Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
9 Juli 2026
A A
Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada orang yang ingin sakit. Semua orang pasti ingin sehat, bahagia, syukur-syukur kaya raya. Namun, hari apes tidak ada di kalender. Yang namanya penyakit bisa datang kapan saja tanpa rencana. Dan, itulah yang terjadi pada saya. Saya sakit gigi. 

Akhir bulan lalu, gigi saya bermasalah. Semua berawal dari gigi kanan yang berlubang. Lubangnya sudah lama sebenarnya. Salah saya, tidak langsung pergi ke dokter gigi untuk ditambal. 

Akhirnya, gigi berlubang tersebut goyang. Tidak sampai sakit, hanya goyang. Meski demikian, saya merasa harus ke dokter gigi untuk mencabut gigi tersebut. 

Sejujurnya, membayangkan cabut gigi saja saya sudah gentar. Waktu kecil, saya pernah kabur dari klinik saking takutnya melihat dokter gigi dengan segala perlengkapan tempur mereka. Tapi, yang seperti itu masa mau saya ulangi lagi sekarang? Malu sama umur. 

Sakit gigi tidak bisa di-cover BPJS

Singkat cerita, setelah dilakukan pemeriksaan di faskes pertama, dokter gigi menyatakan bahwa kondisi gigi saya kompleks. Sehingga, proses cabut gigi saya tidak bisa ditanggung BPJS. Saat itu dokter sebenarnya menjelaskan panjang lebar, lengkap dengan istilah medisnya. 

Cuma ya karena istilah-istilah tersebut terlalu awam, saya jadi tidak begitu ingat persis apa yang disampaikan oleh dokter. Intinya, dokter menyarankan agar saya melakukan proses cabut gigi di klinik mandiri. 

Aslinya sih agak sedih ya, kok cabut giginya nggak bisa di-cover oleh BPJS? Kan kalau ke klinik mandiri, saya jadi harus bayar. Padahal, urusan dengan dokter gigi ini tidak pernah murah. Ditambah, beberapa hari sebelumnya, saya dan anak-anak baru saja scaling berjamaah. 

Artinya, baru beberapa hari yang lalu, duit saya mengalir ke dokter gigi. Lha ini harus mengalir ke sana lagi karena proses cabutnya yang tidak lolos sensor BPJS? Ya salam menyala dompetku.

Baca Juga:

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

Dan, benar saja, saya harus membayar Rp600.000 untuk proses cabut gigi tersebut. 

Masalah belum selesai

Sialnya, meski sudah dicabut, bukan berarti masalah sakit gigi saya selesai. Setelah pencabutan, mulut saya malah susah dibuka lebar. Normalnya, mulut kita bisa terbuka selebar 3 jari. Lha saya? Cuma sejari doang. Itupun jari kelingking. 

ADVERTISEMENT

Nahasnya lagi, penderitaan ini bukan hanya urusan membuka mulut saja. Tapi, untuk mengunyah makanan pun saya kesulitan setengah mati. Rahangnya sakit, Cuy. 

Praktis, saya jadi tidak bisa makan apa-apa selain bubur. Itu pun makannya harus cimit-cimit. Buburnya tidak bisa disuap satu sendok penuh. Mustahil. Nggak bakal bisa masuk itu si sendok ke dalam mulut. 

Alhasil, setiap kali jam makan tiba, saya jadi serba salah. Mau makan sakit, nggak makan, lapar. Sungguh sebuah siksaan batin yang hakiki. Terlebih saat melihat melihat roti, gorengan, atau kerupuk yang biasanya langsung hap, sekarang udah kayak suami orang saja: Bisa dilihat tapi nggak bisa dimiliki. 

Jujur, saya frustasi setengah mati. Capek. 

Satu belum selesai, muncul masalah baru

Karena kondisi tersebut sudah berlangsung selama seminggu, saya memutuskan untuk kontrol lagi ke dokter gigi. Begitu diperiksa, respons dokter sebenarnya cukup menenangkan. Beliau bilang kondisi saya nggak apa-apa, sebuah hal yang wajar pasca-tindakan kompleks. 

Selain meresepkan obat, kala itu dokter juga sempat bertanya, “Giginya sakit nggak?” dengan mantap saya jawab, “Nggak, Dok.” Karena memang kenyataannya begitu, gigi saya sama sekali tidak sakit. Keluhan saya murni hanya rahang yang gerakannya mendadak jadi sangat terbatas.

Akan tetapi, kalian tahu tidak apa gong dari semua drama ini? Keesokan harinya, gigi saya yang semula baik-baik saja mendadak cenut-cenut.

Ya, Tuhan, bisa-bisanya bercanda selucu ini. Satu masalah rahang belum kelar, sekarang malah ditambah bonus sakit gigi! Mana sakit banget lagi. Nyesel saya pernah meremehkan suami yang dulu sempat guling-guling ‘hanya karena’ sakit gigi. Faktanya, sakit gigi itu benar-benar sesakit itu. 

ADVERTISEMENT

Siapa tuh yang pernah bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati? Sini maju!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2026 oleh

Tags: dokter gigigigisakitSakit Gigi
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Obat Mujarab dari Anggota PMR Saat Ada Murid yang Sakit terminal mojok.co

5 Obat Mujarab dari Anggota PMR Saat Ada Murid yang Sakit

6 Desember 2021
7 Penyakit Serius yang Sering Diderita Kucing Rumahan terminal mojok

7 Penyakit Serius yang Sering Diderita Kucing Rumahan

9 Juli 2021
Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

12 Juli 2022
Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini  Terminal

Ada yang Salah, Periksa ke Dokter Gigi Masih Dianggap Kemewahan di Negara Ini 

29 Juni 2026
suntik

Balada Orang Sakit yang Takut Suntik dan Susah Minum Obat

10 Oktober 2019
terbaring

Kuntilanak yang Menatap Tajam Saat Saya Terbaring Sakit

5 September 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tradisi lek-lekan di hajatan perkawinan diam-diam bikin biaya bengkak  Mojok.co

Tradisi lek-lekan di hajatan pernikahan diam-diam bikin biaya bengkak 

18 Agustus 2026
Selain Gaji Kecil, Inilah 4 Sisi Gelap Menjadi Guru Sekolah Swasta yang Jarang Terekspos

Sekolah swasta yang melarang gurunya mendaftar ASN itu aneh, ngasih gaji layak nggak mau, tapi seenaknya menghentikan impian seseorang

15 Agustus 2026
Kaza Mal Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi Mojok.co

Kaza Mall Surabaya memang nggak keren, tapi bukan berarti layak dilupakan dan nggak dikunjungi

19 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.