Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Jangan cuma mengingat stereotip negatifnya, nyatanya orang Madura itu jago banget masak

Muhammad Bima Raihan oleh Muhammad Bima Raihan
10 Agustus 2026
A A
5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang Mojok.co

5 Kuliner Madura selain Sate yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, setiap orang di Jawa Timur jika ditanya mengenai orang Madura, pikirannya pasti tidak akan jauh-jauh dari julukan negatif seperti “rayap besi” atau paling tidak “kartel Meksiko”. Tentu, stereotip terhadap orang Madura ini tidak selalu bernuansa negatif. Ada juga pujian seperti warung kelontong mereka yang buka 24 jam dan baru tutup kalau hari kiamat, yang tentunya selalu menjadi penyelamat di tengah malam ketika ingin membeli sesuatu.

Namun, harus diakui, julukan negatif tadi memang lebih sering tertanam di kebanyakan masyarakat, terutama di Malang, kota tempat saya tinggal.

ADVERTISEMENT

Julukan yang lebih melekat ini diberikan bukan tanpa sebab. Seringkali, orang Madura yang merantau ke daerah lain seperti Surabaya dan Malang, hampir selalu diidentikkan dengan berbagai macam masalah. Entah mulai dari mencuri bangku taman yang terbuat dari besi, menjadi juru parkir ilegal, bahkan menjadi preman.

Bahkan, Muharto yang merupakan daerah dengan mayoritas penghuni orang Madura di Kota Malang, sering kali dianggap zona merah untuk kasus sartok (jambret). Padahal, kita pun tidak pernah tahu pasti apakah si penjambret itu benar-benar orang Madura atau bukan. Gara-gara cerita yang telanjur menyebar inilah, muncul pelesetan yang menyamaratakan kawasan Muharto dengan markas kartel Meksiko.

Namun, di balik semua stigma sangar tersebut, ada satu hal yang ingin saya tanamkan di benak pembaca sekalian. Sebuah fakta yang saya yakin, disadari atau tidak, sebenarnya sudah pernah kalian rasakan juga yakni kebanyakan orang Madura itu nyatanya adalah orang yang sangat pandai memasak

Memasak adalah Keahlian Orang Madura

Saya mengatakan ini bukan tanpa alasan, dan bukan cuma merujuk pada hidangan mainstream mereka seperti bebek ataupun sate Madura. Banyak kuliner asli Madura yang di Malang ini memang sangat enak dan layak untuk dicoba. Contohnya seperti Nasi Buk Madura di Jalan Kawi. Kalau buat sarapan, ini merupakan salah satu best option yang bisa saya tawarkan. Sebab, tempat ini bisa membuat Anda yang awalnya tidak doyan jeroan seperti paru dan kawan-kawannya, mendadak bisa sangat menikmati makanan tersebut.

Selain kuliner asli mereka, banyak juga makanan langganan saya yang ternyata penjualnya adalah orang Madura. Salah satu contohnya adalah nasi goreng di sebelah kantor BCA dekat Pasar Blimbing. Rasanya enak banget. Saya berani menilai nasi goreng itu enak bukan cuma dari porsinya yang kuli, tapi bumbunya itu lho, benar-benar terasa!

Coba bandingkan dengan kebanyakan penjual nasi goreng di Malang yang rasanya sering kali sama-sama hambar, atau mentok-mentok cuma kerasa micinnya doang.

Baca Juga:

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

Lihat dari sisi yang lebih terang

Belum lagi kalau ngomongin Rumah Makan Padang langganan saya, yang terletak di daerah Kendalsari yang tentunya waktu itu saya terkejut yang menjual ternyata menggunakan bahasa Madura. Kalau boleh jujur, nasi Padang langganan saya ini rasanya nggak kalah enak sama RM Payakumbuah milik Arief Muhammad.

Ya… mungkin saya nulis begini karena harga Payakumbuah yang sangat mahal, sehingga saya harus meresapi betul setiap gigitan dari satu potong rendang seharga 50 ribuan (meskipun waktu itu saya ditraktir sih). Sementara di langganan saya ini, dengan harga segitu saya bisa dapat tiga potong daging, plus sayurnya tumpah-tumpah, dan kuahnya bisa dihemat buat makan seharian.

Dan sebenarnya, masih banyak lagi warung makanan milik orang Madura yang rasanya kelewat enak. Visual makanan mereka ini sering banget berkeliaran di feed Instagram saya dengan gambaran yang begitu menggugah selera. Tentu saja, harganya juga selalu ramah di kantong. Salah satu contohnya seperti Nasi Cumi Hitam Madura di Pasar Atom Surabaya,. Yang sudah pasti bakal masuk list wajib kulineran saya kalau main ke sana nanti.

Jadi, kita sebaiknya mulai berlaku adil, atau mulai memandang Madura dari sudut yang lebih positif. Khazanah kuliner dan kemampuan mereka memasak sungguh wajib kita apresiasi, karena memang sejago itu.

Penulis: Alfian Muslim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2026 oleh

Tags: kuliner maduramaduraorang madura jago masak
Muhammad Bima Raihan

Muhammad Bima Raihan

Hanya seorang rakyat biasa.

ArtikelTerkait

Blega, Kecamatan di Bangkalan Madura yang Ngebet Disebut Kota, Padahal Nggak Punya Apa-apa Mojok.co

Blega, Kecamatan di Bangkalan Madura yang Ngebet Disebut Kota, Padahal Nggak Punya Apa-apa

5 April 2024
Bagi Saya, Budaya Yok-Ayok di Madura Saat Melayat Orang Meninggal Sangat Meresahkan, Mending Dihilangkan karena Sudah Kebablasan

Bagi Saya, Budaya “Yok-Ayok” di Madura Saat Melayat Orang Meninggal Sangat Meresahkan. Mending Dihilangkan karena Sudah Kebablasan

11 Juli 2024
Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya Mojok.co

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

31 Mei 2026
4 Hal yang Dibenci dan Melukai Hati Orang Madura, tapi Sering Dianggap Biasa Saja oleh Banyak Orang Mojok.co gen z

Tak Ada yang Lebih Menyedihkan ketimbang Hidup Gen Z Madura, Generasi yang Tumbuh Tanpa Peran Orang Tua tapi Harus Tetap Tahan Banting Saat Dewasa

14 April 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

Kasta Mahasiswa di Bangkalan Madura, Ada yang Si Paling Ormek hingga yang Cuma Jadi Remahan Rempeyek

11 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.