Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Keberadaan Warung Madura Adalah Salah Satu Alasan Ramainya Sebuah Kafe

Iqbal AR oleh Iqbal AR
23 Februari 2023
A A
Keberadaan Warung Madura Adalah Salah Satu Alasan Ramainya Sebuah Kafe

Keberadaan Warung Madura Adalah Salah Satu Alasan Ramainya Sebuah Kafe (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ada warung madura berdiri di sekitar kafe, percaya sama saya, kafe itu pasti ramai.

Menurut kitab suci, Tuhan itu menciptakan manusia berpasang-pasangan agar mereka saling mengenal. Itu benar. Dan tidak hanya manusia saja yang diciptakan berpasang-pasangan. Ada banyak ciptaan Tuhan lain (dan beserta turunannya) yang juga diciptakan berpasang-pasangan, atau setidaknya berdekatan. Tujuannya juga tidak hanya sebatas agar saling mengenal, tetapi juga menjadi manfaat bagi satu sama lain.

Ada Indomaret dan Alfamart yang sepertinya juga sudah ditakdirkan berdekatan. Ada kampus dan kos-kosan yang juga sudah ditakdirkan berdekatan. Ada soto dan kecap yang juga diciptakan untuk berpasangan. Ada aku dan kamu, eh kalau ini sayangnya nggak jadi berpasangan, sih. Dan ada juga kafe dan warung Madura yang belakangan ini seperti sudah ditakdirkan untuk berdekatan satu sama lain.

Mungkin kalian bertanya-tanya mengapa kafe dan warung Madura itu akhir-akhir ini seperti ditakdirkan untuk berdekatan. Padahal, keduanya seperti tidak punya irisan yang signifikan. Kafe menawarkan kopi dan beberapa makanan (baik ringan atau berat), sedangkan warung Madura menawarkan segala barang yang kita butuhkan dengan layanan 24 jam. Lalu mengapa mereka seperti ditakdirkan berdekatan?

Begini penjelasannya. Di era sekarang ini, kafe sudah menjelma menjadi pusat peradaban. Maksudnya, kafe tidak hanya sebagai tempat ngopi atau nongkrong saja. Kafe sudah menjadi tempat berkumpulnya manusia dengan segala keperluannya. Ada yang memang sekadar nongkrong atau ngopi-ngopi kecil, tapi ada juga yang memanfaatkan kafe lebih dari itu. Ada yang bekerja, ada yang meeting, ada yang pacaran, ada juga yang memanfaatkan kafe sebagai tempat kreatif (acara musik, dsb).

Guna mengakomodasi agar kafe dapat dipakai dengan berbagai macam tujuan oleh pelanggan, pihak kafe tentu mempunyai strategi khusus agar segalanya terpenuhi. Tujuannya satu, agar kafe tersebut bisa ramai dan pelanggan mau untuk balik lagi ke kafe tersebut. Strateginya tentu dimulai dengan pemilihan lokasi yang strategis (bisa dekat kampus atau dekat dengan perkantoran). Lalu kualitas menu, baik itu makanan atau minuman, juga harus bagus dan enak. Itu penting.

Selain itu, penyesuaian harga juga perlu diperhatikan. Harga menu jika sebuah kafe letaknya di sekitar kampus tentu akan berbeda dengan kafe yang letaknya di kawasan perkantoran. Selain harga, ada juga tata letak kafe yang harus memperhatikan kenyamanan pengunjung. Akses stop kontak tiap meja dan koneksi WiFi yang optimal juga jadi alasan mengapa kafe bisa ramai. Satu yang tidak kalah penting, adalah akses jalan serta parkiran yang memadai juga menjadi poin penting.

Itu faktor yang umum. Sekarang faktor yang kurang umum, tapi sangat penting yang membuat kafe bisa ramai. Salah satu jawabannya adalah keberadaan warung madura yang ada di sekitar kafe. Keberadaan warung madura di sekitar kafe ini benar-benar membuktikan bagaimana manfaat hidup berdampingan dan berdekatan.

Baca Juga:

4 Alasan Orang Lebih Memilih Kopi Susu Gula Aren daripada Menu Kopi Lain di Kafe

Menebak Alasan Kenapa Tidak Ada Kursi Besi ala Indomaret di Warung Madura

Sebagian besar orang yang nongkrong di kafe itu biasanya tidak menghabiskan satu atau dua jam saja. Mereka biasanya nongkrong lebih dari tiga jam, bahkan ada yang dari siang sampai malam. Dan sebagian besar orang yang nongkrong di kafe berjam-jam ini adalah perokok. Inilah bagaimana peran warung madura di sekitar kafe itu benar-benar penting.

Seperti kita ketahui, warung madura itu terkenal dengan pelayanannya yang 24 jam dan betapa lengkapnya apa yang mereka jual. Kita bisa mendapatkan apa saja di warung madura, termasuk rokok. Di warung madura, kita bisa mendapatkan rokok apa saja yang tidak ada di warung lain atau minimarket. Rokok-rokok yang mungkin namanya masih awam di telinga kita, namun sudah jadi favorit banyak orang.

Maka tak heran jika banyak kafe-kafe yang ramai oleh pengunjung, pasti ada warung madura yang berdiri tidak jauh dari kafe tersebut. Bayangkan kalau tidak ada warung madura di sekitar kafe, atau warung maduranya jauh dari kafe, pasti agak malas mau nongkrong lama di sana. Kalau kita kehabisan rokok, butuh effort banyak untuk cari warung madura. Harus keluar dulu, pergi pakai motor, ribet pokoknya.

“Memangnya di kafe itu nggak jual rokok, ya? Bukannya ada kafe yang jual rokok?”

Memang ada kafe yang jual rokok, tapi tidak semua kafe. Kalaupun ada kafe yang jual rokok, pasti harga rokoknya sedikit lebih mahal dan rokoknya juga dari satu atau dua merek saja. Biasanya dari produk Gudang Garam atau Djarum, tidak lengkap seperti warung madura.

“Kan bisa beli rokok di Indomaret atau Alfamart?”

Iya, memang bisa. Tapi, rokok di Indomaret dan Alfamart itu tidak lengkap. Belum lagi Indomaret dan Alfamart kerap ada parkirnya. Indomaret dan Alfamart itu juga kadang tidak buka 24 jam. Kalau kita nongkrong di kafe sampai tengah malam gimana? Ya solusinya adalah warung madura. Itulah mengapa keberadaan warung Madura di sekitar kafe itu jadi salah satu aspek penting mengapa sebuah kafe itu bisa ramai.

Keberadaan warung madura di sekitar kafe ini juga jadi bukti bahwa sebagai manusia kita harus bermanfaat bagi sesama. Bayangkan ada kafe dengan warung madura yang berdiri tidak jauh dari kafe tersebut. Jika kafenya ramai, biasanya warung juga kebagian rezekinya. Kafenya untung, warung madura di sekitarnya juga untung. Sama-sama bermanfaat, kan?

Gimana? Sepakat, kan, bahwa warung madura dengan pelayanan 24 jamnya dan kelengkapan rokok yang dijual jadi faktor ramainya sebuah kafe? Tentunya bukan jadi satu-satunya faktor penting ramainya sebuah kafe. Itu hanya satu faktor saja. Ada banyak faktor sebuah kafe bisa ramai, seperti yang sudah saya jelaskan singkat di awal.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Perbedaan Mencolok Warung Kelontong Milik Orang Madura dan Batak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2023 oleh

Tags: kafekelontongRokoksimbiosis mutualismewarung madura
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

pipa cangklong tembakau cacah mojok

Balada Pipa Cangklong: dari Simbol Borjuis Penindas Sampai Perlawanan Zapatista

16 Februari 2021
kpai

Surat Untuk KPAI : Selamat Karena Telah Berhasil Mengubur Mimpi Anak Bangsa

9 September 2019
5 Kafe Dekat Kraton Jogja, Cocok Buat Kerja hingga Nugas Terminal Mojok

5 Kafe Dekat Kraton Jogja, Cocok Buat Kerja hingga Nugas

14 Juli 2022
Rokok Eceran Dilarang Jokowi, Rakyat Kecil Selalu Jadi Korban (Unsplash)

Larangan Rokok Eceran oleh Jokowi Menyakiti Pedagang Kecil yang Sehari-hari Sudah Terancam Kesulitan Ekonomi

31 Juli 2024
melinting, isi dompet perokok

Temanmu Melinting Bukan karena Miskin, tapi Sedang dalam Laku Spiritual

25 Juni 2020
Dilema Barista Perempuan yang Berakhir Jadi Pemanis Mata terminal mojok.co

Barista Hari Ini: Gaya Terdepan, SOP Belakangan

30 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Jalan Dayeuhkolot Bandung- Wujud Ruwetnya Jalanan Bandung (Unsplash)

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

17 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.