Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

Jogja, yang terkenal sebagai kota pelajar dan pusat pariwisata itu, menghadapi ironi ketenagakerjaan yang unik.
Jadi Pengangguran karena Membela Diri dari Kekerasan, Berujung Diusir Kakak: Ketika Gaji 80 Ribu Lebih Berharga daripada Harga Diri

Kadang, yang penting buat keluarga adalah kamu punya status “kerja” agar mereka tidak malu punya saudara pengangguran.
Derita Jadi Lulusan PPG: Statusnya Saja Guru Profesional, tapi Cari Kerja Tetap Susah

Lulusan PPG itu menderita. Sudah menghabiskan satu tahun untuk belajar demi status guru profesional, tapi cari kerja tetap susah.
Enaknya Jadi Fresh Graduate di Jogja: Nggak Takut Dicap Pengangguran karena Sibuk Ikut Forum Diskusi

Menjadi fresh graduate di Jogja nggak buruk-buruk amat. Saya tetap bisa “sibuk” dan keluar kos setiap hari berkat berbagai forum diskusi.
Blora Jalan di Tempat, Kalah sama Kabupaten Tetangga

Blora diapit dua kabupaten industri, Grobogan dan Ngawi, tapi sayang kabupaten ini malah jalan di tempat. Angka pengangguran meningkat.
Derita Punya Wajah Kurang Good Looking: Dari Kehilangan Percaya Diri hingga Berakhir Pengangguran Selama 8 Bulan

“Jika Anda good looking, maka setengah problem Anda sudah beres.” Menyebalkan, tapi itu nyata adanya. Buktinya ya saya sendiri.
Ketika Disnaker Sidoarjo Memperlakukan Anak Muda seperti Pengemis Kerja Padahal Pemerintah Gagal Menyediakan Lapangan kerja bagi Anak Muda

Untuk Disnaker, anak muda Sidoarjo bukan pemalas dan masih punya otak. Tapi, kalau lapangan kerja nggak ada, tanggung jawab kalian, dong.