Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
28 Juli 2026
A A
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ekspektasi liburan saya ke Lembang Bandung beberapa minggu lalu sebenarnya cukup tinggi. Sebagai pemburu promo hotel, saya bangga sekali bisa dapat penginapan model cottage bintang lima yang harga per malamnya cuma Rp500.000-an. Fasilitasnya jempolan. Ada sarapan, kolam air hangat untuk anak, dan mini living room di setiap kamar. Jauh lebih nyaman daripada city hotel yang kaku.

Akan tetapi, semangat itu mulai terusik ketika saya tertarik mencoba fasilitas berkuda keliling area hotel untuk anak saya. Saat saya tanya harganya ke resepsionis, staf hotel tersebut malah seakan bersikap lepas tangan. Bukannya menyodorkan price list resmi yang transparan, petugas resepsionis malah menyuruh saya tanya langsung ke pemandu kudanya.

ADVERTISEMENT

Sebagai tamu, tentu saya merasa janggal. Biasanya, hotel bintang lima punya aturan harga yang jelas supaya tamunya tenang. Benar saja, keanehan di meja resepsionis itu ternyata jadi pintu pembuka pengalaman yang membuat saya sadar kalau saya sedang berhadapan dengan situasi pengibulan yang klasik.

Niat baik yang justru jadi celah pemandu kuda di Lembang bermain licik

Belajar dari pengalaman buruk membeli stroberi di Tangkuban Perahu tempo hari, di Lembang Bandung saya jauh lebih waspada. Sebelum naik kuda, saya pastikan bertanya dulu soal tarif. Pemandu menyebut angka Rp35.000 per orang untuk sekali putaran dan saya langsung setuju.

Di tengah perjalanan, beliau menawarkan apakah anak saya mau turun lebih jauh ke area bawah cottage. Saat itu, pikiran saya positif saja. Saya kira beliau bertanya karena khawatir anak saya takut dengan jalanan curam atau rimbunnya pohon pinus. Karena anak saya santai saja, saya pun mengiyakan tawarannya.

Dongkol karena dikenai tarif lebih dari kesepakatan

Saya sadar betul, jalanan menurun itu nanti akan menguras tenaga saat harus mendaki kembali ke atas. Makanya, saya sudah berniat memberi uang lebih sebagai apresiasi. Di saku, saya sudah siapkan uang dua kali lipat dari harga awal.

Akan tetapi, saat sampai di titik akhir dan saya menyodorkan uang tersebut, beliau sempat terdiam sejenak sebelum melontarkan kalimat yang bikin saya melongo. Tarifnya mendadak jadi tiga kali lipat hanya karena rutenya sampai bawah. Rasa kesal langsung menyergap karena pemandu itu tidak menginfokan tambahan biaya tersebut sejak awal.

Mungkin saya terlalu naif karena menganggap area hotel sebagai ruang aman yang steril dari tipu-tipu. Ternyata, jebakan batman masih ada di mana-mana. Masalahnya bukan sekadar nominal uangnya, melainkan transparansi. 

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

Menawarkan jasa tanpa bicara soal tambahan biaya di muka itu, bagi saya, sama saja dengan perangkap. Alhasil, saya harus merogoh kocek Rp105.000 dengan rasa dongkol. 

Pengalaman di Lembang Bandung ini benar-benar bikin saya kapok. Lain kali, saya berjanji buat tidak gampang percaya dan iba pada orang asing di tempat wisata.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bukan cuma soal dingin, ini 4 kejanggalan di Lembang yang bikin wisatawan Semarang heran.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2026 oleh

Tags: Bandunglembanglembang bandungLiburantempat wisata bandungwisata bandungwisata lembang
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Jalan Ciumbuleuit Bandung, Nama dan Kondisi Jalannya Sama-sama Menyusahkan Banyak Orang

Jalan Ciumbuleuit Bandung, Nama dan Kondisi Jalannya Sama-sama Menyusahkan Banyak Orang

18 Januari 2025
Mendapatkan 2 Lampu Hijau Sekaligus di Stopan Kiaracondong dan Buah Batu Adalah Sebuah Keajaiban terminal mojok

Stopan Kiaracondong, Tempat Warga Bandung Melatih Kesabaran

5 April 2023
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Depok-Tangerang Sepele, Cuma Tempat Numpang Pekerja Jakarta (Pexels)

Depok dan Tangerang Dipandang Lebih Rendah Dibanding Jakarta karena Sebatas “Tempat Numpang” Para Pekerja

4 Maret 2025
SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

SCBD Bandung, Kawasan Baru yang Macetnya Nggak Manusiawi

12 Februari 2024
liburan

Dilema Liburan dan Keinginan Tetap Produktif

13 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate Mojok.co

MagangHub Kemnaker bukan tempat cari magang, tapi wadah menguji kesabaran para fresh graduate

25 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co tukang cukur madura

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

24 Juli 2026
Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

23 Juli 2026
5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
3 Fakta Menarik tentang Kota Batu yang Jarang Dibicarakan Orang, Salah Satunya Pernah Terkenal dengan Perkebunan Kina

Macetnya Kota Batu kini bikin jengkel, semua gara-gara tata kota yang berantakan!

25 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.