Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
28 Juli 2021
A A
Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia terminal mojok.co

Foto Siluet Perempuan di IG Nicholas Saputra Adalah Beban Berat bagi Lelaki Indonesia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah lama bergelut dengan foto-foto seni sampai keindahan alam. Ternyata Nicholas Saputra alias Nicsap tidak lupa menyertakan objek foto berbentuk keindahan tertinggi yang diberikan Tuhan: perempuan. Sebelumnya, saya sempat curiga jangan-jangan Nicsap lebih tertarik dengan alam ketimbang manusia. Ternyata dugaan saya keliru, Nicsap masih manusia biasa yang tidak lepas dari rasa cinta terhadap perempuan.

Menelusuri kolom komentar postingan foto Instagram Nicholas Saputra yang satu ini benar-benar sebuah aktivitas yang bikin saya sakit hati. Ya, saya lelaki dan saya mengaku terbebani dengan apa yang dilakukan Nicsap lewat foto siluet tersebut. Bagaimana tidak, ia benar-benar menyedot semua atensi perempuan hanya dengan foto siluet itu. Bayangkan, bahkan captionnya pun nggak ada romantis-romantisnya sama sekali.

ADVERTISEMENT

Lihatlah foto pertama ini.

https://www.instagram.com/p/CHWvrt7pcUs/

Nicholas Saputra cukup posting foto seorang perempuan tanpa caption, tapi semua perempuan malah makin sayang sama dia. Benar-benar, Nicsap kalau diadu sama pelet semar mesem, masih menang ajian Nicsap.

Apalagi di foto kedua berikut.

https://www.instagram.com/p/CRyU-iPs0x5/?utm_source=ig_web_copy_link

Caption-nya yang ngomong soal bakau benar-benar bikin GrabID dapat atensi lebih. Eh, bukan, maksudnya jadi dapat aji mumpung soalnya di-tag sama dia. Namun, tentu fokus utama bukan di caption-nya yang ngomongin bakau. Jelas, fokusnya justru di siluet perempuannya.

Baca Juga:

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

4 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Perempuan Sebelum Tinggal di Kos Campur

Saya bahkan tak sanggup untuk membayangkan diri saya sendiri, dicemburuin dan diuwuin sama 3 ribu perempuan di kolom komentar ketika saya upload foto siluet pacar saya yang lagi makan bakso di dekat pohon bakau. Mana bisa? Rasa-rasanya, kok, itu akan janggal, ya, kalau terjadi.

Dengan foto siluet perempuan tersebut, Nicholas seolah malah bikin standar-standar baru!

Pertama, Nicsap dengan egoisnya menciptakan sesuatu yang sebenarnya biasa aja menjadi luar biasa. Iya, foto siluet perempuan itu biasa aja. Semua lelaki bisa melakukannya. Akan tetapi, hal yang biasa saja ini, berhasil bikin semua lelaki di Indonesia seperti rusa yang menatap singa jantan yang ganteng. Nicsap membebani semua lelaki di Indonesia Raya hanya dengan foto siluet perempuan.

Kedua, Nicsap bikin gaya pamer keuwuan dengan cara misterius jadi tren. Semua lelaki harus siap menghadapi perempuan yang mulai terinspirasi dengan keuwuan ala Nicsap yang misterius dan penuh teka-teki itu. Nicsap bakal membuat kita harus siap memajang foto siluet pasangan dengan caption yang ngomongin pohon mangga, dengan latar perkebunan yang tergusur tambang disertai caption ndakik-ndakik soal efek rumah kaca, hingga kita harus bersusah payah nyari pohon bakau agar bisa uwu.

Ketiga, saya sebagai lelaki merasa mangkel sama Nicsap. Dia dengan santainya bikin semua perempuan halu dan kesurupan sama dia. Lewat foto siluet tersebut, banyak perempuan jadi nggak peduli sama lelaki lain, bahkan pasangannya sendiri. Pokoknya yang ada di hati dan pikiran mereka, ya, cuma Nicsap seorang.

Pacar saya sendiri tiba-tiba jadi aneh saat liat foto Nicsap tersebut. Apalagi dia ikut-ikutan berkomentar di kolom komentar foto Nicsap dengan anehnya, “Bang Nicsap, itu foto kita waktu liburan dekat pohon bakau dulu, kok, diposting?” Lah, sejak kapan pacar saya selingkuh dengan Nicsap? Sungguh, bahaya banget ini. Saya harus ngerukyah pacar saya segera!

Nicholas Saputra ini memang tega! Dia dengan egoisnya selalu berhasil tampil misterius, cool, dan sempurna banget di media. Ia jarang pamer muka, tapi selalu pamer keindahan alam dan seni. Kalau kayak gitu terus, mana bisa lelaki Indonesia yang suka rebahan dan sering pamer foto muka pacar dengan jelas, bisa bersaing setara sama dia? Lha wong kelakuan udah nggak Nicsap banget gitu.

Sebagai lelaki yang masih merasa bisa (tapi, kok, ya, susah) buat menyaingi Nicholas Saputra, saya pengin tanya, “Bang, apa nggak capek tampil sempurna terus? Kami ini sudah capek, loh, sama damage-nya!”

Sumber Gambar: Akun Instagram Nicholas Saputra

BACA JUGA Kalau Tokopedia dan Gojek Merger Kira-kira Bakal Gimana ya? dan artikel M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2021 oleh

Tags: foto siluetnicholas saputraPerempuanPojok Tubir Terminal
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Artikel Balasan: Gagasan Penambahan Masa Jabatan Presiden Jadi Tiga Periode Itu Salah dan Patut Diributkan

18 Juni 2021
membandingkan statistik kematian itu goblok mojok

Membandingkan Statistik Kematian Akibat Pandemi Adalah Perbuatan Biadab

23 Juli 2021
4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya karena Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

4 Alasan Perempuan Madura Suka Pakai Banyak Perhiasan Emas, Salah Satunya Belum Mengerti Cara Menabung di Bank karena Akses Sulit

25 Mei 2024
Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

25 November 2023
5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan Terminal Mojok

5 Kesalahan Membuat Alis yang Sering Dilakukan Perempuan

26 Juli 2022
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan

10 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.