Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Beat Deluxe Merah-Hitam, Motor Honda yang Menjadi Saksi Kejayaan Warga Pamekasan yang Sekarang Menjadi Bos Warung Madura

Zubairi oleh Zubairi
20 Januari 2026
A A
Beat Deluxe, Saksi Kejayaan Bos Warung Madura dari Pamekasan (Shutterstock)

Beat Deluxe, Saksi Kejayaan Bos Warung Madura dari Pamekasan (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Suatu sore, ada seorang bapak muda datang ke tempat saya bekerja. Namanya Pak Tangguh, usianya 37 tahun. Dia datang naik Honda Beat Deluxe warna merah-hitam. Dia adalah bos warung Madura dari Pamekasan.

Tujuan Pak Tangguh datang ke tempat saya bekerja adalah untuk membeli motor bekas yang surat-suratnya masih lengkap. Setelah memilih dan sempat test drive, Pak Tangguh mau membayar. Namun, eh, uangnya kurang Rp1 juta.

Pak Bos menginstruksikan saya mengantarkan Pak Tangguh ke BRILink terdekat untuk mengambil kekurangan uang. Di perjalanan, kami ngobrol banyak. Salah satunya soal Beat Deluxe, yang menjadi kesayangan Pak Tangguh.

Jadi, Beat Deluxe ini adalah saksi perjuangan Pak Tangguh. Pada 2020, dia merantau ke Jakarta untuk menjadi pekerja di warung Madura. Setelah itu, Pak Tangguh sukses membangun bisnisnya sendiri di beberapa kota besar. Mulai dari Jakarta, Bogor, Jogja, Malang, hingga Sidoarjo.

Berawal dari menjadi penjaga warung Madura di Jakarta

Sebelum 2020, sebetulnya Pak Tangguh sudah merantau ke Jakarta. Saat itu, dia menjadi penjaga sebuah warung Madura. Pria asal Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan ini hengkang ke Jakarta demi memperbaiki keadaan hidupnya yang melarat.

Jika bertahan di tanah kelahirannya, Pak Tangguh merasa tak akan ada perkembangan ekonomi yang signifikan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat itu, pekerjaan di tanah kelahiran belum bisa menjanjikan untuk masa depan.

Nah, setelah beberapa tahun menjadi penjaga warung, level keuangan Pak Tangguh membaik. Dia juga bisa menabung untuk kemudian membeli motor Honda Beat Deluxe baru, nopol B, dengan angka tahun 2022. Motor inilah yang menemani setiap perjalanan hidupnya dalam memulai bisnis warung Madura.

Era kejayaan Pak Tangguh dan Beat Deluxe jadi saksinya

Keberadaan Beat Deluxe itu seakan menjadi awal dari kejayaan Pak Tangguh. Saat itu, jabatannya masih penjaga warung. Pak Tangguh sudah punya beberapa rencana untuk bisnisnya sendiri.

Baca Juga:

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Sebelum pulang ke Madura, dia berkomunikasi dengan sesama penjaga warung Madura di banyak kota. Dia bertanya soal “bagaimana” dan “cara” punya warung sendiri. Setelah banyak bertanya dan belajar, Pak Tangguh mendapat info bahwa ada sebuah warung Madura di Bogor yang bisa dia ambil.

Pak Tangguh sempat meninjau lokasi warung di Bogor itu naik Beat Deluxe. Sebelum memutuskan untuk membelinya, Pak Tangguh pulang dulu ke Madura untuk sebuah keperluan.

Naik Beat Deluxe dari Madura ke Bogor

Di Madura, setelah menyelesaikan berbagai urusan, Pak Tangguh siap untuk meninjau lokasi warung Madura di Bogor untuk kedua kalinya. Maka, dengan naik Beat Deluxe, Pak Tangguh motoran dari Madura ke Bogor. Setelah negosiasi, akhirnya warung itu resmi menjadi milik Pak Tangguh.

Saat itu, Pak Tangguh masih menjaga warungnya sendiri. Setelah beberapa lama, pendapatan warung Madura di Bogor mulai membaik. Peluang dapat cuan besar ada di depan mata jika Pak Tangguh berani menjual warung tersebut. 

Setelah menimbang sampai matang, akhirnya Pak Tangguh memutuskan menjual warung Madura miliknya. Setelah itu, dia pulang lagi ke Madura, naik Beat Deluxe merah-hitamnya.

Menemukan warung Madura yang potensial di Jogja

Setelah beberapa waktu di Pamekasan, Pak Tangguh mendengar kabar dari temannya bahwa di Jogja, ada warung Madura yang akan dijual. Pak Tangguh tertarik dan naik Beat Deluxe dia ke Jogja.

Sama seperti sebelumnya, Pak Tangguh membeli, merawat, lalu menjual warung tersebut. Dia mendapat cuan yang lumayan.

Sukses di luar provinsi, Pak Tangguh mencoba bisnis di provinsinya sendiri. Bersama Beat Deluxe, Pak Tangguh mengunjungi banyak jalan besar di Jawa Timur yang punya potensi.

Sempat di Malang, lalu kini menetap di Sidoarjo bersama kejayaan warung Madura miliknya

Setelah beberapa hari berkelana, akhirnya Pak Tangguh menemukan warung Madura di Malang. Persis seperti sebelumnya, dia mengelolanya sendiri, lalu menjualnya kembali.

Bisnis warung Madura bagi Pak Tangguh jelas ada susah-senangnya. Kadang untung banyak, kadang dikit. Tapi, dia tak menyerah. Bersama Beat Deluxe, dia kembali bermusafir dan akhirnya memilih menetap di Sidoarjo.

Sidoarjo, kota yang hingga kini menjadi rumah kedua Pak Tangguh dalam mengembangkan bisnis warung Madura. Tapi, di sana, strateginya berbeda. 

Dulu, dia akan mengelolanya sendiri, pendapatan naik, lalu menjualnya. Kini, dia tidak menjualnya dan menggaji orang lain untuk menjaganya.

“Saya punya dua toko di Sidoarjo, semuanya dekat dengan perkotaan,” ucapnya saat saya bonceng pulang ngambil uang tadi.

Selain tokonya dua, bagi Pak Tangguh, toko di Sidoarjo itu adalah rumah kedua. Jarak ke rumahnya di Pamekasan Madura tergolong dekat, menghasilkan dan menjanjikan. Motoran naik Beat Deluxe ke Sidoarjo jauh lebih ringan ketimbang ke Jogja, Bogor, dan Jakarta. Itulah alasannya, kenapa sampai sekarang belum mau diperjual-belikan lagi.

Beat Deluxe yang tetap sehat dan tak pernah mogok

Meski jarak tempuhnya jauh, kilometer motor andalan ini sudah mencapai 4444 sekian, karena sering bolak-balik ke Sidoarjo, kata Pak Tangguh, Beat Deluxe tidak pernah mogok. “Cuma pernah bunyi krik-krik gitu, Cong, paling karena 3 jam saya nggak berenti-berenti,” katanya

“Setelah langsung dibawa ke bengkel, bunyi tadi langsung hilang. Nyaman. Hingga sekarang,” tambah Pak Tangguh.

Oh iya, Pak Tangguh itu baik. Saya dibelikan kopi ABC botolan saat mengantarnya ngambil uang. Tetap sehat, panjang umur, rejeki lancar, Pak Tangguh.

Penulis: Zubairi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: beat deluxebeat deluxe 2022bogorharga beat deluxehonda beatJogjamaduraPamekasanwarung madura
Zubairi

Zubairi

Pemuda asli Sumenep, Madura yang biasa makan nasi jagung dan gengan kelor.

ArtikelTerkait

Jalan Tambak-Bendo Jogja, Jalan Kecil Penghubung Jogja, Bantul, Sleman yang Bikin Kapok Mojok.co

Jalan Tambak-Bendo Jogja, Jalan Kecil Penghubung Jogja, Bantul, Sleman yang Bikin Kapok

3 Februari 2024
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
5 Kafe Ramah Anak di Jogja

5 Kafe Ramah Anak di Jogja

24 Juni 2023
ngapak umpatan misuh jogja solo banyumas mojok

Dalam Menyederhanakan dan Meningkatkan Kadar Umpatan, Orang Ngapak Lebih Orisinal

28 Oktober 2020
3 Kesalahan Sepele KRL Jogja Solo yang Cukup Mengganggu Penumpang

3 Kesalahan Sepele KRL Jogja Solo yang Cukup Mengganggu Penumpang

15 Mei 2024
Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

Jalan Kaliurang Jogja: Udah Makin Macet, Lubangnya Berlipat Ganda, Bikin Susah Pengendara Motor!

25 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

28 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.