Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Rekomendasi Tempat Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel

Rina Widowati oleh Rina Widowati
15 September 2025
A A
4 Rekomendasi Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel Mojok.co

4 Rekomendasi Kuliner Jogja untuk Wisatawan Surabaya yang Lidahnya Rewel (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliner Jogja satu-satunya hal yang sulit diterima wisatawan Surabaya. 

Jogja masih menjadi destinasi wisata favorit wisatawan. Apalagi bagi orang Surabaya seperti saya, berwisata ke Jogja menyenangkan karena aksesnya yang begitu mudah. Di antara banyaknya pilihan kendaraan, saya lebih senang naik mobil bersama rombongan . Selain lebih murah, waktu tempuhnya kini tidak memakan waktu lama karena pintu Tol Prambanan sudah dibuka. 

ADVERTISEMENT

Pokoknya, bagi wisatawan Surabaya, Jogja itu paket lengkap. Akses ke Jogja mudah, destinasi wisata beragam hingga banyak pilihan penginapan. Hanya satu kekurangan tempat ini: kulinernya. 

Lidah mayoritas orang Surabaya tidak cocok dengan kuliner Jogja yang cenderung manis. Satu hal ini bisa membuat suasana berlibur mendadak berubah muram. Maklum saja, perkara perut memang bisa mengubah mood. 

Akan tetapi, tenang saja, berdasar pengalaman menjelajahi Kota Pelajar, saya menemukan beberapa kuliner Jogja yang bakal cocok di lidah arek Suroboyo sekalian. Semoga rekomendasi ini bisa menjaga mood dan perut kalian selama plesir ke Jogja. 

#1 Mak Semarangan bukan kuliner orisinal Jogja, tapi lebih diterima lidah arek Suroboyo

Dari pengalaman saya, rasa kuliner Semarang lebih mudah diterima lidah Surabaya dari pada kuliner Jogja. Meskipun beberapa masakan ada rasa manisnya, tapi lidah Surabaya masih bisa menoleransinya. Buat wisatawan Surabaya yang lidahnya rewel, Mak Semarangan di Jalan Monjali sangat saya rekomendasikan. 

Pilihan menu di sanaberagam, tapi kalau udah lapar banget saran saya langsung pesan Lontong Opor Cap Gomeh. Rasa makanan ini mirip dengan bumbu opor Surabaya, bisa jadi aroma ebi atau udang kecil yang bikin rasanya khas kuliner kota tepi laut. Menu ikan juga ada, seperti bandeng bakar plus sambal terasi khas Semarang yang cocok buat lidah Surabaya.

Kalau mau ngirit bisa juga pesan menu paket nasi ayam goreng kremes. Harganya sekitar Rp20 ribu sudah dapat es teh. Nggak cuma makanan berat, Egg Tart Mak Semarangan ternyata enak, bisa dibawa pulang juga buat oleh-oleh. 

Baca Juga:

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Selain makanannya pas di lidah Surabaya, tempatnya juga menarik karena ornamen vintage di mana-mana. Jadi selain makan enak, sempatkan foto-foto bersama teman di Mak Semarangan.

#2 Kandang Ingkung cabang Kaliurang kuliner Jogja yang harganya bisa bikin kaget orang Surabaya

Saya sarankan kalian mencicipi kuliner Jogja, Kandang Ingkung, yang terletak di Jalan Kaliurang. Lokasinya cocok buat perut kelaparan yang baru turun dari wisata Merapi. Meskipun tempatnya biasa saja, tidak terlalu luas, dan tidak ada tempat estetik untuk berfoto, tapi rasa masakannya tidak ada manisnya sama sekali. 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Bagi yang belum tahu, ayam ingkung adalah kuliner Jogja asli. Biasanya makanan  ini disajikan untuk acara syukuran atau slametan. Saat mencicipi makanan ini, saya baru tahu kalau masakan Jogja asli ternyata ada yang didominasi rasa gurih.

Menu Kandang Ingkung tentu saja Paket Ayam Ingkung satu ekor utuh. Menu ini disajikan bareng sambal korek, oseng jantung pisang, oseng daun pepaya, peyek bayam dan lalapan. Seporsinya mencapai Rp 150 ribu, tapi bisa disantap untuk 3-4 orang. 

Menu porsian juga sangat rekomen buat lidah Surabaya yang doyan jeroan. Ada nasi gurih pedas paru, nasi gurih pedas kikil dan nasi gurih pedas babat. Enak wes to enak, asal jangan sering-sering makan jeroan karena negara ini masih butuh anak muda yang sehat, bugar dan panjang umur.  

Harga untuk sepiring nasi gurih tadi berkisar Rp26 ribu sampai Rp30 ribu. Kalau camilan seperti mendoan atau pisang goreng sekitar Rp12 ribu sampai Rp15 ribu. Wisatawan Surabaya mungkin akan terkejut melihat harga di menu karena mirip dengan makanan di resto Surabaya, resto ya bukan warung. 

#3 Sate Kambing Muda Tegal-Pak Harto Tahu bisa jadi pilihan kalau ingin sat-set 

Sebagai penyuka sate kambing, saya mengakui kalau olahan sate kambing Jogja dan Jawa Tengah jagoannya. Sate kambing adalah solusi makan paling mudah bagi wisatawan Surabaya yang ingin kulineran enak Jogja. Rasa manisnya ya paling gitu-gitu saja, masih kalah dengan rasa daging kambing yang khas. Apalagi, menu yang disajikan Sate Kambing Muda Tegal Pak Harto Tahu. Semua makanan di sana enak banget, tidak bau prengus dan empuk. Disajikan kodian di atas hotplate dan tempatnya bersih. 

Soal harga, sate kambing di Jogja jauh lebih murah dibandingkan di Surabaya. Satu kodi atau 20 tusuk sate di sini hanya Rp110 ribu. Lebih enak lagi kalau dimakan bersama sop balungan yang bening, harga seporsinya Rp30 ribu cukup buat 2 sampai 3 orang. Oiya, menariknya, bersama sambal kecap, tomat hijau selalu disertakan. Mungkin agar lidah terasa segar dan tidak enek. 

Lokasi tempat kuliner satu ini berada di Tiyasan, tepatnya di Jalan Sidomukti, Condongcatur. Tak jauh dari Jalan Kaliurang. Tempatnya memang tidak terlalu luas, tapi adem karena bisa dinikmati sambil menghadap hamparan sawah. Yang estetik nggak cuma kopi, sate kambing juga bisa.

#4 Desa Palagan, resto yang menjual rasa ndeso idaman wisatawan Surabaya

Desa Palagan bukan nama desa. Ini nama resto di wilayah Jogja bagian Utara. Lokasinya agak masuk, tapi gampang ditemukan. Alamatnya di Jalan Shinta, Karang Moko, Sariharjo. Atau ketik saja Desa Palagan di Google pasti muncul lokasi sekalian menunya. Resto yang mengusung konsep prasmanan ini bisa didatangi jam berapa saja, seperti Warung Madura, resto ini buka 24 jam. 

Konsep prasmanan bisa jadi solusi untuk wisatawan Surabaya yang rewel. Sebab, di sana wisatawan bisa  bebas memilih lauk yang disuka. Pilihan lauknya banyak, mulai ayam goreng, ayam bakar, ayam bacem, mangut ayam, mangut ikan pe, tahu tempe bacem, lele goreng dan sebagainya. Sayurannya juga beragam, mulai lodeh, sop, bothok, oseng sayur dan garang asem. Lalu ada juga menu angkringan yang menjual aneka camilan, seperti singkong, pisang goreng dan tentu saja sate-satean. 

Menu masakannya memang khas kuliner Jogja ndeso. Itu mengapa harganya tidak terlalu mahal. Harga lauknya tersedia mulai dari Rp6 ribu sampai Rp45 ribu, sangat bervariasi jadi tinggal dicocokkan saja dengan budget kulineranmu. Yang istimewa di Desa Palagan sebenarnya menu wedangannya. Ada wedang empon-empon, wedang keruk, wedang abang dan masih banyak aneka wedangan yang baru saya dengar namanya. 

Semoga saja 4 rekomendasi tempat kuliner Jogja di atas bisa membantu wisatawan Surabaya yang lidahnya yang rewel, terutama terhadap makanan manis. Sebab, Bagi orang Surabaya, yang seharusnya manis itu memang cuma jajan pasar dan UMR. Semoga UMR Jogja nantinya semanis rasa kotanya, salam manis dari Surabaya.  

Penulis: Rina Widowati
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Lalu Lintas Medan Terlalu Barbar untuk Perantau Asal Surabaya seperti Saya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2025 oleh

Tags: JogjaKulinerkuliner jogjamakanan khas jogjaorang SurabayaSurabayatempat makan JogjaWisata Kulinerwisatawanwisatawan surabaya
Rina Widowati

Rina Widowati

Ibu rumah tangga, mantan pengajar di sekolah swasta yang masih mengamati dunia pendidikan. Pedagang yang peduli soal isu sosial dan politik. Hobi naik gunung dan bercita-cita mendaki ke Cartenz.

ArtikelTerkait

Thrifting Bukan Budaya Surabaya, Budaya Surabaya Adalah TP Pagi terminal mojok

Online Thrifting Bukan Budaya Surabaya, Budaya Surabaya Adalah TP Pagi

21 Desember 2021
Culture Shock Orang Jogja Saat Kulineran di Tegal

Culture Shock Orang Jogja Saat Kulineran di Tegal

6 Agustus 2022
Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
5 Hal yang Terjadi Jika Sleman Meninggalkan Jogja (Unsplash)

Membayangkan Betapa Menderitanya Jogja Jika Sleman Menghilang Pergi, Inilah 5 Hal yang akan Terjadi

21 Maret 2025
3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Tempat Makan di Bandung yang Wajib Dicoba Setidaknya Sekali Seumur Hidup 

13 Februari 2026
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Jadi Kritis di Jogja Itu Hil yang Mustahal

16 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

11 Juli 2026
Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

9 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

8 Juli 2026
Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
Kenapa banyak pemilik motor Honda trauma servis di AHASS? (Unsplash)

Kenapa banyak pemilik motor Honda nggak mau servis motor di bengkel resmi atau AHASS?

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.