Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wajah Baru Jalan Mranggen-Ungaran Tiap Menjelang Pemilu, Pengendara Ikut Full Senyum

Ahmad Nadlif oleh Ahmad Nadlif
5 Desember 2023
A A
Wajah Baru Jalan Mranggen-Ungaran Tiap Menjelang Pemilu, Pengendara Ikut Full Senyum Mojok.co

Wajah Baru Jalan Mranggen-Ungaran Tiap Menjelang Pemilu, Pengendara Ikut Full Senyum (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan perjalanan dari Mranggen, Demak ke Yogyakarta. Ada beberapa pilihan jalan menuju Kota Pelajar itu, tapi melewati Jalan Magelang masih menjadi favorit saya. Memilih rute ini berarti harus siap menghadapi Jalan Mranggen-Ungaran yang menyebalkan. 

Bukan baru-baru ini saja, Jalan Mranggen-Ungaran memang sudah menjengkelkan sejak lama. Jalan tersebut menyajikan lubang-lubang berbagai ukuran di sana-sini, debu, hingga genangan air saat musim hujan. Saya yakin betul, dalam lubuk hati pengendara yang melewati jalan ini, pasti berharap Jalan Mranggen-Ungaran segera diperbaiki.  Ruas Jalan Mranggen-Ungaran yang saya maksud di sini adalah jalan setelah pertigaan Kangkung, melewati Kebonbatur hingga sebelum pintu air arah Girikusumo.

ADVERTISEMENT

Jalan rusak yang dinormalisasi 

Kerusakan jalan yang menghubungkan Demak dengan Kabupaten Semarang sudah seperti dinormalisasi. Jalan Mranggen-Ungaran memang kerap dilewati truk dengan muatan yang berat seperti pasir, batu koral, hingga padas. Truk bermuatan berat memang menjadi salah satu faktor mudah rusaknya jalan ini.

Sejak dahulu Jalan Mranggen-Ungaran memang terkenal mudah rusak. Jalan sudah diperbaiki, tapi masih saja rusak. Saya melihatnya, tidak ada upaya yang serius menjaga kualitas jalan ini tetap baik dan tidak membahayakan pengendara. Terlihat dari tidak adanya perawatan secara berkala. 

Kondisinya tambah buruk ketika musim hujan. Lubang-lubang di sepanjang jalan tiba-tiba menjadi kubangan mirip kolam lele. Pengendara yang melintas tidak tahu seberapa dalam kubangan itu karena air yang keruh. Bukankah situasi ini sangat membahayakan? 

Wajah baru Jalan Mranggen-Ungaran tiap menjelang pemilu

Sebagai pengguna setia Jalan Mranggen-Ungaran, saya sempat kaget ketika ada renovasi besar-besaran di kawasan jalan tersebut. Sependek ingatan saya, jalan ini pernah diperbaiki secara menyeluruh saat momen sebelum Pemilu 2014 dan 2019. Pada saat itu, sebanyak dua kali Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Girikusumo asuhan Kyai Munif Zuhri. Perbaikan jalan dilakukan sebelum kunjungannya. 

Selain dua momentum itu, perbaikan di jalan hanya dilakukan secara parsial atau hanya pada beberapa bagian yang berlubang saja. Tidak heran sih kalau hasil perbaikannya tidak bertahan lama. Apalagi sehari-hari jalan dilewati kendaraan besar. 

Nah, perbaikan besar-besaran kali ini setahu saya adalah yang pertama setelah kunjungan Presiden Jokowi bertahun-tahun silam. Jalan Mranggen-Ungaran diperlebar dan kondisi betonnya ditinggikan supaya tidak tergenang banjir. Upaya lain yang dilakukan adalah mengeruk sungai dan membangun talut di bantaran sungai sepanjang Jalan Mranggen-Ungaran.

Baca Juga:

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

Setelah saya ingat-ingat lagi, perbaikan besar-besaran kali ini momentumnya mirip dengan perbaikan pada 2014 dan 2019. Sama-sama mendekati pemilihan umum. Kalau begitu, boleh nggak sih pemilunya setiap tahun? Supaya perbaikan Jalan Mranggen-Ungaran juga berlangsung setiap tahun gitu. Saya sebagai pengendara sih bakal full senyum terus kalau sepanjang tahun lewat jalan yang mulus.

Penulis: Ahmad Nadlif
Editor: Kenia Intan  

BACA JUGA Jangan Lewat Jalan Gunung Gumitir Perbatasan Banyuwangi-Jember kalau Kesabaran dan Keberanian Kalian Setipis Tisu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2025 oleh

Tags: demakjalan mranggen-ungaranMranggenPemiluungaranYogyakarta
Ahmad Nadlif

Ahmad Nadlif

Mas-mas jawa biasa.

ArtikelTerkait

Jogja Berkata: Rene-Rene Sambat!!!

Rekomendasi Tempat Sambat Yang Pas Saat Kamu di Jogja

5 Januari 2020
Jika Sri Tanjung Tak Sanggup Menjemput, KA Kahuripan Akan Menggapaimu

Jika Sri Tanjung Tak Sanggup Menjemput, KA Kahuripan Akan Menggapaimu

2 Juli 2022
thomas stamford raffles perampasan keraton jogja geger spehi perang spehi sepoy mojok.co

Ketika Raffles Merampas Harta Pusaka Keraton Yogyakarta

25 September 2020
culture shock merantau MOJOK.CO

Culture Shock Orang Cirebon yang Merantau ke Yogyakarta Diselamatkan oleh Magelangan Warmindo

8 Juli 2020
Derita Petugas KPPS: Boro-boro Mikir Pajero, Bisa Sehat Saja Sudah Mukjizat

Derita Petugas KPPS: Boro-boro Mikir Pajero, Bisa Sehat Saja Sudah Mukjizat

7 Februari 2024
Culture Shock

Culture Shock Anak Rantau di Jogja

29 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

Culture Shock Anak Jombang Tinggal di Bogor: Makan Bubur Ayam Malam Hari Itu Aneh dan Nggak Kenyang!

10 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup Terminal

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup

10 Juli 2026
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026
Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

Kalian boleh kesal sama emak-emak, tapi oknum bapak-bapak merokok saat berkendara jauh lebih meresahkan

11 Juli 2026
Berhentilah Percaya Stigma Buruk Jalur Pantura Subang, Kawasan Ini Bukan Cuma soal Warung Remang-remang

Berhentilah percaya stigma buruk jalur pantura Subang, kawasan ini bukan cuma soal warung remang-remang

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.