Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Mahasiswa Tua: DO Enggan, Skripsian Tak Mau

Muhammad Iqbal Habiburrohim oleh Muhammad Iqbal Habiburrohim
6 September 2022
A A
mahasiswa tua grup whatsapp MOJOK.CO

mahasiswa tua grup whatsapp MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Waktu berlalu begitu cepat, rasanya nggak kerasa saya sudah memasuki fase menjadi mahasiswa tua. Beberapa tulisan yang saya tulis di sini kemarin sepertinya masih membahas seputar maba, tips dalam perkuliahan, hingga trivia lainnya. Namun, sekarang saya sudah bertransformasi dari maba yang menghormati dan menunduk saat melintas di depan senior hingga sekarang saya yang mengemban gelar “senior” tersebut.

Pait.

Kini, beban kuliah yang saya dapatkan mungkin tak seberat saat semester awal dulu, tapi ternyata beban mental dan tanggung jawablah yang semakin bertambah. Jadwal kuliah mungkin memang hanya tiga hari dalam seminggu, tapi overthinking menjadi tiap hari. Apalagi, mulai banyak teman lain yang telah mulai memikirkan topik dan dosen pembimbing skripsi mereka. Padahal, saya sendiri masih nol besar, sial~

Untungnya, saya masih menemukan teman sejenis untuk sekadar tertawa bersama mengenai hal tersebut. Mereka adalah satu mahasiswa tua satu spesies dengan saya yaitu malas skripsian, tapi nggak mau ketinggalan progress. Sebenarnya saya belum sampai (kalau bisa jangan sampai) di tahap stres dan terlalu berlarut-larut dalam memikirkan kepedihan tersebut. Namun, sepertinya saya harus segera menemukan solusi agar tidak terlalu tertinggal karena dalam lubuk hati terdalam, saya pun pengin merasakan lulus tepat waktu.

Permasalahannya, saat ini mahasiswa tua seperti saya tidak hanya malas skripsian, tapi juga mulai malas untuk masuk ke kelas, belajar, mencari referensi, dan kegiatan lain seputar perkuliahan. Gelora anak muda yang dulu ada seakan hilang begitu saja dan berubah menjadi mahasiswa jompo yang pengin tiduran setiap waktu. Padahal sudah tahu kalah start, tapi malah nggak ada usaha. Dasar mahasiswa tua tidak tahu diri ini~

Selain semangat dan gelora anak muda ala maba yang kian menghilang, kini kami malah semakin sering main random tanpa tahu batasan waktu. Kalau sekali dua kali mungkin oke oke saja, tapi sekarang kita malah seakan mencari-cari agenda untuk menghindari pikiran mengenai kelulusan dan masa depan. Iya sih, hal tersebut memang bukan perilaku yang patut dicontoh, tapi sepertinya kami sedang ada di fase pengin lossss dulu deh. Tapi, nanti kalau kejauhan atau keterusan kami minta tolong untuk segera ditarik ke jalan yang benar lagi, ya!

Namun, pernahkah kalian bertanya-tanya, bagaimana bisa kami—mahasiswa tua—malah los dol ra urusan, padahal dikejar tanggung jawab?

Ya karena mahasiswa tua tersebut, mau jujur atau tidak, stres dan tertekan. Mereka tahu mereka harus menyelesaikan tanggung jawab tersebut, tapi terkadang tekanan itu di luar kemampuan mereka. Ini bahkan terjadi kepada mahasiswa yang rajin sekalipun.

Baca Juga:

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Tekanan skripsi dan ketakutan akan masa depan itu nyata. Solusinya memang hanya dihadapi dan dikerjakan, tapi memulainya tak mudah. Healing jadi pilihan, agar nggak jadi gila. Kecuali memang targetnya cum laude dan punya tekad yang tinggi, baru kelar. Tapi coba tanya, betapa stresnya mereka ketika mengejar hal tersebut, berdarah-darah, Lur.

Terkadang, mahasiswa tua yang memilih glundang-glundung tersebut bukannya malas, tapi mereka lelah. Mengambil jarak kadang jadi pilihan yang masuk akal, meski itu berarti bikin biaya pendidikan membengkak.

Sebenarnya permasalahan mengenai kemalasan yang terjadi hanya dapat diselesaikan oleh pribadi masing-masing. Kalau mau diusahakan, sebenarnya kami mahasiswa tua dapat berkomunikasi dengan teman atau dosen untuk mendapatkan insight baru mengenai topik skripsi atau tips menghadapi masa-masa akhir perkuliahan. Akan tetapi, permasalahan utama dari ini semua adalah seretnya niat dari kami untuk segera satset.

Lagi-lagi, niat seret karena tekanan dan stres yang bikin otak mampet.

Pada akhirnya, solusi dari semua huru hara ini hanya masalah waktu. Mungkin kami butuh waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas dan pressure yang ada. Setelah tahun-tahun melelahkan ditambah lagi kami yang baru saja melewati KKN, sepertinya semangat memang perlu di-charge kembali.

Tulisan ini mungkin juga dapat menjadi reminder untuk saya dan mahasiswa tua yang merasa satu spesies agar tidak terlalu jauh berbelok dan ingat jalan pulang. Jangan sampai teman-teman lain sudah mengenakan toga, kita baru sadar dan mak bedunduk bangun dari hibernasi. Tolong doakan kami!

Penulis: Muhammad Iqbal Habiburrohim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bikin Skripsi Sampai Ratusan Halaman Itu buat Apa, sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2022 oleh

Tags: MahasiswaseniorSkripsi
Muhammad Iqbal Habiburrohim

Muhammad Iqbal Habiburrohim

Seorang lokal Yogyakarta yang menjalani hidup dengan rute yang dinamis. Berpindah dari satu koordinat ke koordinat lain demi tuntutan profesi, sembari merawat kewarasan dengan menumpahkan segala keluh kesah ke dalam barisan kata.

ArtikelTerkait

mahasiswa yang suka bertanya

Surat Protes dari Mahasiswa yang Suka Bertanya di Kelas yang Dikira Mau Sok Pinter

15 Maret 2020
Jurusan Sejarah Kerap Dipandang Sebelah Mata, padahal Berjasa Menyelamatkan Ingatan Banyak Orang Mojok.co

Jurusan Sejarah Kerap Dipandang Sebelah Mata, padahal Berjasa Menyelamatkan Ingatan Banyak Orang

14 Mei 2024
4 Cara untuk Menolak Ajakan Gabung ke Organisasi Mahasiswa terminal UKM mojok.co

Urutan Kasta Divisi Kegiatan Mahasiswa dari yang Enak sampai yang Apes

13 Juli 2020
4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak terminal mojok.co

4 Hal Jadi Mahasiswa UGM Itu Nggak Enak

7 Desember 2021
salah jurusan

Masuk Kuliah: Saatnya Salah Jurusan

2 Agustus 2019
Universitas Terbuka Bukan Tempat bagi Mahasiswa Malas

Universitas Terbuka Bukan Tempat bagi Mahasiswa Malas

13 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026
Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.