Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Flyover di Jakarta Timur yang Sering Disalahgunakan untuk Pacaran

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
5 November 2023
A A
3 Flyover di Jakarta Timur yang Sering Disalahgunakan untuk Pacaran

3 Flyover di Jakarta Timur yang Sering Disalahgunakan untuk Pacaran (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tempat apa yang pertama kali tebersit dalam pikiran jika ditanya, “Mau nge-date di mana?” Saya yakin, pasti kalian bakal menjawab kafe, taman, bioskop, museum, atau perpustakaan buat jadi destinasi nge-date. Akan tetapi bagi beberapa orang di Jakarta Timur, ada lokasi alternatif di luar kebiasaan nge-date pada umumnya. Tempat nge-date favorit di Jakarta Timur itu bernama flyover.

Iya, flyover, Gaes. Tau, kan? Jembatan layang yang biasanya membelah perempatan itu dijadikan tempat pacaran di Jakarta Timur.

Di sini, pacaran di flyover bukan hal baru atau sekadar FOMO. Pacaran di flyover sudah dilakukan puluhan tahun, bahkan sejak saya masih kecil. Saya nggak tahu sejarah awal mula nge-date di flyover ini, tapi saya mau kasih tahu tiga flyover di Jakarta Timur yang sering disalahgunakan untuk pacaran.

#1 Flyover Pasar Rebo 

Saya yakin, pasti banyak yang tahu flyover satu ini, apalagi warga Bogor atau Depok yang kerja di Jakarta. Flyover Pasar Rebo jadi ikon flyover untuk pacaran nomor wahid buat orang-orang di Jakarta Timur.

Jalan yang lebar, banyak yang jualan, dan pemandangan jalanan di bawahnya yang kadang-kadang macet, bikin pasangan yang nge-date seakan terhipnotis buat berlama-lama berada di sini. Bayangin, sambil makan buah dari penjual buah gerobakan, ditambah embusan angin dan pemandangan cantik senja, asyik banget nggak, sih?

Padahal banyaknya orang yang nge-date di sini juga bikin jalanan sini makin macet. Kalau lagi rame orang pacaran, jalan flyover jadi makin sempit. Belum lagi para pedagang yang ikutan mangkal. Duh, makin semrawut kalau lewat sini. Udah gitu, parahnya flyover satu ini kadang jadi tempat tawuran.

#2 Flyover Buaran

Flyover di Jakarta Timur yang sering disalahgunakan buat jadi tempat pacaran selanjutnya adalah Flyover Buaran. Pasangan yang nge-date di sini nggak kalah ramai sama pasangan yang nge-date di Flyover Pasar Rebo. Udah gitu di sini juga sama aja ada pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang flyover.

Tapi, ada bedanya, nih. Kalau di Flyover Pasar Rebo pemandangannya adalah jalanan yang ramai di bawahnya, di Buaran sini pemandangan bawahnya merupakan jalur kereta api. Apalagi sekarang Stasiun Buaran lokasinya tepat di bawah Flyover Buaran ini. Makin menjadi-jadi deh orang yang pengin nontonin kereta lewat.

Baca Juga:

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Kalau dulu waktu saya masih kecil, biasanya orang-orang nongkrong di sini sepulang nonton di bioskop lokal. Dari arah Jalan Raden Intan, ada Bioskop Buaran namanya. Nonton murah, abis itu nongkrong di Flyover Buaran. Mantap. Tapi kalau sekarang bioskopnya udah bangkrut, Gaes.

#3 Flyover Klender 

Nggak jauh dari Flyover Buaran, ada Flyover Klender. Jarak kedua flyover di Jakarta Timur ini memang nggak terlalu berjauhan, tapi kalau warga sekitar Klender sih pasti melipirnya ke sini. Flyover Klender juga sama-sama dekat dengan stasiun, namanya Stasiun Klender. Di sini juga banyak pedagang kaki lima yang jualan di sepanjang flyover.

Dekat sini ada Mal Klender yang dulu pernah jadi korban kerusuhan tahun 1998. Tapi, pusat perbelanjaan ini sudah bagus dan beroperasi kembali. Kalau di Flyover Klender, ada trotoar untuk pejalan kaki, jadinya lebih banyak orang yang pacaran sambil gelar tikar. Beda sama dua flyover sebelumnya yang nggak ada trotoarnya sehingga orang-orang harus pacaran sambil duduk di atas motor.

Walaupun memang seru dan kelihatannya menyenangkan, sebenarnya pacaran di flyover itu sangat tidak direkomendasikan dan cukup berbahaya. Sudah banyak kasus kecelakaan dan kriminal di sini. Sebenarnya masih banyak alternatif lain buat jadi tempat yang-yangan, kok, makanya kalau bisa nggak usah pacaran di flyover, ya.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Hal yang Bikin Saya Resah Melewati Underpass Cawang Jakarta Timur.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2023 oleh

Tags: FlyoverJakarta TimurPacaran
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

slang

Mengapa Bucin, Kepo, dan Bahasa Slang Lainnya Harus Benar-Benar Kita Tahu Artinya?

29 Agustus 2019
nikahnya

Pacarannya Sama Dia, Nikahnya Sama Saya. Terus Saya yang Salah?

20 September 2019
Harusnya Aku yang di Sana

Yang Paling Nyesek Dari “Harusnya Aku yang di Sana”

16 September 2019
Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur, Flyover Paling Ikonik Se-Jakarta Mojok.co

Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur, Flyover Paling Ikonik Se-Jakarta

20 Desember 2023
ditolak

Jika Belum Ditolak, Jangan Pernah Mengatakan Dia Tidak Mencintaimu

1 Oktober 2019
Jembatan Layang Kretek Paguyangan: Flyover yang Sudah Tidak Layak, namun Tetap Dipaksa Beroperasi

Jembatan Layang Kretek Paguyangan: Flyover yang Sudah Tidak Layak, namun Tetap Dipaksa Beroperasi

7 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial
  • Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus
  • Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer
  • Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga
  • Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.