Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-puja Orang

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
8 April 2026
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Di pasar mobil bekas, ada dua nama yang sering muncul ketika orang mencari kendaraan kecil dengan harga terjangkau, yakni KIA Picanto dan Suzuki Karimun. Keduanya sama-sama masuk kategori city car. Dua mobil itu sama-sama juga punya sejarah panjang. Bahkan, sama-sama dianggap solusi ekonomis bagi masyarakat urban. 

Akan tetapi, kalau kalian mau ngulik lebih jauh, ada satu kesimpulan yang terasa semakin sulit dibantah. Memilih Picanto bekas jauh lebih manusiawi dan masuk akal dibandingkan membeli  Karimun bekas. Ini beberapa alasannya:

Desain Kia Picanto nggak malu-maluin

Mobil bukan sekadar alat transportasi, tapi juga ruang hidup kecil yang setiap hari kita tempati. Dalam konteks ini, desain menjadi penting. Picanto sejak generasi awal sudah berusaha tampil sebagai mobil kecil yang tetap punya estetika. Garis bodinya membulat, proporsinya seimbang, dan tidak terasa seperti kotak kompromi.

Sebaliknya, Suzuki Karimun (terutama generasi awal) terjebak dalam bentuk yang terlalu fungsional. Desainnya seperti tidak peduli dengan kenyamanan visual penggunanya. Bentuknya mengingatkan pada kendaraan utilitarian yang sekadar ada untuk mengangkut, bukan menemani. Bahkan ketika masuk ke generasi berikutnya seperti Wagon R, nuansa “hemat segala hal” masih terasa terlalu kuat.

Interior Kia Picanto yang lebih manusiawi

Masuk ke dalam kabin, perbedaan itu semakin terasa. Picanto menawarkan interior yang lebih rapi dan lebih “niat.” Terasa seperti mobil sungguhan, bukan sekadar alat transportasi murah. Tata letak dashboard-nya masuk akal. Materialnya meskipun sederhana tapi tidak terasa murahan secara berlebihan.

Karimun justru sering terasa seperti kompromi yang dipaksakan. Banyak bagian interiornya terasa kosong, tipis, dan minim peredaman. Duduk di dalam Karimun lama bisa terasa seperti duduk di dalam kaleng berjalan. Ini bukan sekadar soal selera. Namun, soal pengalaman berkendara yang setiap hari akan dirasakan.

Kenyamanan berkendara yang lebih masuk akal

Salah satu aspek paling krusial dalam memilih mobil adalah kenyamanan. Picanto unggul dalam hal ini. Suspensinya lebih matang dan bantingannya lebih halus. Kabinnya relatif lebih kedap dibandingkan Karimun. Picanto mungkin bukan mobil paling nyaman di dunia. Tapi, setidaknya, ia berusaha memberikan pengalaman berkendara yang tidak melelahkan secara fisik maupun mental.

Suzuki Karimun, terutama generasi kotak, punya karakter suspensi yang cenderung kaku dan mental. Jalan sedikit rusak saja sudah terasa sampai ke tulang belakang. Ini bukan pengalaman yang manusiawi untuk penggunaan harian. Apalagi di kota-kota Indonesia yang kondisi jalannya tidak selalu ideal.

Baca Juga:

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

Mesin dan performa yang lebih rasional

Dalam hal performa, Picanto juga menawarkan sesuatu yang lebih seimbang. Mesin kecilnya cukup responsif untuk penggunaan dalam kota. Transmisinya lebih halus dan tidak terasa dipaksa.

Karimun sering terasa underpowered. Terutama, ketika membawa penumpang penuh atau melintasi tanjakan. Suara mesin yang masuk ke kabin juga cenderung lebih kasar. Ini menciptakan pengalaman berkendara yang terasa “kerja keras” untuk sesuatu yang seharusnya sederhana.

Memilih mobil bukan tentang siapa yang paling irit saja. Namun, juga tentang bagaimana mobil itu memperlakukan penggunanya. Dalam hal ini, Picanto lebih rasional karena tidak membuat penggunanya harus berkompromi terlalu banyak.

Fitur dan rasa aman yang lebih layak

Rasa aman adalah hal utama dan prioritas. Mobil bekas tetap harus memberikan rasa aman. Picanto, bahkan di generasi lama, biasanya sudah dilengkapi fitur yang lebih layak. Mulai dari dual airbag hingga sistem pengereman yang lebih baik.

Rasa aman bukan hanya soal spesifikasi, tapi juga soal kepercayaan diri saat berkendara. Picanto memberikan rasa aman dalam kadar yang lebih masuk akal. Hal ini berbeda jauh dengan Karimun.

Karimun, terutama versi lama, sering terasa terlalu minimalis. Ini mungkin bisa dimaklumi pada masanya. Namun, di kondisi sekarang, standar keselamatan sudah berubah. Mengendarai mobil dengan fitur minim di tengah lalu lintas modern bukan keputusan yang bijak.

Harga bekas Kia Picanto dan Suzuki Karimun yang tidak berbeda jauh

Salah satu argumen utama memilih Suzuki Karimun biasanya adalah harga. Namun kenyataannya, selisih harga antara Kia Picanto bekas dan Suzuki Karimun bekas seringkali tidak signifikan. Ingat, perbedaan harganya itu tipis. Memilih mobil dengan kualitas pengalaman yang jauh lebih baik menjadi keputusan yang logis.

Di sinilah letak keanehannya. Menghemat sedikit uang, tapi mengorbankan kenyamanan harian adalah keputusan yang terasa tidak seimbang. Picanto menawarkan value yang lebih utuh, bukan sekadar murah di awal. Sedangkan Karimun itu kosong dan penuh gimmick.

Pada akhirnya, memilih mobil bekas adalah soal prioritas. Mobil yang baik bukan hanya yang bisa berjalan. Namun, bisa membuat perjalanan terasa layak dijalani. Secara harga, keduanya apple to apple. Namun secara keseluruhan, jauh berbeda.

Picanto jauh lebih unggul dibandingkan Karimun. Memilih Picanto bekas dibandingkan Karimun bekas adalah keputusan yang lebih masuk akal. Karimun adalah pilihan bertahan hidup. Picanto adalah pilihan untuk tetap merasa hidup. Lebih worth it Picanto daripada Karimun.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 April 2026 oleh

Tags: karimunKIAKIA Picantomobilmobil bekaspicantosuzukiSuzuki Karimu
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Suzuki RC 80: Namanya doang Jet Cooled, Tenaganya mah Lelet!

Suzuki RC 80: Namanya doang Jet Cooled, Tenaganya mah Lelet!

6 November 2023
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
5 Mobil yang Perlu Dihindari di Jalan Raya selain Pajero dan Fortuner demi Keselamatan Diri Sendiri

5 Mobil yang Perlu Dihindari di Jalan Raya selain Pajero dan Fortuner demi Keselamatan Diri Sendiri

28 Agustus 2024
4 Perlengkapan Tambahan yang Sebaiknya Ada di Dalam Mobil terminal mojok

4 Perlengkapan Tambahan yang Sebaiknya Ada di Dalam Mobil

13 Desember 2021
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Beli Motor Suzuki di Masa Kini Masih Worth It Nggak, ya?  

7 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.