Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Hewan-hewan Ini Lebih Bucin dari Fiersa Besari

Chelsea Venda oleh Chelsea Venda
3 September 2019
A A
fiersa besari

fiersa besari

Share on FacebookShare on Twitter

Fiersa Besari adalah seorang musisi indie kopa-kopi senja-senji. Belakangan ini lagu-lagunya banyak didengarkan oleh anak-anak muda. Saya pun juga mendengarkan, hanya bukan belakangan ini. Saya mendengarkan sejak kelas 3 SMA, sekitar tahun 2016.

Saya mengenalnya dari sebuah caption Instagram seorang teman. Pada awalnya saya pikir caption itu adalah quote-quote biasa, tetapi ternyata itu adalah potongan sebuah lagu.

“Mampukah kekasihmu setangguh aku, menunggu tapi tak ditunggu bertahan tapi tak ditahan.” Saya begitu miris membaca caption itu, sekaligus merasa kalau saya pun sekarang ada di posisi tersebut. Jadi saya miris dengan diri saya sendiri

Setelah tahu bahwa itu adalah potongan lagu, saya langsung mencarinya di YouTube dan ketemulah dengan sebuah lagu berjudul ‘Juara Kedua’. Jadi? Apakah cinta-cintaan ini adalah perlombaan dan saya hanya mendapat juara kedua?

Sebelum seterkenal sekarang dan menciptakan lagu-lagu patah hati, Fiersa dulu tentu saja pernah patah hati. Dalam sebuah wawancara, ia pernah mengatakan dulu pernah akan menikah meski akhirnya gagal, “padahal hanya beberapa hari lagi menjelang hari-H akad,” tambahnya.

Ia pun merasa semuanya sia-sia, segala yang telah ia persiapkan musnah, termasuk uang yang sengaja ia tabung. Akhirnya, ia menggunakan uang tabunganya untuk bertualang keliling Indonesia

Barangkali Bandung, tempat tinggal Fiersa, terlalu banyak menyimpan kenangan. Sehingga ia memutuskan untuk berkeliling Indonesia. Haishh, bucin mana lagi yang kau pertanyakan dari seorang Fiersa Besari. Gagal cinta lalu tabungannya dipakai untuk pelampiasan dengan keliling Indonesia.

Saya sendiri beberapa kali datang ke konser Fiersa Besari dan menemukan penggemarnya pun sama bucinnya. Berteriak bak bertemu seorang yang sangat berarti di hidupnya. Hadeh, hubungan Anda itu hanya penggemar dan idola saja kali.

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Tolong, Jadi Pengajar Jangan Curhat Oversharing ke Murid atau Mahasiswa, Kami Cuma Mau Belajar

Di antara kebucinan yang ada di Fiersa dan kini menular ke penggemarnya, ternyata semua itu nggak seberapa dari kebucinan hewan. Ya, kita baca saja ini sama-sama.

Belalang Sembah

Belalang jantan dan betina saat melakukan reproduksi akan terjebak dalam pusaran nafsu duniawi. Si betina yang terjebak nafsu duniawi akan menggigit kepala belalang jantan hingga terputus, sejalan dengan itu si belalang jantan akan mempercepat gerakannya meskipun kepalanya digigit. Hingga akhirnya orgasme dan kepala pun terputus.

Barangkali, bagi belalang jantan. Bercinta dengan belalang betina yang ia cintai adalah mimpi yang jadi kenyataan. Cinta yang tulus membuat ia tak gentar meski ini akan menjadi proses bercinta yang pertama sekaligus yang terakhir kali baginya.

Mimpi memang menjadi kenyataan, meski kita juga tau. Mimpi pun ada mimpi buruk. Belalang sembah menampilkan salah satu bentuk yang dikenal dengan kanibalisme seksual.

Laba-laba

Ada sebuah ritual yang sangat bucin di kalangan laba-laba. Ketika laba-laba jantan dan betina bercinta. Laba-laba betina akan memakan laba-laba jantan setelah mereka bercinta. Hal ini dilakukan untuk memenuhi nutrisi dari laba-laba betina.

Bucin mana lagi yang kau pertanyakan? Ketika laba-laba jantan mau untuk menyerahkan tubuh dan hidupnya hanya untuk memenuhi nutrisi pasangan dan bayinya kelak.

Lebah Madu

Manusia ketika ditanya tujuan hidupnya maka akan menjawab berbagai macam hal. Bahkan jika dunia dan seluruh alam semesta bisa menjadi miliknya, ia akan melakukannya. Tapi berbeda dengan lebah madu jantan (Drone). Drone hidup hanya untuk satu alasan: bisa kawin dengan ratu lebah. Meski ia tau setelah melakukan perkawinan ia akan dibuang, terbuang, dan mati.

Perkawinan lebah madu cukup unik, biasanya terjadi di udara. Ketika ratu terbang untuk mencari pasangan. para drone akan bersaing untuk mendapatkan hati si ratu dengan cara berkerumun di sampingnya.

Drone yang memenangkan hati ratu lebah ini akan langsung melakukan reproduksi di udara. Saat drone orgasme, alat kelaminnya akan meledak dan tertinggal di dalam perut si ratu. Drone pun terjatuh dan tewas. Sementara ratu akan kawin dengan selusin drone atau lebih sembari meninggalkan drone satu persatu jatuh kebawah. Syedihh~

Jerapah

Kadar kebucinan jerapah nggak perlu ditanyakan lagi. Jerapah jantan bahkan rela meminum air urin dari jerapah betina. Tujuannya hanya untuk memastikan apakah jerapah betina dalam masa subur atau tidak. Ketika diketahui jerapah betina dalam masa subur, jerapah jantan akan mengikuti semua kegiatan jerapah betina. Ketika itu gombalan ‘bapak kamu’ dengan segala variasinya akan muncul. Semua itu demi si jerapah betina mau bereproduksi dengannya.

Bayangkan, meminum air urin. Haisshh! Cin bucin! (*)

BACA JUGA Menari di Desa KKN: Cerita dari Sudut Pandang Badarawuhi Si Ratu Ular atau tulisan Chelsea Venda lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2019 oleh

Tags: asmarabucinCurhatFiersa BesariHewanMantanPacaran
Chelsea Venda

Chelsea Venda

ArtikelTerkait

film india

Memangnya Kenapa Kalau Saya Suka Menonton Film India?

8 Agustus 2019
pembeli adalah raja

Konsep Pembeli adalah Raja: Itu Kolot, Zheyeng!

4 September 2019
kompetisi

“Yaelah Gitu Doang!”: Teman Kesusahan, Kok Malah Dijadiin Kompetisi?

18 Oktober 2019
honda

Honda CB150 Verza Meningkatkan Ketakwaan Saya

1 Agustus 2019
Bahasan 'Ditinggal Nikah Mantan' Makin Usang dan Sudah Saatnya Ditinggalkan terminal mojok.co

Merapikan Kenangan Mantan dengan Metode Marie Kondo

28 Juni 2019
sandal

Akhirnya Saya Menemukan Sandal yang Aman dari Tertukar ataupun Hilang

25 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta
  • Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.