 Menjembatani netizen untuk mendapat pekerjaan

Jika melihat dari jabatan blio sebagai HRD Corporate SPV, saya rasa nggak salah kalau berspekulasi seperti ini. Sebagai HRD, mungkin blio ingin membantu orang-orang yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi. Blio sengaja mengumbar identitasnya agar netizen nggak sungkan untuk bersilaturahmi dan berkesempatan mendapatkan pekerjaan jalur orang dalam.

Saya juga menerka alasan blio mengirimkan tweet-nya ke akun FWB. Bisa jadi karena akun tersebut isinya kebanyakan remaja early twenties, atau orang-orang yang sedang mengalami quarter life crisis. Usia-usia tersebut merupakan usia produktif dan penuh gagasan. Daripada mereka sering galau dan menghabiskan waktu untuk hunting FWB, lebih baik mereka mendapatkan pekerjaan dan menata hidup. Mantap, Pak HRD!

#5 Cari FWB

Alasan ini berkaitan dengan poin pertama. Blio mengunggah ID card  base FWB, tentu alasannya adalah se-simple mencari seseorang yang mau diajak FWB-an. Blio pasti berpikir bahwa akan banyak orang yang silau akan kementerengan kartu identitas tersebut dan bersedia saling memberikan “benefit”.

Apa pun alasannya, sebaiknya kita nggak mengunggah ID card dan segala bentuk identitas pribadi di media sosial. Kalau memang kepepet mau pamer, tolong jangan kebablasan. Identitasmu itu lho, mbok ditutupi. Tuhan saja menutup aibmu, tapi kamu malah umbar-umbar ID card ke medsos. Hadeeeh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2021 oleh

Tags: id cardKaryawanMedia Sosial
Dini Sukmaningtyas

Dini Sukmaningtyas

Suka menulis, tapi lebih sering membaca. Bisa leluasa menulis ketika anak sedang tidur.

ArtikelTerkait

akun gosip

Fenomena Akun Gosip di Media Sosial

18 Juni 2019
link di bio

Hei Kalian yang Link di Bio Medsos Kalau Dibuka Isinya Kosong: Tolong Sadar Diri!

26 Juni 2019
Grup FB: Alasan Terberat untuk Meninggalkan Facebook

Grup FB: Alasan Terberat untuk Meninggalkan Facebook

8 April 2023
Belakangan Ini Semua Media Sosial Terasa Toksik Kecuali Quora terminal mojok.co

Belakangan Ini Semua Media Sosial Terasa Toksik Kecuali Quora

30 Oktober 2020
menyimpan kenangan

Menyimpan Kenangan di Facebook, Buat Apa, Sih?

23 Agustus 2019
Strategi Promosi Film 'Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas' Memang Sempat Menipu sal priadi pemeran ajo kawir marthino lio ladya cheryl eka kurniawan mojok.co

Strategi Promosi Film ‘Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas’ Memang Sempat Menipu

7 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat mojok.co

IKEA Ciputra World Surabaya, Tempat yang Cocok untuk Melepas Penat Tanpa Takut Melarat

30 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.