Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

Anisa Fitrianingtyas oleh Anisa Fitrianingtyas
18 Juni 2026
A A
3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya kira, tinggal hampir 10 tahun di Semarang akan membuat saya terbiasa dengan huru-hara jalanannya. Ternyata saya salah besar. Setelah lama tinggal di Semarang, saya menyadari jalanan kota ini kompleksnya minta ampun sehingga membawa berbagai cobaan tersendiri.

Perkara banjir rob dan banjir dadakan sudah rahasia jadi rahasia umum yang perlu segera dicari solusinya. Namun, ada juga perkara lain yang diam-diam bikin jalanan Semarang semakin merepotkan. 

ADVERTISEMENT

Perkara yang tak banyak dibicarakan, tapi begitu terasa ketika berkendara langsung di sana. Berikut tiga cobaan lain selain banjir dan rob, yang cuma kalian temui di Semarang.

Baca juga Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang.

#1 Tanjakan lurus Semarang yang menantang

Sebagai mantan warga Demak, saya sungguh ingin menangis ketika berkendara di Semarang. Demak dan Semarang itu bertetangga dekat, pikir saya, kontur tanahnya tidak begitu berbeda. Begitu pula lika-liku jalannya. 

Begitulah pemikiran polos saya. Dan, ternyata saya salah besar. Semarang bukan Demak yang tanjakannya cuma ada di jembatan untuk menyebrang kapal aja. Di Semarang, tanjakan bukanlah hal yang asing. Sebut saja, di sana ada tanjakan Gombel, tanjakan Silayur, tanjakan Jangli, tanjakan Tanah Putih, dan masih ada beberapa lainnya.

Tanjakan-tanjakan ini variatif dari mulai ukuran sampai juga modenya, dan kebanyakan tanjakannya bukan tipikal tanjakan santuy yang berkelok ala pegunungan. Tanjakannya kebanyakan mode lurus panjang yang bikin nafas pengendara harus tenang. Rem tangan, kaki, harus ready dan steady. Itu buat saya, tapi kalau untuk warlok mereka tenang dan santuy.

Jadi kalau ada yang was-wes di tanjakan dan turunan sudah pasti warlok, mereka seolah punya nyawa serep jadi main seluncur aja. 

Baca Juga:

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

#2 Patahan akibat sesar Kaligarang di beberapa wilayah

Selain tanjakannya yang bikin waswas, ada perkara patahan akibat sesar Kaligarang yang juga tidak bisa dipandang remeh. Fenomena geografi yang biasa cuma saya lihat dibaca di buku-buku bisa saya saksikan langsung di Semarang tanpa susah payang. Sebab, petahannya bisa terjadi di beberapa area di jalan raya. 

Contoh paling epik adalah patahan di Jalan Pawiyatan Luhur daerah Bendan Duwur dekat dengan Kampus Untag Semarang. Beberapa kali patahan itu terbentuk dan sempat di aspal sehingga menyerupai gundukan. Bahkan, tak kurang akal Pemkot juga sering memangkas patahan itu supaya landai, tapi ya ada lagi ada lagi.

Patahan-patahan semacam ini cukup bikin pengendara emosi ya. Apalagi buat pengendara mobil yang ground clearance-nya rendah. Sudah PR banget. Pernah saya melihat ada mobil sejenis sedan yang nyangkut di patahan Trangkil arah Unnes. Sedan ini sukses bikin macet arah ke Unnes.

Hahaha, ada-ada emang.

Baca juga 5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur.

#3 Asap knalpot BRT

Selain dua faktor alam tersebut, cobaan berkendara di Semarang yang tidak terhindarkan adalah si paus biru dan si lumba-lumba merah. Alias  BRT. Dua Bus andalan warga Semarang yang murah meriah itu.

Bus yang sukses bikin saya juga agak bergetar pas disalip karena kadang terasa kok mepet bener. Ya, maklum saja, jalanan Semarang padat udah gitu kadang ada yang memang kurang lebar aja.

Selain jalannya yang bikin saya deg-degan. Ada residu knalpotnya yang bikin saya geleng-geleng kepala. Asapnya itu tebal, berasa di negeri awan coklat. Hahaha, jenis awan kena azab kehitaman yang baunya jangan di tanya.

Itulah cobaan berkendara di Semarang selain banjir rob dan banjir dadakan yang aslinya nggak pengin saya cobain. Namun, kadung pindah ke Kota Atlas ini, akhirnya saya merasakannya juga. 

Penulis: Anisa Fitrianingtyas
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2026 oleh

Tags: banjirbanjir robdemakjalan Semarangjalanan semarangSemarang
Anisa Fitrianingtyas

Anisa Fitrianingtyas

Perempuan pembelajar suka pindah-pindah lokasi menulis. Peduli dengan alam, lingkungan, dan suami. Putu Sukowati, yang sudah merantau bertahun-tahun tapi masih suka makan pecel.

ArtikelTerkait

Masyarakat Kasihan Bantul Sebaiknya Punya Kapal agar Selamat di Musim Hujan, sebab Jalannya Penuh Genangan!

Masyarakat Kasihan Bantul Sebaiknya Punya Kapal agar Selamat di Musim Hujan, sebab Jalannya Penuh Genangan!

17 Januari 2025
Ilustrasi Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang (Unsplash)

Ancaman Tenggelamnya Stasiun Semarang Tawang Menyusul Penurunan Muka Tanah di Semarang Utara

18 Agustus 2024
Banyuwangi: Ditinggal Ngangeni, Ditunggui Bikin Sakit Hati

Banyuwangi: Ditinggal Ngangeni, Ditunggui Bikin Sakit Hati

20 Desember 2025
Jangkrik Genggong, Lagu yang Bikin Semarang Tenar Karena Banjirnya Terminal Mojok

Jangkrik Genggong dan Betapa Lekatnya Semarang dengan Banjir

8 Juli 2022
Saatnya Blak-blakan soal Penyebab Banjir Kalimantan Selatan. Sama-sama Tahu lah!

Beberapa Hal Menyenangkan yang Saya Dapati Saat Banjir di Cilacap

20 November 2020
6 Fakta Lumpia Semarang yang Mungkin Nggak Kamu Ketahui

6 Fakta Lumpia Semarang yang Mungkin Nggak Kamu Ketahui

28 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup Terminal

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

4 Juli 2026
7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Dear Warga, Petugas Sensus Cuma Kerja Cari Duit, Jangan Jahat-Jahat sama Mereka Mojok.co

Dear Warga, Petugas Sensus Cuma Kerja Cari Nafkah, Jangan Jahat-Jahat sama Mereka

2 Juli 2026
Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

Dapat Harta Warisan Itu Justru Menyebalkan, Lebih Banyak Dramanya!

2 Juli 2026
Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan Mojok.co

Sekolah Angkringan Klaten, Tempat Belajar Buka Usaha Angkringan dari Nol hingga Siap Jualan

2 Juli 2026
Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois Mojok.co

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

4 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.