Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi – Terminal Mojok

Selain Masker, 4 Produk Rambut dan Dapur Ini Juga Laris Manis selama Pandemi

Artikel

Sudah hampir dua bulan, masyarakat Indonesia harus berada di rumah masing-masing demi memutus rantai penyebaran Covid-19. Seminggu awal, merasa masih bisa dilewati dengan aman dan tenteram. Minggu kedua, masih okelah. Lewat minggu ke iga, semua orang berusaha melakukan hal baru untuk menghilangkan rasa bosan, mulai dari masak, joget TikTok, bikin dalgona coffee, dan ada satu kegiatan lain yang juga menarik: cat rambut dengan warna yang lucu-lucu. Video-video ini laris manis.

Fenomena ini rupanya berpengaruh pada meningkatnya demand pada produk tertentu. Dan semua ini berawal dari Tiktok, tempat semua orang bisa bikin video tutorial apa pun dengan singkat dan mudah dilakukan. Harusnya brand-brand produk ini berterima kasih pada Tiktok yang udah bikin dagangan mereka jadi naik daun.

Produk yang laris selama pandemi #1 Nescafe

Gara-gara dalgona coffee, kopi kemasan merek Nescafe jadi komoditas langka. Banyak yang mengaku bikin dalgona coffee tanpa kopi Nescafe berakibat kegagalan. Jadi semua orang rebutan beli kopi ini. Saking penasarannya, saya mencoba cari kopi ini hingga ke 4 toko. Percaya atau nggak, tapi beneran saya tidak menemukannya sama sekali. Saking sulitnya, banyak yang menyarankan untuk beli kopi ini melalui online. Benar saja, kopi ini banyak yang dijual di toko online.

Produk yang laris selama pandemi #2 Susu Diamond

Dalgona coffee tidak akan jadi kalau tidak pakai susu putih. Rata-rata orang yang bikin tutorial memakai susu UHT merek Diamond, atau ada juga Greenfield. Katanya ini merek susu UHT yang rasanya enak. Padahal sama Ultramilk kayanya sama aja. Saat mencari Nescafe, saya sekalian cari susu UHT Diamond. Ini juga susahnya minta ampun. Yang banyak dijual merek Ultramilk. Sekalinya nemu, cuma sisa tinggal beberapa. Betapa dahsyatnya kekuatan iklan di TikTok.

Produk yang laris selama pandemi #3 Oreo rasa vanila

Kalian pasti tahu, tutorial bikin kue dalam mangkok. Yang bikin tutorial ngomongnya gini, “Yak karena gue mampu gue pake Oreo. Ancurin. Masak sampai blebek-blebek.”

Entah kenapa tutorial ini jadi rame banget. Denger-denger yang punya video sampe diendors banyak produk lain. Bukan main, mahabesar Tiktok dan segalanya yang cepat viral. Ini pengalaman yang juga saya alami sendiri. Saya mencari Oreo untuk cemilan biasa, tapi entah semua orang sudah borong banyak Oreo untuk bikin kue itu, Oreo rasa vanilla jadi susah banget dicari. Biasanya tersisa yang cokelat sama ungu. Padahal yang enak itu ya yang rasa vanila. Hadeuh.

Produk yang laris selama pandemi #Cat Rambut Miranda

Terakhir yang akhir-akhir ini lagi heboh. Sepertinya cat rambut ini jadi salah satu kegiatan menarik untuk mengisi kebosanan selama di rumah. Saya banyak melihat teman-teman saya pamer baru saja cat rambut di Instagram maupun Twitter. Warnanya lucu-lucu, mulai warna normal seperti cokelat, ada yang hijau, biru, pink, merah. Sesuai dengan karakter favorit Power Ranger.

Video tutorial cat rambut banyak beredar di TikTok. Bahkan banyak yang bawa-bawa hashtag “Mental breakdown cheeeckkk”. Astaga ini anak tau-tauan apa soal mental breakdown, dikaitinnya sama cat rambut. Mungkin maksud mereka saking gila-nya di rumah sampai harus tidak tahu mau ngapain, hingga kepikiran buat cat rambut. Wes, karepmu.

Video tutorial ini memang sangat mudah untuk diikuti. Saya jadi khawatir setelah pandemi berakhir, mbak-mbak salon jadi gak laku karena mereka sudah bisa cat rambut di rumah sendiri. Cat rambut di rumah pun bisa dilakukan dengan budget yang sangat murah.

Salah satu merek cat rambut yang paling banyak digunakan adalah Miranda. Cat rambut Miranda ini memang sangat murah, harganya bisa 8.000 hingga 10.000. Jadi, dengan harga 10 ribu saja Anda sudah bisa mendapatkan rambut cantik warna ungu seperti kuda di My Little Pony.

Saking ramainya fenomena ini, cat rambut di toko retail jadi mulai susah dicari. Adik saya mau ikut-ikutan cat rambut juga. Rencananya dia mau cat dengan warna merah burgundy. Dia pun pergi ke pasar yang memang biasa jadi tempat jual cat rambut. Pulang-pulang dia kecewa karena tidak ada warna yang dia mau, satu-satunya warna yang dia dapat hanya warna ash blonde. Dia sudah mencoba ke tempat lain, namun hasilnya sama.

Waduh, saya justru khawatir, usai pandemi berakhir, semua orang keluar dengan rambut barunya yang berbeda-beda. Pas ngumpul diliatnya kaya ayam warna-warni yang dijual di depan SD.

BACA JUGA Biar Makan Sahur dan Buka Puasamu Mudah, Sediakan Bahan Ini di Rumah dan tulisan Ayu Henidar Mulyara lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.




Komentar

Comments are closed.