Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq oleh Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
9 April 2026
A A
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemiskinan dan Kebumen bak dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Maklum, kabupaten ini menjadi daerah termiskin di Jawa Tengah selama 7 tahun berturut-turut. Baru pada 2025 lalu, daerah ini akhirnya lepas dari status daerah. 

Kabar gembiranya, selain bebas dari predikat daerah termiskin, perlahan Kebumen membangun citra sebagai daerah wisata Jawa Tengah. Dan, upaya itu mulai membuahkan hasil. 

Selama libur Lebaran 2026, Kebumen tercatat sebagai daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan terbanyak di Jawa Tengah. Setidaknya ada 675.348 orang mampir ke Kebumen. Angka yang nggak main-main dan cukup untuk menyalip Kabupaten Klaten dan Kota Semarang yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata favorit di Jawa Tengah. 

Sebagai warga lokal (warlok) bohong kalau tidak bangga dengan capaian ini. Selama bertahun-tahun malu karena menyandang daerah miskin, akhirnya ada citra positif dari daerah ini. 

Apa sih yang menarik dari Kebumen?

Kalian yang belum pernah ke Kebumen mungkin akan bertanya-tanya apa menariknya wisata di kabupaten ini. Kebumen mungkin bukan kota besar seperti Semarang yang bisa menawarkan mal besar maupun fasilitas penunjang yang mumpuni, tapi justru itu daya tariknya. Kebumen menawarkan wisata alam yang indah dan ramah di kantong. 

Lihat saja 3 destinasi yang paling ramai atau banyak dikunjungi: Pantai Mliwis, Pantai Menganti, dan Pantai Setrojenar. Tiga pantai itu punya kesamaan menawarkan pemandangan indah dan terjangkau. Daya tawar itu otomatis membentuk pasarnya sendiri yakni orang-orang yang ingin berlibur tanpa harus berpikir dua kali soal budget. 

Selain mengandalkan wisata pantai, Kebumen juga terlihat siap menyongsong posisi sebagai daerah wisata. Lihat saja penataan Alun-alun Pancasila Kebumen yang makin rapi. Selain itu hadir pula ikon-ikon baru hingga penangan wisata yang terasa lebih serius. Kebumen perlahan berubah dari sekadar “kota singgah” jadi “kota tujuan”. 

Bangga, tapi tetap perlu waspada

Jujur, sebagai warlok saya merasa capaian ini layak dirayakan. Tidak setiap hari daerah yang sering dianggap “biasa saja” bisa berdiri di posisi teratas. Ada kebanggaan di sana. Ada validasi bahwa Kebumen punya sesuatu yang memang layak diperhitungkan. 

Baca Juga:

Tutorial Menyelamatkan Purworejo: Jiplak Saja Wisata Kebumen dan Cara Magelang Menciptakan Lapangan Kerja

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

Akan tetapi, di balik semua itu, ada satu pertanyaan yang mungkin belum banyak dibahas, apakah Kebumen siap dengan ramainya wisatawan? Karena jumlah pengunjung yang besar selalu datang dengan konsekuensi. Sejauh pengamatan saya, berbagai persoalan yang dulunya tak ada mulai muncul. Misal, parkir liar di area yang tidak dirancang menampung kendaraan hingga kemacetan makin sering terutama di jalur menuju pantai. Apabila persoalan macam ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan berakhir buruk. Saya rasa di titik inilah Kebumen sebagai daerah wisata sedang diuji. 

Kebumen mungkin perlahan mulai “naik kelas”, tapi sebagai warlok saya berharap capaiannya tidak sampai situ saja. Selain mencari solusi atas “pekerjaan rumah” sebagai daerag wisata, perlu juga dipikirkan cara wisatawan ingin kembali, tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan warlok. Dan, sayang sekali kalau Kabumen berhasil jadi daerah wisata, tapi mengorbankan banyak hal lain. 

Penulis: Akhmad Alhamdika Nafisarozaq
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 April 2026 oleh

Tags: destinasi wisata kebumenkabupaten miskinkabupaten wisataKebumenpantai kebumenwisata kebumen
Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Akhmad Alhamdika Nafisarozaq

Mahasiswa kabupaten yang sering pulang untuk mengamati rumah sendiri yang perlahan berubah.

ArtikelTerkait

Jogja Itu Kota Salah Urus, eh Kebumen Malah Menirunya. Aneh! (Unsplash)

Ketika Identitas Sudah Tidak Penting Lagi, Kota Kebumen Lebih Memilih untuk Beralih dan Meniru Jogja yang Salah Urus

12 Maret 2024
Kapal Mendoan Kebumen: Niat Baik Menata Pedagang, tapi Berakhir Bikin Pedagang Gulung Tikar dan Meradang

Kapal Mendoan Kebumen: Niat Baik Menata Pedagang, tapi Berakhir Bikin Pedagang Gulung Tikar dan Meradang

12 Agustus 2025
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
10 Pantai yang Bikin Kebumen Nggak Pantas Menyandang Status Kabupaten Termiskin, Cocoknya Jadi Kabupaten Wisata Mojok.co

Kebumen: Banyak Pantainya, tapi Belum Jadi Primadona Wisata Layaknya Yogyakarta

21 April 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin (Unsplash) purworejo

Usaha Kebumen Lepas dari Status Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

14 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.