Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Membandingkan Berbagai ‘Jangan’ Alias Olahan Sayur Favorit Saya, Siapa Tahu Jadi Favorit Kalian Juga

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
2 Maret 2021
A A
Olahan Sayur Jangan Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saya adalah orang yang nggak terlalu suka makan olahan sayur karena menurut saya sayuran memiliki rasa yang kurang sedap dan terkesan hambar jika dibandingkan dengan jenis makanan lain. Walaupun secara kandungan gizi dan doktrin orang tua, sayuran memiliki khasiat yang jauh lebih bermanfaat untuk tubuh kita. Anehnya, meski mengetahui bahwa sayur punya kandungan gizi yang baik, saya tetap nggak bisa sedoyan itu kalau makan sayur. Bukan berarti benci dan nggak mau makan, cuma sayuran bukan menjadi prioritas utama saya dalam memilih lauk.

Akan tetapi, ibu saya merupakan orang yang pintar dalam menyikapi hal tersebut. Blio paham betul bahwa anaknya ini bukanlah orang yang doyan makan sayur. Namanya orang tua, siapa sih yang mau anaknya setiap hari makan minyak jahat terus-menerus. Oleh karena itu, Ibu sering menerapkan strategi yang bikin saya mau nggak mau makan sayur, yaitu dengan cara hanya memasak satu menu saja dalam sehari, dan menunya adalah “jangan”. Ya sudah, daripada saya harus keluar cari makanan lain, mending makan yang ada saja.

“Jangan” yang dimasak ibu saya jangan diartikan dalam bahasa Indonesia, lho, melainkan “jangan” dalam bahasa Jawa yang berarti sebuah olahan masakan dari berbagai macam sayur. Keunikan dari jangan adalah semakin sering diangetin, cita rasa yang keluar semakin luar biasa. Oleh karena itu, ibu saya sering memasak jangan dalam porsi yang besar, sehingga saya pun harus segera menghabiskan jangan tersebut kalau mau ganti lauk yang lain. Lha gimana? Kalau nggak habis malah diangetin terus, je. Hiks.

Meski begitu, saya tetap mau makan masakan tersebut karena jangan yang dibuat oleh Ibu bikin rasa sayur menjadi nggak terlalu buruk. Malah, saya jadi punya jangan favorit yang mungkin kalian sendiri bakal suka. Wes rasah kakehan ngomong langsung cusss wae!

Jangan gori

Gori adalah buah nangka yang masih muda sehingga masih bisa diolah menjadi jangan. Biasanya, makanan ini dikolaborasikan dengan santan sehingga rasanya menjadi gurih. Masakan yang satu ini akan semakin ciamik jika sudah diangetin beberapa kali lantaran tekstur dari gori semakin lembut dan bumbu pun sudah meresap ke dalam gori. Tetapi namanya sudah diangetin, sudah pasti kandungan gizi di dalam gori semakin hilang karena suhu. Tetap saja jangan gori merupakan salah satu menu favorit rumahan.

Jangan kates

Kates dalam bahasa Jawa berarti buah pepaya. Mungkin kalian bingung gimana caranya pepaya bisa dimasak menjadi makanan. Eits, tentu saja bisa karena pepaya yang digunakan adalah pepaya muda yang biasanya juga bisa digunakan dalam rujak. Berbeda dengan jangan gori, jangan kates biasanya diolah dengan menggunakan bumbu dapur yang beragam sehingga rasanya lebih condong ke manis, pedas, dan gurih. Oleh karena itu, saya cukup menggemari jangan yang satu ini karena rasanya sama sekali nggak mirip dengan sayuran. Mampusss! Eh, maknyuuusss!

Jangan bung

“Lho kok malah kayak dialog, sih?” Tenang dulu, jangan bung di sini bukanlah sebuah dialog percakapan, melainkan olahan masakan yang dalam bahasa Indonesia disebut sayur rebung. Rasa yang ditawarkan oleh masakan ini kurang lebih cukup mirip dengan jangan gori karena sama-sama menggunakan santan, tetapi tekstur yang dimiliki oleh bung atau rebung bagaikan langit dan inti bumi jika dibandingkan dengan gori. Gori memiliki tekstur yang lembut, sedangkan rebung memiliki tekstur yang keras dan kriuk-kriuk sehingga menimbulkan warna tersendiri jika dikunyah di dalam mulut.

Jangan jipang

“Asem, kok namanya aneh-aneh, sih?” Mungkin beberapa orang yang belum pernah mendengar nama makanan ini akan bingung bagaimana bentuk dari makanannya, tetapi percayalah rasanya nggak aneh blas dan sangat nikmat! Jangan jipang kalau dalam bahasa Indonesia berarti sayur labu siam. Biasanya kuah yang ditawarkan lebih variatif jika dibandingkan jangan yang lain karena bisa dimasak dengan variasi gurih saja atau dimasak seperti kari yang pedas gurih. Variasi rasa pedas gurih biasanya dipakai dalam kuliner ketupat sayur yang melegenda itu. Kombinasi tekstur ketupat dan medok kuah jangan memang definisi dari nikmat tiada tara. Memang seenak itu!

Baca Juga:

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

Jangan bening

Mungkin masakan yang satu ini adalah yang paling populer karena dari namanya kita bisa langsung menebak. Memang benar, jangan bening adalah nama lain dari sayur bening yang mungkin pernah menjadi menu masakan dari seluruh rumah di Indonesia. Banyak sayur yang cocok dimasukkan ke dalam masakan ini seperti bayam, wortel, kentang, bahkan brokoli. Dibandingkan seluruh jangan yang disebutkan sebelumnya, jangan bening memiliki rasa yang lebih ringan dan menyegarkan sehingga menimbulkan efek “ahhh” sesaat setelah menyeruput kuahnya yang nikmat. Makanan ini juga bisa dimakan oleh semua umur sehingga eksistensinya sudah sangat melekat di hati para penikmatnya. Slurrrppp…

Itulah beberapa jangan yang menjadi favorit saya. Masakan tersebut bisa membuat sayur yang nggak terlalu saya suka menjadi terasa enak dan cocok di lidah saya. Bukan nggak mungkin beberapa jangan yang menjadi favorit saya, juga bisa menjadi favorit kalian dan sepertinya memang sudah seharusnya begitu!

BACA JUGA Rekomendasi Jenis Sayuran yang Bisa Ditanam Pemula dan tulisan Muhammad Iqbal Habiburrohim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Maret 2021 oleh

Tags: Makananolahan sayur
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

Seserahan Ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0 terminal mojok

Seserahan ala Betawi yang Patut Dilestarikan Eksistensinya di Era 4.0

10 Juni 2021
a&w adalah restoran cepat saji terbaik underrated menu review ulasan mojok.co

A&W tuh Restoran Cepat Saji Terbaik, Sayangnya Underrated

26 Agustus 2020
gorengan

Kelakuan Para Pembeli Gorengan: Lain yang Dipegang, Lain Pula yang Dibeli

29 Agustus 2019
Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Pindah dari Jogja ke Semarang: Udah Panas, Makanannya Nggak Seenak di Jogja

Penderitaan yang Saya Rasakan Saat Pindah dari Jogja ke Semarang: Udah Panas, Makanannya Nggak Seenak di Jogja

6 Maret 2024
Nggak Semua Food Vlogger Jujur, Ada Juga yang Penuh Dusta. Jangan Mudah Percaya!

Nggak Semua Food Vlogger Jujur, Ada Juga yang Penuh Dusta. Jangan Mudah Percaya!

15 November 2023
Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

28 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.