Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool

Muhammad Ridwansyah oleh Muhammad Ridwansyah
13 Agustus 2020
A A
Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool MOJOK.CO

Arsenal (Mungkin) Sudah Mengunci Hati Coutinho Setelah Tak Bisa Kembali ke Liverpool MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Kevin Palmer, jurnalis Sunday World, menyatakan kalau Philippe Coutinho masih berharap Liverpool mau memberinya kesempatan kedua untuk kembali. Melalui agennya, Kia Joorabchian, pemain asal Brasil itu menegaskan hanya ingin kembali ke Liga Inggris. Mau ke Liverpool, atau hatinya justru sudah tertambat ke Arsenal?

Sudah beberapa waktu Arsenal dikabarkan akan meminjam Philippe Coutinho selama satu musim. Namun, menurut laporan sang agen dan juga dari pihak Barcelona, Coutihno meminta menunda dulu pembicaraan dengan Arsenal. Ia ingin fokus dulu membantu Bayern Munchen di Liga Champions musim ini.

Bagi saya, keinginan Coutinho kembali ke Liverpool adalah kabar menarik. Sebuah kabar yang sukses memecah opini Kopites. Jika Anda menyimak perselisihan kedua kubu yang menolak dan mempersilakan Coutinho balik ke Anfield di kolom komentar fanpage Liverpool Indonesia, perdebatannya penuh emosi dan sarat akan gengsi. Jadi, apakah Coutinho masih ada tempat di hati fans Liverpool? Berikut analisis saya.

Pilot Mariano, komentar teratas di fanpage tersebut menyatakan bahwa Coutinho itu siapa? Michael Owen saja sudah tidak ia anggap sebagai legenda Liverpool walaupun pernah menjadi pemain terbaik Eropa saat berseragam The Reds. Komentar teratas tersebut disetujui oleh fans Liverpool lainnya bahwa. Bahkan Owen dianggap legenda Setan Merah! Pada intinya, mereka tidak membutuhkan lagi jasa Coutinho.

Said Muhammad Chaidir, Kopites dari Aceh, mengungkapkan kekecewaannya yang sangat mendalam. Said menyatakan cara Philippe Coutinho mengemis supaya manajemen memasukkan namanya ke dalam daftar transfer adalah memalukan. Katanya, sampai kapan pun, magic Coutinho hanya seutas cerita di masa lalu. Dan untuk kejadian ini biarlah menjadi catatan penting bagi pemain Liverpool lainnya bahwa klub impian tidak selalu menyajikan kebahagiaan.

Lebih dari itu, Said menyatakan kalau justru seharusnya Coutinho yang mempertahankan statusnya sebagai pemain The Reds. Bukan sebaliknya. Said menutup pendapatnya dengan: Coutinho adalah kenangan, anak “durhaka” yang kini mengemis kembali. Padahal maaf, Said tidak membutuhkannya lagi. Puitis sekali memang. Sudah selayaknya Cou ke Arsenal saja?

Christian Anfield, ia bilang kalau Coutinho tidak belajar dari kisah Fernando Torres, saat namanya melambung, dia lupa segala hal. Katanya, tendangan jarak jauh Coutinho memang diperlukan untuk memecah kebuntuan, tetapi gaya permainan dia (yang kurang berkontribusi ketika bertahan) hanya akan merusak trio “Firmansah” saja, sebaiknya jangan kembali, tolak saja.

Nah, berbanding terbalik dengan komentar Kopites Karawang, Teguh Raja Sutari. Teguh bilang meski Coutinho bikin kesel fans karena sikapnya, misalnya mogok bermain dan pura-pura cedera, tetap layak mendapatkan kesempatan kedua.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Persamaan Kontroversi Feodalisme Pondok Pesantren dan Liverpool yang Dibantu Wasit ketika Menjadi Juara Liga Inggris

Perseilisahan kedua kubu fans Liverpool terkait Coutinho sama seperti ketika saya menulis artikel Mesut Ozil, Mohon Maaf, Sudah Waktunya Kamu Pergi, kedua kubu saling sikut mengungkapkan argumentasinya. Sampai saya pribadi diserang fans pembela Ozil. Ternyata ada juga, ya. Selain pembela Arsena yang lumrah ada. Eh ada juga pembela pemain. Bukankah klub selalu lebih besar ketimbang pemain?

Hal ini disampaikan juga oleh Rio Aikawa, dia menyatakan Philippe Coutinho ini pemain hebat. Namun entah kenapa, Barcelona dan Bayern Munchen tidak mau memberi kesempatan bermain kepada Coutinho. Barangkali kata Rio, cara main Coutinho sudah kuno, setipe dengan Mesut Ozil di Arsenal. Sementara sepak bola sekarang, lanjut Rio, dibutuhkan gelandang yang tidak hanya jago memberi umpan seperti Coutinho dan Ozil.

Rio, dan saya pribadi setuju kalau Cou ke Arsenal setelah membaca artikel dan menonton video di tulisan The Gunners Masih Membutuhkan Coutinho Meski Willian Resmi Bergabung.

Kesimpulannya, dari analisis saya, setelah membaca empat ratus lebih komentar yang masuk di fanspage Liverpool Indonesia, kebanyakan sudah tidak membutuhkan lagi jasa Coutinho. Terlebih, dari komentar-komentar tersebut, Juergen Klopp (menurut para Kopites) merupakan tipe pelatih yang ogah menerima bekas pemain, apalagi yang punya sikap buruk.

Saya kira, benar atau tidak pendapat mereka terkait Juergen Klopp, jika memang Philippe Coutinho sudah tidak ada tempat di hati fans Liverpool, ada baiknya Coutinho pindah ke Arsenal saja.

Sumber gambar: Wikimedia Commons.

BACA JUGA Hal-hal yang Harus Kamu Tahu tentang Kota Garut agar Tahunya Nggak Cuma Vina Garut doang! dan artikel menarik lainnya dari Muhammad Ridwansyah.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2020 oleh

Tags: arsenalcoutinholiga inggrisLiverpool
Muhammad Ridwansyah

Muhammad Ridwansyah

Founder penulis Garut. Penulis bisa disapa lewat akun Twitter dan Instagram @aaridwan16.

ArtikelTerkait

Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

Sebaiknya Liverpool Tidak Memperlakukan Atletico Madrid Seperti Barcelona

10 Maret 2020
Arsenal dan Cerita Transfer_ Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri MOJOK.CO

Arsenal dan Cerita Transfer: Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri

3 Agustus 2020
Satu Kata untuk Arsenal- “Bubar!” (Unsplash)

Satu Kata untuk Arsenal: “Bubar!”

8 Januari 2024
liverpool

Curahan Hati Seorang Pendukung Liverpool FC

7 Mei 2019
Arsenal Diseret Turun ke Bumi oleh Manchester City (Unsplash)

Arsenal Membiarkan Si Gajah Terjatuh dari Ketinggian

16 Februari 2023
Liverpool dan Sebuah Persembahan Terbaik untuk Almarhum Ayah Saya MOJOK.CO

Liverpool dan Sebuah Persembahan Terbaik untuk Almarhum Ayah Saya

23 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot

1 Mei 2026
Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang Mojok.co

Aquascape Hobi Mahal yang Bikin Saya Semangat Cari Uang

28 April 2026
Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.