Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

Firdaus Deni Febriansyah oleh Firdaus Deni Febriansyah
13 Juli 2026
A A
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan (desatepus.gunungkidulkab.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya orang asli Jawa yang kini tinggal di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Setelah beberapa saat tinggal di tempat ini, ternyata ada perbedaan soal tahlilan di Sumatera dengan di Jawa. 

Tulisan ini tidak bermaksud membanding-bandingkan atau praktik tahlilan mana yang lebih baik. Tulisan ini hanya ingin memberi informasi ke kalian orang Jawa yang hendak pindah ke Sumatera Selatan, khususnya Lahat, supaya tidak kaget. 

ADVERTISEMENT

Secara garis besar, konsep tahlilan di Jawa dan Lahat Sumatera Selatan sebenarnya sama saja. Ada pembukaan, pembacaan Surat Yasin hingga doa-doanya tidak jauh berbeda. Perbedaan hanya terletak pada waktu pelaksanaan dan cara menyajikan makanan.  

Tahlilan di Lahat Sumatera Selatan tidak 7 hari penuh, tapi 3 hari

Bagi masyarakat Jawa, sangat lumrah melakukan tahlilan selama 7 hari penuh. Sementara di Lahat, Sumatera Selatan, tahlilan awal itu 3 hari saja. 

Pada hari ketiga, masyarakat menyebutnya sebagai “tiga sekaligus nujuh hari” atau tiga sekaligus tujuh hari. Jadi tahlilan hari ketiga sampai ketujuh semua digabung pada hari ketiga.

Selain itu, setiap hari Kamis atau malam Jumat, keluarga yang berduka mengadakan tahlilan. Misalnya, seseorang meninggal dunia pada Sabtu, 11 Juli 2026, maka akan digelar tahlilan setiap Kamis di tanggal 16 Juli 2026, 23 Juli 2026, 30 Juli 2026, 6 Agustus 2026, dan 13 Agustus 2026. Pada Tanggal 20 Agustus 2026 tidak ada lagi tahlilan karena malam ke-40 jatuh pada tanggal 19 Agustus 2026.

Akan tetapi, apabila malam ke-40 hanya berjarak 1-2 hari saja dari hari Kamis biasanya tidak ada tahlilan lagi pada Kamis itu supaya keluarga duka tidak repot menyiapkan dua acara yang saling berdekatan.

Makannya prasmanan

Dalam kebiasaan tahlilan masyarakat Jawa, pemilik rumah atau keluarga duka langsung membagikan masing masing undangan 1 piring yang berisi nasi beserta lauk pauknya untuk dikonsumsi.

Baca Juga:

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

Berbeda dengan Lahat Sumatera Selatan yang menggunakan prasmanan. Jadi pemilik rumah akan memasak beberapa menu dalam jumlah besar. Lalu orang yang tahlilan mengambil sendiri makanannya menggunakan piring dan sendok yang sudah disiapkan.

Jujur, awalnya saya sempat kaget ada prasmanan di acara tahlilan, karena sebelumnya prasmanan ini hanya saya temukan ketika acara pernikahan atau acara yang berkonsep perayaan. Akan tetapi, lambat laun akhirnya saya bisa menyesuaikan diri.

Dihadiri laki-laki dan perempuan

Berbeda dengan tahlilan di Jawa yang hanya dihadiri oleh laki-laki saja, di Lahat dan sebagian daerah Sumatera tahlilan dihadiri oleh laki-laki dan perempuan (biasanya suami dan istri) atau perwakilan laki-laki dan perempuan yang ada di keluarga tersebut, misal kakak (laki-laki) dan adik (perempuan).

Itu mengapa, jumlah orang yang hadir jauh lebih banyak. Bahkan terkadang sampai 1 ruangan di dalam rumah tidak cukup. Bagi pihak keluarga duka yang tempat tinggalnya tidak terlalu besar, biasanya akan menyediakan kursi di bagian luar rumah atau menumpang di rumah tetangga agar semua orang bisa duduk.

Nah, itulah dia perbedaan tradisi tahlilan di Lahat Sumatra Selatan dan di Jawa. Semoga pengetahuan ini bisa membantu siapa saja agar lebih siap menyesuaikan diri dengan tradisi baru di tempat yang baru. Sebab, seperti kata pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Kelakuan Menyebalkan Saat Tahlilan, Saya Tulis Ini Supaya Orang-orang Bisa Refleksi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2026 oleh

Tags: jalansumaterasumatera selatanSumatratahlilan
Firdaus Deni Febriansyah

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.

ArtikelTerkait

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

Jangan Melintasi Jalan Mranggen-Ungaran pada Malam Hari, Mending Muter Jauh ketimbang Celaka!

26 Juli 2023
6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula Mojok.co

6 Jalan Bedebah di Malang yang Sebaiknya Dihindari Pengendara Pemula

26 Juni 2024
Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

Jalan Dr Ir H Soekarno (Jalan MERR), Jalan Terpanjang di Surabaya yang Cocok untuk Merayakan Kesedihan

22 Januari 2024
Nasi Berkat Bungkus Daun Jati Terbaik, tapi Mulai Langka Tergerus Zaman

Nasi Berkat Bungkus Daun Jati Terbaik, tapi Mulai Langka Tergerus Zaman

5 Maret 2024
Jalan di Kota Pekalongan yang Sebaiknya Tidak Dilewati Jelang Buka Puasa

Jalan di Kota Pekalongan yang Sebaiknya Tidak Dilewati Jelang Buka Puasa

16 April 2023
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
Nasib Stasiun Karawang: Terasing di Rel Sendiri, Kalah Mentereng dari Stasiun Cikarang

Nasib Stasiun Karawang: Terasing di Rel Sendiri, Kalah Mentereng dari Stasiun Cikarang

8 Juli 2026
Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

9 Juli 2026
Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

Kredit Motor Memang Jauh Lebih Menyiksa daripada Kredit yang Lainnya, bahkan Bikin Kredit Rumah Keliatan Masuk Akal

12 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026
Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

Harga Makanan di Surabaya Lebih Murah dari Banyuwangi: Untung bagi Pembeli, tapi Derita bagi Penjualnya

11 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.