Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ingin Mendaftar Kartu Prakerja tapi Bimbang

Rinawati oleh Rinawati
16 April 2020
A A
cara daftar kartu prakerja siapa saja yang bisa ikut apa manfaat tujuah phk mojok

cara daftar kartu prakerja siapa saja yang bisa ikut apa manfaat tujuah phk mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa saat setelah mendaftarkan diri sebagai calon presiden, Pak Jokowi memberi iming-iming, eh, maksudnya berkampanye tentang beberapa program yang mampu mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Nama program tersebut adalah Kartu Prakerja. Kartu Prakerja bertujuan untuk memberi bekal keahlian untuk angkatan kerja biar lebih mudah cari kerja. Tampak seperti program mahaasyik untuk kita yang hobi rebahan, eh, maksudnya pengangguran.

Seingat saya dulu kartu ini hanya ditujukan untuk orang-orang yang belum bekerja. Namun, setelah Indonesia terkena wabah COVID-19, Kartu Prakerja bisa diterima oleh yang belum bekerja, yang sudah bekerja, atau siapa pun yang terkena dampak dari wabah ini. Saya jadi tahu soal ini karena suatu pagi adik saya tiba-tiba bertanya.

ADVERTISEMENT

“Mbak, Kartu Prakerja ki opo?”,

Karena malas menjelaskan dan takut salah jadi saya cuma menjawab, “Coba o golek ning internet.”

Selang beberapa waktu dia bilang ke saya, “Kowe meh daftar gak, Mbak? Aku pengen daftar ik.” (Dia bilang begitu karena sekarang sedang kerja serabutan saja.)

Mulanya saya tidak tertarik, sebab sudah tanda tangan kontrak dengan tempat kerja saat ini. Pikir saya, program itu khusus untuk yang belum bekerja.

Selang beberapa waktu, karena kepo, saya pun buka web resminya. Baca FAQ dan yaaa, saya jadi sedikit tertarik. Sebab di FAQ disebutkan beberapa hal, semisal apakah pendaftar saat ini harus sedang menganggur? Ternyata tidak. Orang yang sudah bekerja, karyawan, dan korban PHK juga boleh mendaftar program Kartu Prakerja.

Nah, alasan lain kenapa saya menjadi sedikit berminat, sebab saya termasuk karyawan yang juga terkena dampat COVID-19. Sudah hampir setengah bulan saya diliburkan dan entah kapan akan kembali bekerja. Perihal gaji pun belum ada informasi lebih lanjut, sebab beberapa anggaran dana (katanya) dipotong untuk membantu penanganan COVID-19 ini.

Baca Juga:

Jadi Pengangguran karena Membela Diri dari Kekerasan, Berujung Diusir Kakak: Ketika Gaji 80 Ribu Lebih Berharga daripada Harga Diri

Derita Jadi Lulusan PPG: Statusnya Saja Guru Profesional, tapi Cari Kerja Tetap Susah

Oke, setelah membaca FAQ saya langsung buka web dan membuat akun. Gampang kok, cuma ngetik email sama password, lalu verifikasi akun. Dan taraaa, sudah bisa untuk login~

Terus saya iseng lagi baca FAQ yang lainnya. “Apakah lulusan universitas unggulan dan sudah bekerja bisa dapat manfaat Kartu Prakerja?” Jawabannya: bisa! Karena pekerja baik itu lulusan universitas unggulan ataupun tidak, sama-sama butuh peningkatan kompetensi kerja dan keahlian. Namun, prioritas tetap diberikan pada pengangguran muda yang belum pernah bekerja.

Alasan ini pula yang mendukung dan saya jadikan pertimbangan untuk lanjut daftar Kartu Prakerja. Semenjak lulus kuliah saya belum pernah mengikuti pelatihan apa-apa. Beberapa teman saya sudah pernah mengikuti pelatihan dari disnaker, jadi paling tidak mereka sudah punya modal.

Karena kontrak saya hanya berlaku sampai Desember 2020, saya membayangkan apakah perlu saya ikut pelatihan biar punya modal dan ningkatin kompetensi diri juga kayak yang lain? Ah, yowis lah daftar ae~ Kebetulan, hari ini hari terakhir pedaftaran Kartu Prakerja gelombang pertama. Begitu batin saya.

Karena saya adalah tipe labil, saya kembali ragu dan memutuskan tanya teman-teman saya yang sudah bekerja maupun menganggur. Beberapa yang menganggur bilang sudah mendaftar program ini, beberapa tidak mendaftar karena takut prosesnya ribet. Ada pula temen saya yang bilang pengen dapat fee-nya tapi nggak mau proses ribetnya. Duh! Padahal Kartu Prakerja nggak cuma tentang uang tok. (Ya walaupun uang adalah jalan ninja kita semua.) Kartu Prakerja adalah program bantuan biaya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi kerja. Jadi, bukan untuk menggaji pengangguran.

Hal-hal itu justru membuat saya semakin dilema.

Me: Lha masak temenku yang sudah nganggur berbulan-bulan nggak daftar, aku yang baru nganggur setengah bulan sudah kemrungsung?
Also me: Kan yang nganggur dan kena imbas COVID-19 banyak.
Also also me: Eh, tapi aku kan juga kena dampak wabah ini.

Close web, open web, close web, gitu terus. Lha gimana je, di satu sisi memang memerlukan, di satu sisi juga kepikiran orang lain, di satu sisi nggak mau egois, di sisi lain peningkatan keterampilan juga termasuk self-love.

Tadi saya sudah masuk tahap verifikasi KTP, saya menutup tab browser karena hati kecil saya bilang, “Ngalah aja deh, maybe gelombang selanjutnya. Masih punya sedikit tabungan juga.”

Pikir saya, akan ada yang lebih membutuhkan dalam waktu dekat, ada yang menjadikan Kartu Prakerja untuk mengangkat perekonomian keluarganya, ada yang tetap harus membayar listrik dan cicilan kendaraan di tengah semrawutnya akibat wabah corona. Akan ada orang yang mungkin lebih membutuhkan.

Kalau benar Kemenko Perekonomian akan mengadakan 30 gelombang Kartu Prakerja, ya mungkin saya akan mendaftar gelombang kelima. Mungkin.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Mbak Cania Citta, Sekolah Saya Bukan Unggulan tapi Banyak yang Lolos SNMPTN kok dan tulisan Rinawati lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 April 2020 oleh

Tags: kartu prakerjaPengangguranPHKwabah corona
Rinawati

Rinawati

Perempuan yang percaya bahwa menjadi diri sendiri itu overrated~

ArtikelTerkait

Syarat Lowongan Kerja Harus Single Itu Diskriminatif (Unsplash)

Syarat Lowongan Kerja Harus Berstatus Single Sangat Diskriminatif dan Primitif. Harus Segera Dimusnahkan!

1 Januari 2024
susu diamond nescafe classic cat rambut miranda oreo rasa vanila laku laris langka pandemi wabah lockdown karantina psbb tiktok tutorial promosi endors mojok

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

28 April 2020
putus online lewat zoom zumping mojok

Fenomena Zumping, Diputusin Online via Zoom karena Sedang Physical Distancing

20 April 2020
Sidoarjo Perlakukan Anak Muda seperti Pengemis Kerja (Unsplash)

Ketika Disnaker Sidoarjo Memperlakukan Anak Muda seperti Pengemis Kerja Padahal Pemerintah Gagal Menyediakan Lapangan kerja bagi Anak Muda

7 Juni 2025
kampung inggris pare kediri suasana kos kursus pandemi wabah corona mojok

Nasib Kampung Inggris Pare selama Pandemi

4 Mei 2020
rektor uny selebgram sutrisna wibawa penurunan ukt penyesuaian ukt unybergerak mojok.co

Gini Amat Rasanya Punya Rektor UNY Nyambi Selebgram seperti Pak Sutrisna Wibawa

8 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan Terminal

Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan

8 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Nasib Alumni Universitas Trunojoyo Madura: Balik ke Rumah Menanggung Ekspektasi Orang Sekampung, Merantau Malah Jadi Insecure

7 Juli 2026
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

9 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.