Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Aljazeera Widya Anggraini oleh Aljazeera Widya Anggraini
21 Juli 2026
A A
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau Anda mau melatih mental untuk sekadar bertahan hidup, jangan pergi ke hutan belantara. Datanglah ke Semarang Bawah saat musim hujan atau ketika air laut lagi pasang-pasangnya.

Di saat warga di kota lain sibuk bikin petisi di Twitter begitu air menggenang lima sentimeter, atau langsung bikin puisi melankolis pas gerimis, warga Genuk dan Kaligawe sudah berada di level spiritual yang berbeda. Bagi mereka, air yang masuk ke dalam rumah bukan lagi sebuah bencana alam yang harus ditangisi, melainkan sudah seperti tamu tahunan yang tak pernah mereka ingin terima.

ADVERTISEMENT

Menjadi warga Semarang Bawah itu artinya Anda harus siap hidup dalam kepasrahan yang hakiki. Coba bayangkan skenario ini: Anda baru bangun tidur dengan nyawa yang belum terkumpul sepenuhnya, berniat menghirup udara pagi yang segar sembari membuka pintu depan. Tapi begitu pintu dibuka, sejauh mata memandang yang ada adalah hamparan air rob berwarna keruh kecokelatan yang tingginya sudah semata kaki.

Alih-alih mengamuk di media sosial sambil mention akun resmi pemerintah kota dengan ketikan penuh capslock, mereka cuma menghela napas pendek, lalu menguras teras yang sudah menggenang. Sesekali mereka menengok sebelah, apakah mereka juga merasakan penderitaan yang sama.

Motor jadi jetski dadakan

Ketangguhan mental warga Semarang bawah paling teruji pada urusan mobilitas kerja. Jalur Kaligawe atau seputaran Tambak Lorok saat musim rob adalah arena survival yang sesungguhnya. Di saat mesin motor matic modern milik anak Semarang Atas mogok sedikit saja langsung bikin panik dan buru-buru telepon bengkel resmi, motor Supra bapuk atau Honda Beat karbu milik warga Semarang Bawah dipaksa bertransformasi menjadi jet ski darurat.

Dengan penuh keberanian, mereka menerobos genangan air setinggi lutut, bersanding dengan truk-truk kontainer raksasa. Ketika motor mogok, mereka bakal menuntun motor itu dengan tenang ke pelataran ruko yang agak tinggi, mencopot busi dengan kunci pas yang selalu siap di bagasi, meniupnya kuat-kuat, memasangnya kembali, dan brem… jalan lagi seolah-olah baru saja melewati genangan air mineral gelas.

Warga Semarang Bawah menolak tenggelam bersama proyek yang tak kunjung usai

Kita sering kali melihat romantisasi banjir di televisi. Anak-anak berenang pakai ban dalam dengan ceria. Atau orang dewasa yang naik perahu karet sambil tersenyum pasrah ke arah kamera jurnalis. Tapi bagi warga Semarang Bawah, ketangguhan mereka bukan karena mereka menikmati keadaan maha-repot itu. Ini adalah bentuk adaptasi dari manusia yang sudah lelah dengan janji-janji manis proyek penanggulangan banjir atau tanggul laut yang pembangunannya tak kunjung usai.

Jadi, kalau Anda melihat warga Semarang Bawah begitu tenang menghadapi kepungan air, jangan salah paham. Mereka sebenarnya tidak baik-baik saja. Cuma, menjadi gila gara-gara event tahunan itu buang-buang waktu. Yang bisa mereka lakukan adalah, berusaha agar tidak ikut tenggelam. Itu saja.

Baca Juga:

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

Bagi saya, warga Semarang Bawah adalah sehebat-hebatnya warga. Tidak mengeluh, tidak memaki, tapi tetap kuat menerima segala bencana yang menerpa diri. Tapi, dengarkan juga keluh kesah mereka. Jangan sampai menganggap bahwa segala bencana ini bukan anomali.

Penulis: Aljazeera Widya Anggraini
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Panduan Praktis Membedakan Semarang Atas dan Semarang Bawah, biar Nggak Nyinyir Panas dan Banjir Melulu 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Juli 2026 oleh

Tags: banjir robSemarang atassemarang bawah
Aljazeera Widya Anggraini

Aljazeera Widya Anggraini

Pembaca sekaligus penulis asal Semarang yang menaruh perhatian pada isu pembangunan daerah dan kritik sosial. Kaum rumahan yang memilih vokal di jagat maya, aktif menyuarakan kegelisahan dan realita absurd masyarakat lewat baris-baris tulisan.

ArtikelTerkait

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

Eretan Wetan Indramayu, Venesia Jawa Barat yang Nggak Estetik Sama Sekali

24 Desember 2025
3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

18 Juni 2026
Kabupaten Pati dan “3 Dosa” yang Membuat Saya Malas Pulang (Unsplash)

Rindu Pulang ke Kabupaten Pati, tapi Jalan Rusak, Banjir Rob, dan Pengendara Ugal-ugalan Bikin Malas Mudik

16 September 2023
Daerah Langganan Banjir di Semarang dan Tips Hidup di Sana Terminal Mojok

Daerah Langganan Banjir di Semarang dan Tips Hidup di Sana

10 Januari 2023
Jembatan Kretek Wesi Sampangan, Penguji Kesabaran Warga Semarang Atas Sebelum Turun Gunung

Jembatan Kretek Wesi Sampangan, Penguji Kesabaran Warga Semarang Atas Sebelum Turun Gunung

16 September 2025
Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

Masalah Banjir Rob di Morodemak Tak Akan Selesai Jika Sumur Bor Tetap Lestari

14 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng Mojok.co

Melawan serbuan semut di kamar, drama anak kos yang tampak sepele, tapi cukup bikin puyeng

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.